• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
SMP Eksperimental Mangunan

SMP Eksperimental Mangunan

September 3, 2018
Polda Jabar Ungkap Sindikat Obat Keras di Bandung, Temukan Mesin yang Mampu Produksi 8 Juta Pil per-Hari

Polda Jabar Ungkap Sindikat Obat Keras di Bandung, Temukan Mesin yang Mampu Produksi 8 Juta Pil per-Hari

October 19, 2026
LDKI JAYA Desakan Proses Hukum Dugaan Penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 PKPU No 19 Tahun 2024

LDKI JAYA Desakan Proses Hukum Dugaan Penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 PKPU No 19 Tahun 2024

October 19, 2026
Malam Spiritual di Samosir, Oscar Habeahan Ungkap Peringatan tentang Wabah dan Pesan Kebenaran

Malam Spiritual di Samosir, Oscar Habeahan Ungkap Peringatan tentang Wabah dan Pesan Kebenaran

October 19, 2026
Survei SMRC Simulasi Pilpres: Gibran dan AHY Kalahkan Prabowo

Survei SMRC Simulasi Pilpres: Gibran dan AHY Kalahkan Prabowo

October 18, 2026
Meluncur ke Lokasi, Kepala BNPB Kristomei Pimpin Langsung Operasi Penanganan Karhutla Sumsel

Meluncur ke Lokasi, Kepala BNPB Kristomei Pimpin Langsung Operasi Penanganan Karhutla Sumsel

October 18, 2026
Kejurnas Menembak Piala PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara Eksekutif, PPAL 2 Raih Gelar Beregu Purnawirawan

Kejurnas Menembak Piala PPAD 2026: Dedi Iswanto Juara Eksekutif, PPAL 2 Raih Gelar Beregu Purnawirawan

October 18, 2026
Konflik Timteng Mirip ‘Permainan Biliar’, Pergerakan Bolanya Ditentukan Trump dan Netayanhu

Konflik Timteng Mirip ‘Permainan Biliar’, Pergerakan Bolanya Ditentukan Trump dan Netayanhu

October 18, 2026
Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

October 18, 2026
Doll Ghawiah: Mitos Boneka yang Meneror Keluarga di Bandung

Doll Ghawiah: Mitos Boneka yang Meneror Keluarga di Bandung

October 17, 2026
BPBD dan BPSDM Jatim Gelar Uji Kompetensi Kebencanaan

BPBD dan BPSDM Jatim Gelar Uji Kompetensi Kebencanaan

October 17, 2026
KPK Sisir Kantor BNPB hingga Ruang Kerja Mantan Kepala BNPB Suharyanto

KPK Sisir Kantor BNPB hingga Ruang Kerja Mantan Kepala BNPB Suharyanto

October 17, 2026
BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

October 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, October 19, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

    Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

    Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

SMP Eksperimental Mangunan

Mimpi Romo Mangun yang Tertunda

by admin
September 3, 2018
in Feature
2
SMP Eksperimental Mangunan
861
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Susana belajar Di kelas. Ada dua guru, seorang mengajar Di depan, seorang lagi mengamati siswa. Foto: Ernaningtyas

JUSUP Bilyarta (JB) Mangunwijaya atau yang kondang dengan panggilan Romo Mangun bercita-cita membangun sistem pendidikan dasar yang berpihak pada anak di Indonesia, mulai dari SD hingga SMP.  Tahun 1994, sembari menyelesaikan sistem tersebut, ia mendirikan SD dengan cara menghidupkan kembali SD Kanisius Mangunan yang hampir mati karena kekurangan murid.

Akan tetapi cita-cita membangun SMP tak pernah terwujud sampai Romo Mangun wafat pada tahun 1999. Sembilan tahun setelah penulis novel “Burung-burung Manyar” ini menghadap Sang Pencipta, mimpi itu menjadi kenyataan. Tahun 2018 SMP Eksperimental Mangunan (SMP E Mangunan) resmi berdiri di areal SD Eksperimental Mangunan yang berlokasi di Jalan Raya Jogja-Solo Km 12 Mangunan, Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta.

