Ponten Jokowi-JK: 7,7

 Ponten Jokowi-JK: 7,7

HASIL Riset Indonesia Indikator (I2) atas framing media selama tiga tahun menjalankan pemerintahannya rapor Jokowi-JK mendapat nilai 7,7. BPK memberikan Opini WTP atas LKPP 2016. Sementara itu ICV menilai kinerja Jokowi -JK dalam melakukan pemberatansan korupsi tidak memuaskan.

Presiden Joko Widodo mengakui selama tiga tahun menjalankan pemerintahan bersama Wakil Presiden Jusuf kalla, masih banyak tugas yang jauh dari selesai. Dalam akun Facebook resminya yang bertepatan dengan 3 tahun pelantikannya sebagai presiden pada 20 Oktober 2014 Jokowi memaparkan apa yang dilakukan dan capaian pemerintahannya selama ini.

Capaian pertama yang diampaikan Jokowi adalah terkait pembangunan infrastruktur. Menurut Jokowi, pembangunan infrastruktur harus menjadi salah satu prioritas agar pertumbuhan baik di bidang ekonomi, pembangunan, pendidikan, kesejahteraan, kesehatan dan lain-lain bisa lebih merata.

Karena itu Jokowi-JK terus menggenjot pembangunan infrastruktur. Bila pada tahun 2014, alokasi anggran pembangunan infrastruktur hanya Rp 177 triliun, maka pada tahun 2017 anggaran pembangnan infrastruktur telah melambung hingga Rp 401 triliun.

Adapun proyek infrastruktur yang telah dan sedang dibangun oleh Pemerintahan Jokowi-JK di antaranya pembangunan jalan, jembatan, bendungan dan jaringan irigasi, pelabuhan dan bandara. Dengan terjalinnya infrastruktur tersebut maka tidak lagi terjadi disfaritas harga yang mencolok baik di Indonesia Barat, Indonesia Timur maupun daerah-daerah perbatasa.

Capaian Jokowi-JK tak pelak menjadi perhatian media. Menurut hasil survei Riset Indonesia Indikator (I2), selama tiga tahun rapor Jokowi-JK mendapat nilai 7,7. Penilaian itu dilakukan setelah lembaga tersebut melakukan penelitian selama satu tahun sejak Oktober 2016 -Oktober 2017 atas framing sentiment judul pemberitaan di media.

Hasil riset menunjukkan, dalam kurun waktu tersebut Jokowi-JK dinilai sudah banyak menjalankan program yang hasilnya bisa dirasakan, meski tak sedikit pula catatan. “Nilai 7,7 tersebut berasal dari penjumlahan sentimen netral dan positif, dikurangi sentimen negatif dari seluruh judul pemberitaan Jokowi,” ujar Direktur Komunikasi I2, Rustika Herlambang. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *