Tags : KitaSATUIndonesia

Feature

Risna Hasanudin dan NKRI Harga Mati

Sesaat setelah pemerintah mengumumkan kebijakan pembelajaran jarak jauh akibat pandemi corona, banyak kegiatan di RC-KPA berhenti. Namun kendati dihadang pandemi, langkah Risna berdinamika di Papua tak lantas mati. Baginya, tetap tersedia celah untuk memajukan anak bangsa di tanah Papua. “Masyarakat memilih menaati anjuran pemerintah untuk libur di rumah, tak ada aktivitas di sekolah,” papar Risna […]Read More

Feature

Ke Kobrey Ku Kan Kembali

Lazimnya, trauma membuat para korban menghindari pelaku kejahatan atau tempat kejadian perkara. Risna berbeda. Cintanya kepada Kobrey tak luntur apalagi lenyap kendati di tempat itu beberapa kali ia dihantam tragedi. Tanggung jawab sebagai peserta PSP3 tak bisa ia lepas begitu saja. Hanya ada satu kata yang ia mau untuk Kobrey: maju! Karenanya, kendati trauma jiwa […]Read More

Feature

Rumah Cerdas Komunitas Perempuan Arfak

Dunia pendidikan membetot perhatian Risna sejak menginjakkan kaki di Manokwari Selatan (Mansel). “Sangat miris hati ini melihat kondisi pendidikan di Kobrey, angka anak putus sekolah dan perempuan buta huruf sangat tinggi,” tutur Risna. Lantas, ia menggagas berdirinya Rumah Cerdas Komunitas Perempuan Arfak (RC-KPA). Risna berharap RC-KPA mampu merangsang minat belajar para pelajar, anak-anak putus sekolah […]Read More

Feature

Cerita Cinta dari Kobrey

Kisah Pejuang Pendidikan Risna HasanudinJatuh Bangun di Pusaran Suku Arfak Saat pertama tiba di Kobrey, Papua Barat, Risna Hasanudin langsung dihadapkan pada serba-serbi masalah: anak-anak putus sekolah, perempuan-perempuan buta huruf dan angka, pasangan-pasangan muda berumah tangga di umur yang belum waktunya, kesenjangan sosial yang tajam serta orang-orang yang mencueki pola hidup sehat. Ia merasa, itu semua potensial menjadi […]Read More

Feature

Jagad Sunyi Masyarakat Baduy

Jayakarta News – Baduy. Kata ini seolah memberi kesan magis bagi saya. Dua kali ke tempat ini, Juni dan Juli 2019, membuat saya seperti pergi ke belahan dunia lain. Ke Baduy, membuat saya ingin berteriak memberikan pengumuman kepada dunia, “Lihat aku. Aku ada di Baduy.” Padahal Baduy, bukanlah suatu tempat yang jauh, terpencil dan sulit […]Read More

Feature

Saminten, Pandang tak Jemu

Jayakarta News – Ibarat wanita, Saminten terlihat segar dan elok. Berseri dan memikat. Siapa pun tak jemu memandang dan berlama-lama dengannya. Apa daya, Saminten, hanyalah nama jalan, bahkan lebih pas disebut gang. Jalan Saminten III, tepatnya. Bentang jalan perkampungan sepanjang 100 meter dan lebar tiga meter, melewati 32 rumah berjajar berhadap-hadapan. Bisa dibilang permukiman padat. […]Read More

Feature

Era Kemerdekaan Air di Desa Pucung

Jayakarta News – Jauh di kedalaman perut Gua Suruh, Desa Pucung, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Agustus 2001. “Luar biasa, luar biasa…,” pekik Joko Sulistyo sesaat setelah kakinya menyentuh air.  Ia sadar betul, ini bukan air secerukan atau sekubangan.  Ini air sungai. Pikiran Joko lantas terbang ke desa Pucung. Warga desa pemilik Gua Suruh […]Read More

Feature

“Tunggal Ika” Semeru Agung

Jayakarta News – Kiprah Zainul Arifin yang suka disapa Masza di desanya, pelan tapi pasti membawa perubahan di kampungnya, Dusun Pasinan, Desa Karangbendo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kampung “ndeso” yang dulu teralienasi justru oleh warganya sendiri, kini berubah. Kerja sosial dengan komitmen dan ketekunan tinggi, akhirnya menuai hasil. Respon positif para pemuda kampung […]Read More

Feature

Saya “Ndeso”, Saya Indonesia

Jayakarta News – Terbilang muda, 30 tahun, julukan sekarang masuk generasi Y. Namun komitmen jiwa mudanya turut menjaga harmonisasi negeri seperti tertanam di lubuk hati terdalamnya. Itulah Zainul Arifin yang suka disapa Masza. Pemuda  Dusun Pasinan, Desa Karangbendo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ini bahkan sudah terusik hatinya ketika baru masuk SMK. Ia melihat […]Read More

Feature

Berkah di Angka Merah

Jayakarta News – Lazimnya angka dengan tinta merah merupakan perlambang dari sesuatu yang buruk. Biasanya kegagalan prestasi. Namun tidak buat Mansetus. Berkah melimpah justru ia dapatkan dari angka-angka yang digores dengan tinta merah.  Ia justru mati-matian mengupayakan angka merah untuk kinerja yayasannya. “Angka bertinta merah itu menunjukkan tingkat kematian ibu dan anak di wilayah yang diintervensi […]Read More