• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Kangen Bentakan dan Lemparan Sandal

Kangen Bentakan dan Lemparan Sandal

June 25, 2018
Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB

Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB

October 16, 2026
Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Cerita Dampingi Doni Monardo dalam Satgas Penanganan Covid-19

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Cerita Dampingi Doni Monardo dalam Satgas Penanganan Covid-19

October 16, 2026
Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

October 16, 2026
Empat Petugas Meninggal di Karhutla Bromo, Khofifah Sampaikan Duka Mendalam

Empat Petugas Meninggal di Karhutla Bromo, Khofifah Sampaikan Duka Mendalam

October 16, 2026
Nyawa Warga Ukraina Jadi Taruhan di Tengah Taktik Tekanan Politik Donald Trump

Nyawa Warga Ukraina Jadi Taruhan di Tengah Taktik Tekanan Politik Donald Trump

October 16, 2026
Cetak Pengusaha Baru, Partai Gelora Luncurkan Program ‘Nusantara Bisnis Academy’

Cetak Pengusaha Baru, Partai Gelora Luncurkan Program ‘Nusantara Bisnis Academy’

October 16, 2026
KP2MI Gandeng Kemenperin, Pelatihan Pekerja Migran Kini Berbasis Kebutuhan Pasar

KP2MI Gandeng Kemenperin, Pelatihan Pekerja Migran Kini Berbasis Kebutuhan Pasar

October 16, 2026
BNPB Semai 1.600 Kilogram Dry Ice untuk Atasi Asap Karhutla Sumsel

BNPB Semai 1.600 Kilogram Dry Ice untuk Atasi Asap Karhutla Sumsel

October 15, 2026
Arumi Bachsin Dorong Penguatan PAUD dan Perlindungan Pendidik dalam RUU Sisdiknas

Arumi Bachsin Dorong Penguatan PAUD dan Perlindungan Pendidik dalam RUU Sisdiknas

October 15, 2026
Maruli Jadi Wakil Panglima, Tandyo Jabat KASAD: Dua Jenderal Berganti Peran

Maruli Jadi Wakil Panglima, Tandyo Jabat KASAD: Dua Jenderal Berganti Peran

October 15, 2026
Target 500 Ribu Calon PMI, Pemerintah Perkuat Pelatihan dan Pelindungan Pekerja Migran

Target 500 Ribu Calon PMI, Pemerintah Perkuat Pelatihan dan Pelindungan Pekerja Migran

October 15, 2026
2.074 Layanan Penempatan PMI ke UEA, KP2MI Bidik Peluang Baru di Sektor Hospitality

2.074 Layanan Penempatan PMI ke UEA, KP2MI Bidik Peluang Baru di Sektor Hospitality

October 15, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, October 17, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Kangen Bentakan dan Lemparan Sandal

Kumpul Teater Alam Yogyakarta (Babak 2)

by admin
June 25, 2018
in Feature
0
Kangen Bentakan dan Lemparan Sandal
541
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Azwar AN, “pepunden para kadang” Teater Alam. Foto: Nana Amita Azwar

AZWAR AN adalah TEATER itu sendiri. Di Teater Alam, namanya melekat abadi. Sebab, setelah hengkang dari Bengkel Teater yang ia dirikan bersama Rendra, hampir seluruh hidup dan kehidupannya, ia curahkan untuk Teater Alam. Di usianya yang 81 tahun, Azwar ditemani tiga anaknya, Ronny, Nana, dan Renny hadir di Gedung Societet Yogyakarta, Minggu (24/6) menghadiri halal bihalal keluarga besar Teater Alam.

Lelaki kelahiran Palembang, 6 Agustus 1937 itu memiliki torehan sejarah berteater yang sangat panjang. Bahkan bisa jadi yang terpanjang. Berteater sejak usia 17 tahun, dan tidak lama kemudian sudah menghasilkan sejumlah pertunjukan yang sebagian besar dipentaskan di Tanjung Karang, Lampung. Di antara karyanya, Pemetik Lada, Ayahku Pulang, dan Terima Kasih, Pujaanku. Dari Tanjung Karang, ia hijrah ke Yogyakarta awal tahun 60-an.

Itu hanya sekelumit kisah Azwar dari catatan perjalanan berteater yang panjang. Penantar itu sekaligus menempatkan sosok Azwar sebagai pemeran utama tulisan ini. Bagian kedua dari tiga tulisan tentang halal bihalal Teater Alam yang bersejarah.

Kehadiran Azwar siang itu membuat tak kurang dari 60 eksponen Teater Alam berkesempatan melepas rindu. Beberapa di antaranya malah kangen dipisuhi (dimaki, seperti saat-saat latihan teater dulu). Bisa jadi, ada juga yang kangen dilempar sandal….

Selain Bang Azwar, sejumlah senior juga hadir. Di antaranya Meritz Hindra, murid pertama Teater Alam. Lalu hadir juga Tertib Suratmo, teman Azwar di Bengkel Teater yang kemudian juga bergabung ke Teater Alam. Ada juga yang datang khusus dari Jakarta, Tetet Srie Wd.

Di deretan senior Teater Alam lain, tampak Gege Hang Andhika, Liek Suyanto, Yono Gandhem, Puntung CM Pudjadi. Tak kurang dari Dekan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta, Prof Dr Yudiaryani, MA hadir, sebagai salah satu eksponen Teater Alam.

Duduk lesehan dari kiri: Agung, Budi AA, Gege Hang Andika, Liek Suyanto, dan Gde Mahesa. Duduk di kursi: Meritz Hindra dan Azwar AN. Foto: Nana Azmita Azwar
Dari kiri: R. Bambang Nursinggih, Tetet Srie Dw, Agus Leylor, dan Meritz Hindra. Foto: Nana Azmita Azwar
Azwar AN, Gde Mahesa, dan Tertib Suratmo. Foto: Nana Azmita Azwar

Pembawa acara, Udik Supryanta dan Sugeng Iwak Bandeng menggilir para senior untuk membabar kata, mengumbar rasa. Azwar AN tak bisa menyembunyikan rasa haru dan bahagia bisa bertemu puluhan orang yang pernah di-pisuhi-nya dulu. Azwar AN tak bisa menutupi rasa rindu bertemu dengan orang-orang yang pernah ia lempar sandal saat latihan teater dulu. “Ayo… jangan hanya berkumpul dan berkumpul, tapi mari berteater untuk Yogyakarta,” katanya.

Tampak benar, kerinduan Bang Azwar untuk kembali berteater bersama teman-temannya, bersama anak buahnya yang dulu dididiknya di sanggar Teater Alam. “Saya tahu, Tetet keliling dunia membawa nama Teater Alam. Tapi yang ia bawa tari. Saya juga tahu Daras menjadi wartawan dan tetap membawa nama Teater Alam. Sekarang, mari kita kembali berteater. Bikin karya, bikin pementasan dengan kualitas terbaik. Tunjukkan kita cinta teater dan cinta Yogyakarta,” ujarnya antusias.

Setali tiga uang, mas Ratmo, begitu Tertib Suratmo akrab disapa, pun tergugah dengan ajakan bang Azwar. “Jika perlu, saya dan bang Azwar siap tampil,” ujarnya, disusul tepuk tangan meriah hadirin.

Prof Dr Yudiaryani, MA. Foto: Nana

Mas Ratmo juga mengomentari apa yang disampaikan Prof Yudiaryani sebelumnya. Menurut Prof Yudi, kita harus optimis dunia teater akan terus berkembang, selagi ada anak muda. Sebab, anak-anak muda banyak yang suka teater. Sayang, tambahnya, “Kalau dulu latihan bisa enam jam bahkan delapan jam sehari, anak-anak sekarang latihannya hanya tahan satu jam.”

Soal cara bang Azwar mendidik cantrik-cantriknya yang, juga sempat disinggung Prof Yudi. Ia bahkan sempat mempraktekkannya. “Saya bentak, dan bila perlu saya lempar sandal… sampai-sampai ada rekan dosen yang keberatan. Saya katakan, ya harus begitu kalau ingin mencetak lulusan fakultas seni pertunjukan yang mandiri dan tahan banting,” kata Yudiaryani.

Tak lupa, Prof Yudi juga mengapresasi rekan-rekan Teater Alam yang masih produktif berkarya, seperti Puntung CM Pudjadi, Meritz Hindra, Liek Suyanto, dan lain-lain. Ia pun termasuk yang mendukung dan menyambut baik ajakan Bang Azwar untuk kembali membuat pementasan lintas generasi.

Meritz Hindra sebagai senior terakhir yang diberi mic oleh Udik untuk bicara tiga menit, tercatat hanya menggunakan dua menit saja. Intinya, dia menyambut tantangan Bang Azwar untuk membuat pementasan. “Tahun 2019 kita buat pementasan kolosal,” tekadnya.

Oh ya… sebelumnya, Tetet Srie Wd yang juga diberi kesempatan bicara sempat diwanti-wanti oleh Udik, “Ojo nangiiiissss…..” Mas Tetet, begitu para juiornya memanggil, memang berhati lembut. Mudah tersentuh, dan tak kuasa menahan air mata jika menyangkut sesuatu yang mengoyak emosi jiwa.

Tak urung, ketika ia menceritakan bagaimana mendapat gemblengan Teater Alam, kemudian mengembangkan seni tari sampai akhirnya bisa menyabet sejumlah prestasi tingkat dunia di berbagai negara, sesekali ia harus jeda bicara untuk mengatur napas. Rasa haru yang membuncah demi mengingat masa lalunya di Teater Alam, membuat tenggorokan tersekat… dan air mata meleleh.

Refleksi Teater Alam

Purwadmadi Atmadipurwa. Foto: Nana

Dalam kesempatan itu, panitia “dadakan” juga mengundang “orang luar”, penyair, novelis dan jurnalis senior Yogyakarta, Purwadmadi Atmadipurwa untuk menyampaikan refleksi terhadap kiprah Teater Alam. Dalam paparan tiga lembar, Purwadmadi memposisikan diri laksana manusia dengan mata rabun yang mengintip dari lubang kecil, terhadap dunia teater, khususnya Teater Alam.

Mungkin maksudnya, mencoba tidak ingin melukai siapa pun ketika paparannya dianggap, atau setidaknya ada yang menganggap tidak pas, bahkan keliru. Sebagai penyair, bahasanya mengalir, berombak, kadang tenang dan kadang beriak. Isinya pun bukan tong kosong yang nyaring bunyinya.

Ia bahkan membawa Teater Alam tidak semata dalam konteks dunia teater di Yogyakarta dan Indonesia, bahkan hingga ke tradisi Mataram. Sebuah intipan mata rabun, yang sejatinya sebuah penerawangan tajam, jernih, dan dalam. Di antara tiga hal hasil intipan Purwadmadi, justru di point ketiga yang boleh dikata kontekstual sekaligus visioner.

Ia berbicara mengenai keniscayaan dunia digital. Ia berbicara tentang effort orang datang ke gedung kesenian, membeli tiket, lalu menikmati pertunjukan teater sebagai sebuah kemewahan. Sementara di sisi lain, kehidupan kekinian telah ada di genggaman (gadget). Karena itu, “memindahkan” panggung teater ke dalam “genggaman” (gadget) seyogianya menjadi sebuah keniscayaan.

Purwadmadi benar. Apa yang dia sampaikan, bukan saja tantangan dan keniscayaan yang harus dihadapi Teater Alam, tetapi juga dunia teater pada umumnya. Itu jika menghendaki teater tidak hidup dalam kuburan zaman now. ***

Gallery Halal Bihalal Teater Alam

Gde Mahesa, Azwar AN, Puntung CM Pudjadi. Foto: Nana Azmiwa Azwar
Ada yang menjuluki foto ini “para pendekar Teater Alam”. Di antara mereka tampak Yono Gandhem (tengah bertopi), Tetet Srie Dw, Puntung CM Pudjadi, Meritz Hindra, dan lain-lain. Foto: Nana Azmita Azwar
Azwar AN sedang membubukan tanda tangan di atas kanvas, sementara Agus Leylor menunggu giliran di belakangnya. Foto: Nana Azmita Azwar
Agung (sepatu besi), Tertib Suratmo, Yono Gandhem. Foto: Nana Azmita Azwar
Nano, Puntung, Bambang JP, Ndaru Maheldaswara. Foto: Nanan Azmita Azwar
Tampak wajah: Hendy, Mimin, Yuni. Foto: Nana Azmita Azwar
Roso Daras dan Bambang Nursinggih. Foto: Nana Azmita Azwar
Tags: azwar anjayakartanewsmeritz hindrateater alamteater alam yogyakartatetet sriw wd
Share216Tweet135
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB

Membaca Jejak Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB

October 16, 2026
Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Cerita Dampingi Doni Monardo dalam Satgas Penanganan Covid-19

Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Cerita Dampingi Doni Monardo dalam Satgas Penanganan Covid-19

October 16, 2026
Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

October 16, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version