Kapal Nelayan Tenggelam, 11 Nelayan Trauma

 Kapal Nelayan Tenggelam, 11 Nelayan Trauma
Wahdi Wahyudi ketika menyambangi Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, bermaksud meminta bantuan bagi pemilik kapal dan ABK yang trauma akibat tenggelamnya kapal mereka, baru-baru ini. Foto: Andang S

HARI Kamis (28/12), Manajer Tempat Pelelangan Ikan (TPI) II, Teluk-Labuan, Wahdi Wahyudi sambangi Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, bermaksud menyampaikan surat permohonan bantuan biaya untuk perawatan medis 11 nelayan korban kecelakaan karamnya kapal perahu payang milik nelayan setempat. Menurut Wahdi, kapal nelayan tenggelam pada hari Senin (25/12) sekira pukul 10.00 WIB, di perairan laut selat Sunda.

“Kecelakaan itu diketahui setelah nelayan lain datang ke TPI dan memberitahukan kapal milik Saidi tenggelam. Mendengar informasi itu kami bersama warga nelayan langsung membantu melakukan pertolongan terhadap ABK kapal tersebut. Dan kini 11 ABK tengah dalam perawatan tim medis Puskesmas Labuan,” ujar Wahdi

Peristiwa tersebut tidak memakan korban jiwa hanya menyisakan rasa trauma bagi 11 ABK dan pemilik kapal yang mengalami kerugian materil sekisar Rp 105 juta. “Kalau kerugian materi sudah pasti. Karena sampai saat ini yang namanya badan kapal belum ditemukan sepertinya sudah hancur terhantam derasnya ombak,” imbuhnya

Untuk itu kata Wahdi, pihaknya melayangkan surat permohonan bantuan biaya kepada pemerintah daerah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Perikanan, kiranya dapat membantu meringankan penderitaan korban baik pemilik kapal maupun ABK kapal, yang kini tengah meratapi nasibnya akibat peristiwa itu. “Biar bagaimanapun mereka para nelayan merupakan asset pemerintah dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD),” terangnya. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *