Tags : husin yazid

Menyikapi Riset Demokrasi Indonesia

Oleh Husin YazidProgram Doktoral Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Bukan hal mengejutkan jika Indikator Politik Indonesia (IPI) pada survei terbarunya bertajuk ‘Politik Demokrasi, dan Pilkada di Era Pandemi’, yang dirilis Minggu (25/10) menyebutkan, 36 persen responden menyatakan RI kurang demokratis.  Sebaliknya, jumlah responden yang menyatakan bahwa kondisi saat ini lebih demokratis dibandingkan sebelumnya hanya berjumlah 17,7 […]Read More

Partisipasi Pemilih dan Krisis Kepemimpinan

Oleh Husin YazidPeserta Program Doktor Ilmu Komunikasi Usahid Jakarta Wacana partisipasi pemilih acapkali muncul terutama  menjelang kegiatan Pemilihan, apakah itu Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, atau Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada).  Hal yang sama terulang menjelang Pilkada Serentak 2020 yang ditengarai berbagai kalangan akan mengalami trend penurunan dan berpotensi berdampak […]Read More

Kerawanan Kampanye Pilkada 2020

Oleh Husin YazidDirektur Eksekutif Lembaga Survei Indomatrik Mulai Sabtu (26/9/2020) hingga 71 hari ke depan, tahapan Pilkada memasuki masa kampanye. Sejatinya tahapan kampanye paling ditunggu-tunggu karena pada fase inilah kesempatan terbuka dan luas bagi partai politik, tim kampanye dan kandidat untuk bertemu langsung maupun tidak langsung dengan pemilih guna menyampaikan visi, misi dan program kerjanya. […]Read More

Simalakama Pilkada Serentak 2020

Oleh Husin Yazid, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indomatrik Dalam peribahasa Indonesia ada pepatah: “bagai makan buah simalakama”. Artinya  adalah serba salah. “Mau ke kiri salah, ke kanan salah, maju salah, mundur pun salah”. Maksud dari pepatah tersebut mengcapture suatu individu atau kelompok yang tengah mengalami jalan buntu dalam mengambil keputusan. Perumpamaan ini relevan untuk mencermati […]Read More

Suksesi Kepemimpinan Lokal di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Husin Yazid, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indomatrik Indonesia berpengalaman melahirkan pemimpin nasional maupun lokal di tengah ragam krisis, baik di masa pra kemerdekaan maupun paska kemerdekaan. Selain itu mempunyai pengalaman nyata ketika mantan walikota Solo dan gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akhirnya berhasil naik kelas menjadi presiden RI? Pertanyaan menggelitiknya: mampukah Pilkada 2020 di […]Read More

Respon Komunikasi Politik di Pilkada 2020

Oleh Husin Yazid, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indomatrik Umpan balik (feed back) atau respon didefinisikan pakar komunikasi Harold Lasswell sebagai tanggapan komunikan (penerima pesan) atas pesan yang disampaikan komunikator (pemberi pesan). Respon sangat penting dalam proses komunikasi antarpersonal, komunikasi kelompok dan komunikasi massa. Bahkan menurut Elvinaro Ardianto dan kawan-kawan, efektivitas komunikasi sangat tergantung dari respon […]Read More

Pengaruh Komunikasi Politik di Pilkada 2020

Oleh Husin Yazid *) Dari lima unsur proses komunikasi yang diformulasikan Harold Lasswell sebagaimana diuraikan dalam tulisannya bertajuk “The Structure and Function of Comunication in Society” (1948), aspek with what effect, atau pengaruh menjadi salah satu unsur penting. Lasswell memberikan perhatian khusus terhadap pengaruh komunikasi, mengingat fungsinya dalam mempengaruhi dan membentuk opini publik sangat strategis. […]Read More

Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Oleh Husin Yazid, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indomatrix Tidak terasa, puncak perhelatan Pilkada makin mendekat. Dihitung dari bulan ini (Juli), tinggal menyisakan sekitar lima bulan karena secara jadwal, Pilkada akan digelar pada 9 Desember 2020. Sebegitu jauh, pelaksanaan Pilkada masih dibayangi berbagai kegamangan dan kekuatiran penularan virus corona (Covid-19). Kondisi ini bukan hanya akan mengganggu […]Read More

Nalar Kritis Pilkada 2020 dan Covid-19

Oleh Husin Yazid, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indomatrik Pemerintah dan DPR telah sepakat menggelar Pilkada 2020 pada 9 Desember. Diikuti 270 dengan rincian: 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Pilkada Serentak 2020 seharusnya diikuti 269 daerah, namun menjadi 270 karena Pilkada Kota Makassar diulang pelaksanaannya. Sejurus kemudian, KPU menerbitkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) […]Read More