“SMP E Mangunan ini berdiri sebagai perwujudan sistem pendidikan dasar yang berpihak pada anak-anak sesuai dengan cita-cita Romo Mangun,” tutur Romo Mulyatno, Ketua Yayasan Dinamika Edukasi Dasar (DED) yang menaungi SD dan SMP E Mangunan. Mulyatno menuturkan bahwa semasa hidupnya Romo Mangun pernah gundah melihat pendidikan dasar di Indonesia. Sekolah menjadi ajang kompetisi dengan semangat pabrik. Yang terjadi kemudian adalah jiwa saling “membunuh”. Tolok ukur keberhasilan hanya terpatok pada nilai atau ranking. “Pada kenyataannya, setiap anak memiliki potensi yang berbeda-beda, dengan demikian sebenarnya tidak ada anak yang bodoh,” tambahnya.

SMP E Mangunan mengembangkan pendidikan eksperimental. Eksperimental menggambarkan sifat sekolah dengan guru-guru, murid-murid serta orang tua yang terus bereksperimentasi.  Eksperimentasi adalah pembelajaran yang bertolak pada pengalaman anak-anak, guru maupun orang tua. Anak-anak terus-menerus didampingi untuk mengenali bakat atau potensi yang menjadi modal mereka.

Di salah satu kelas, murid-murid belajar sambil duduk lesehan. Foto: Ernaningtyas

Ada tujuh modal dasar yang dikembangkan yakni karakter dan religiusitas, bahasa, orientasi diri, matematika dan logika berpikir, pengenalan piranti, kerjasama, kinestetik dan kesehatan jasmani.  “Jadi proses belajar bertolak dari dan mengembangkan modal dasar anak untuk memekarkan diri secara eksploratif, kreatif dan integral,” jelas Mulyatno. Dikatakan, bahwa di SMP E Mangunan anak-anak tidak sekedar mengejar nilai pelajaran, bahkan nilai bukan yang utama, tetapi pembentukan karakter anak menjadi prioritas. Di SMP E Mangunan proses menjadi lebih penting dari pada sekadar hasil akhir.

Religiusitas penting untuk menumbuhkan tata nilai yang menjadi bekal hidup anak sehari-hari.  Melalui religiusitas anak-anak dituntun untuk hormat terhadap hidup serta mencintai dan mengagumi penciptanya. “Tata nilai itu bukan pelajaran, tetapi seperti matahari, ia melingkupi seluruh proses pembelajaran di SMP E Mangunan,“ kata Mulyatno.

Sementara bahasa penting agar anak bisa mengenali diri serta mampu mengekspresikan diri. Ditambahkan, untuk pembelajaran, SMP E Mangunan tetap mengacu kepada kurikulum 2013, karena sekolah ini nantinya akan mendaftarkan diri sebagai sekolah formal. Di tahun pertamanya, SMP E Mangunan mendampingi 45 siswa dari 50 kuota yang disediakan. Mereka dibagi dalam dua kelas paralel, Nusa 1 dan Nusa 2.

Anak-anak SMP E Mangunan ketika memeriahkan acara HUT Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus. Foto: Ernaningtyas

Di sekolah ini para siswa tidak mengenakan seragam, tidak ada buku paket. Ruang kelas ditata lebih santai. Tempat duduk dibuat tanpa sandaran dan posisi murid saling berhadapan seperti sedang menghadiri perjamuan di sebuah meja makan panjang.  Lanskap sekolah diata seperti perkampungan di daerah pedesaan. Ruang kelas terbuat dari materi dinding bambu atau kayu.

Di setiap awal perjumpaan di pagi hari, siswa siswi dan para guru selalu bertegur sapa, mengucap salam dan bertukar senyum. Setiap memberikan materi pelajaran, ada dua guru yang masuk ke dalam kelas. Seorang mengajar, seorang lagi mencatat perkembangan anak. “Kehadiran dua guru ini dimaksudkan agar jika ada sesuatu masalah bisa segera ditindaklanjuti,” kata Mulyatno.

Mulyanto bercita-cita Sekolah Mangunan yang dikelolanya bisa menjadi miniatur Indonesia. Di tempat ini keberagaman sangat dijunjung tinggi. Siswa siswi berasal dari berbagai lapisan sosial, beragam suku bangsa dan agama. SMP E Mangunan juga menerima siswa ABK (anak berkebutuhan khusus). Mulyatno menuturkan, pada awalnya sekolah hanya membatasi empat anak ABK. Masing-masing kelas dua anak. Tetapi, ternyata jumlah yang mendaftar melebihi angka kuota. “Ini justru tantangan bagi kami, para guru pun saya besarkan hatinya agar mereka tetap semangat mendampingi anak ABK yang membutuhkan perhatian ekstra,” tambahnya.

Pelajaran kepanduan. Belajar membuat tali-temali. Foto: Ernaningtyas

Senang Sekolah  

Siswa siswi SMP E Mangunan mengaku senang bersekolah. Zen misalnya, siswa kelas 7 Nusa 1 ini bertekad tidak akan pernah izin sekolah. “Sekolah di Mangunan sangat menyenangkan karena ada pelajaran retorika apalagi saat membahas tema pacaran,” katanya. Menurut Zen, guru-gurunya pun sangat bersahabat, seperti teman sendiri dan tidak ada yang bertampang seram.

Lilo, kelas Nusa 2 pun seperti Zen, senang sekolah di SMP E Mangunan. “Aku krasan sekolah di sini karena kawannya banyak dan baik-baik semua,” kata Lilo. Sementara Exel menyatakan bahwa SMP E Mangunan sangat berbeda dengan sekolah SD tempat menimba ilmu sebelumnya. “Sekolah di SMP Mangunan tidak bikin galau dan pelajarannya menyenangkan,” tuturnya.

Siswa lain, Lusia mengaku sebelum masuk, dia tidak tahu seperti apa sekolah di Mangunan. Setelah bergabung, dia memiliki pengalaman unik berkawan dengan ABK. Lusia mengakui, pada awalnya ada perasaan enggan berkawan dengan ABK. Bukan karena menolak mereka, tetapi Lusia tidak tahu bagaimana harus berkomunikasi dengan ABK yang memiliki keunikan masing-masing antara lain gangguan emosi, mudah tantrum, sensitif, sulit berkomunikasi dll. “Saya tidak pernah menyangka bakal berkawan dengan anak ABK,” aku Lusia.

Setelah sekian waktu bergaul, Lusia justru bersyukur karena akhirnya dia bisa ikhlas menerima kawan ABK dengan kondisi apa pun. Bahkan ia merasa wajib membantu kawan ABK dalam setiap pembelajaran di kelas maupun di luar ruang seperti menjelaskan pelajaran, membenarkan ucapan, mengajak mereka bermain bersama, dll.

Dalam setiap kesempatan membicarakan tema pendidikan, almarhum Romo Mangun selalu mengungkapkan, “Di mana hati diletakkan, di situlah proses belajar dimulai”. Dalam mendampingi anak-anak setiap hari, SMP E Mangunan selalu menjunjung tinggi kata-kata Romo yang terkenal dengan aktivitasnya membela rakyat miskin di bantaran Kali Code Yogyakarta maupun Grigak Wonosari DIY. ***

Kepala sekolah, ibu Ovi (kiri depan), menemani Siswa SMP E Mangunan menyambut api Asian Games Di JL Raya Jogja – Solo. Foto: Ernaningtyas
Tags: jayakartanewsromo mangunsmp e mangunansmp eksperimentasmp eksperimental mangunanyogyakarta
Share344Tweet215
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Polda Jabar Ungkap Sindikat Obat Keras di Bandung, Temukan Mesin yang Mampu Produksi 8 Juta Pil per-Hari

Polda Jabar Ungkap Sindikat Obat Keras di Bandung, Temukan Mesin yang Mampu Produksi 8 Juta Pil per-Hari

October 19, 2026
LDKI JAYA Desakan Proses Hukum Dugaan Penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 PKPU No 19 Tahun 2024

LDKI JAYA Desakan Proses Hukum Dugaan Penyelundupan Pasal 18 Ayat 3 PKPU No 19 Tahun 2024

October 19, 2026
Malam Spiritual di Samosir, Oscar Habeahan Ungkap Peringatan tentang Wabah dan Pesan Kebenaran

Malam Spiritual di Samosir, Oscar Habeahan Ungkap Peringatan tentang Wabah dan Pesan Kebenaran

October 19, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version