Tiga Pelacur Genit, “Fly Me to the Moon”

 Tiga Pelacur Genit, “Fly Me to the Moon”
Pemeran tiga pelacur yang bermain total dalam “Pusaran” tadi malam. Mereka adalah Mega Dri Afriani, Favio Soares Pinto, dan Dama Wahyu, mahasiswa jurusan Teater, Fakultas Seni Pertunjukan, ISI Yogyakarta. (foto: richa amalia)

Jayakarta News – Ketika bulan berputar pada porosnya, lantunan lagu Fly Me to The Moon menjadi sumbu penerang bagi keseluruhan jagad pementasan “Pusaran” tadi malam (22/7/2019). Benar, aktris Viola Alexsandra (Blanche DuBois) meningkah opening arak-arakan dan pembacaan puisi dengan melantunkan lagu klasik besutan Frank Sinatra dengan apik.

Sebuah keberuntungan bagi “Pusaran”, karena Alexsandra memang memiliki karakter suara bagus. Ditambah, penata musik Dr Memet Chairul Slamet mengolah komposisi musik bernuansa retro, vintage, atau entahlah… yang jelas melanglang jauh ke masa lalu. Karakter suara Alex lebih tebal dari vokal Citra Scholastika yang pernah meng-cover lagu Fly Me to The Moon.

Tak pelak, lantunan lagu syahdu itu pun membawa aura pertunjukan ke era kuno. Sebuah peradaban baru yang tengah menggeliat di Amerika Serikat bagian selatan tahun 59-an. Telah lahir generasi bebop yang menentang peradaban aristokrasi yang disebutnya usang.

Viola Alexsandra (pemeran Blanche DuBois) melantunkan lagu klasik Fly Me to the Moon (Frank Sinatra). Ia mengantar pertunjukan ke suasana masa lalu. (foto: richa amalia)

Potret apartemen kumal di sudut kota New Orleans, tak jauh dari jalur trem, digambarkan melalui karakter masyarakatnya yang semrawut. Tiga sosok pelacur genit menggoda setiap pria yang lewat. Bersanding tinggal dengan sepasang suami istri beda darah. Stella DuBois (Nur Alfiyah) lahir dari rahim bangsawan, sementara suaminya, Stanley Kowalsky (Meritz Hindra), adalah pekerja migran asal Polandia yang kasar.

Kehidupan sehari-hari mereka adalah kerja kasar, minum-minuman keras, nongkrong di kafe, bermain bowling, bermain perempuan, dan gandrung musik bebop, soul, RnB, jazz. Tak pelak, hadirnya tiga tokoh pelacur yang dimainkan secara total oleh Dama Wahyu, Mega Dri Afriani, dan Favio Soares Pinto melengkapi bangunan suasana sudut kota yang buram.

Syahdan, ketika datang Blanche DuBois (Viola Alexsandra), seketika ia menjadi sosok yang berbeda. Penampilan rapih, busana serta dandanannya menunjukkan kelas yang berbeda dari tiga pelacur yang menyambutnya. Blanche baru saja turun dari trem Desire yang membawanya dari Mississippi ke New Orleans untuk menjumpai adiknya, Stella.

Konflik mulai terbangun, dan warna “teater musikal” kembali dihidupkan dengan hadirnya lagu Ben E King yang legendaris, Stand by Me. Lagu itu dibawakan langsung oleh Gola Bustaman (pemeran Mitch).

Suatu hari, penyanyi soul dan R&B, Ben E King berkata, “Saya bangga sekali, lagu itu bertahan menguji masa.” Ya, lagu yang dimaksud adalah Stand by Me. Aktor Gola Bustaman membawakan lagu itu dengan vokal bariton yang tebal, seolah menghidupkan kembali sosok almarhum Ben E King. Penonton pun seraya diayun alunan musik syahdu dan suara merdu.

Gola Bustaman (pemeran Mitch) melantunkan lagu Stand by Me dengan suara bariton yang tebal. Musik pengiring pimpinan Dr Memet Chairul Slamet meningkahi dengan aransemen yang ciamik. (foto: richa amalia)

Bisa dikata, lantunan Stand by Me menjadi salah satu warna yang kental, membalut keseluruhan pementasan teater musikal “Pusaran” (A Streetcar Named Desire karya Tenneessee Williams) di Concert Hall, Taman Budaya Yogyakarta tadi malam. Tepuk tangan spontan penonton, adalah pembuktian kata-kata Ben E King tadi.

Sebuah bukti, meski lagu itu hits tahun 60-an, tetapi tak lekang di telinga kaum milenial, bagian terbesar penonton “Pusaran” tadi malam. Persis seperti mereka merespon positif usai Alexsandra (Blanche DuBois) melantunkan lagu Fly to The Moon di awal tadi.

Pentas “Pusaran”, masih akan digelar sekali lagi. Selasa (23/7/2019) nanti malam, pentas kolaborasi Teater Alam dan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta itu bakal tampil lebih all out. Evaluasi pasca pementasan oleh Prof Dr Yudiaryani MA selaku sutradara, akan mengubah warna pertunjukan malam ini menjadi lebih bagus. (rr)

Viola Alexsandra dan Gola Bustaman, mereka memerankan Blanche DuBois dan Mitch dengan baik. Sama baiknya dengan ketika keduanya membawakan tembang lawas Fly Me To The Moon dan Stand By Me. (foto: odi shalahuddin)
Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *