Pecatur Top Dunia Tarung di JAPFA GM-WGM Chess Tournament di Solo

 Pecatur Top Dunia Tarung di JAPFA GM-WGM Chess Tournament di Solo

Salah satu penampilan GM Timur Gareyev dari Amerika Serikat–foto blindfoldking.com

Pecatur-pecatur top kelas dunia bertarung dalam ajang JAPFA GM dan WGM Chess Tournament di Solo Jawa Tengah. Salah satunya adalah GM Timur Gareyev dari Amerika Serikat, yang dikenal sebagai Blindfold King of Chess. Timur merupakan pemegang rekor catur buta yang diukirnya di Universitas Nevada, Las Vegad, pada 3 Desember 2016. Kala itu, Timur berhasil melawan 48 orang sekaligus. Timur menang 35 papan, remis 7, dan kalah6papan.

Meski tidak mudah bagi para pecatur dalam negeri namun event internasional ini sangat bagus demi meningkatkat prestasi mereka. “Kami berharap, dengan terselenggaranya acara ini berbagai tujuan dan manfaat bagi prestasi pecatur Indonesia dapat tercapai. Kegiatan ini juga dimaksudkan  untuk mendukung tercapainya rating yang diinginkan bagi para pecatur muda,” ujar Rachmat Indrajaya, Direktur Corpaorate Affairs PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk, kepada wartawan di Jakarta.

GM Timur Gareyev dari Amerika Serikat, yang dikenal sebagai Blindfold King of Chess–foto blindfoldking.com

Event JAPFA GM dan WGM Chess Tournament ini telah digelar sejak 25 April lalu dan akan berakhir 1 Mei mendatang. Sebagai ajang prestasi catur Indonesia, inilah angin segar, bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan tebaiknya agar dapat meraih Norma GM dan Norma WGM.

 

“Sedangkan bagi GM Susanto Megaranto yang sudah menyandang gelar GM, inilah event pemanasan untuk mencapai top pada Olimpiade Catur ke-43 di Batumi, Georgia, September 2018. Sekaligus meningkatkan elo rating Susanto. Apalagi, selama tiga tahun ini , Susanto belum bertanding di turnamen,” kata Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto.

Menurut Wakil Ketua DPR RI, melalui event ini para pecatur ini bisa menunjukkan prestasi yang bagus, seperti yang ditorehkan MI Novendra di Bangkok dengan tampil sebagai juara dengan mengoleksi 8 MP. “Mudah-mudahan prestasi di Bangkok, Thailand, bisa dipertahankan oleh pecatur Indonesia dan diikuti pecatur lainnya. Ini kesempatan kita menunjukkan prestasi, apalagi kita sebagai tuan rumah,” terang Utut. ***

 

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *