Bayar Utang Nomor Satu

 Bayar Utang Nomor Satu

Oleh: Joko Intarto

Selesai presentasi webinar di Cawang, satu agenda baru telah menanti: membuat konten keuangan syariah. Lokasi syutingnya di Kantor Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah, Tebet, Jakarta Selatan.

Tema video edukasi yang dipilih kali ini adalah: perencanaan keuangan syariah untuk keluarga muslim. Tema ini sederhana. Tapi penting.

Banyak keluarga muslim yang belum membuat perencanaan keuangan keluarganya secara Islami. Melalui video edukasi ini, kaum muslimin bisa tergugah kesadarannya untuk mengelola keuangannya sesuai tuntunan agama Islam.

Pelajaran menarik dalam video edukasi ini adalah cara menyusun prioritas pengeluaran berdasarkan pendapatan yang diterima.

Ternyata, perencana keuangan syariah merekomendasikan semua kaum muslimin untuk menyegerakan membayar utang. Melunasi utang menempati urutan pertama. Nilainya maksimum 30 persen.

Urutan berikutnya adalah menunaikan zakat, infak, sedekah dan wakaf. Nilai totalnya 10 persen.

Setelah itu, barulah merencanakan investasi syariah untukkeperluan jangka panjang seperti: biaya perkawinan, melahirkan satu paket dengan aqiqah,  khitanan, umrah atau haji dan pendidikan. Nilainya 20 persen.

Konsumsi dan rekreasi ternyata berada di urutan paling bawah. Nilainya maksimum 40 persen.

Nah, apakah struktur pendapatan dan belanja Anda sudah sesuai dengan saran  perencana keuangan syariah? Silakan dihitung kembali.

Bila nilai konsumsi Anda di atas 40 persen dari total pendapatan, artinya ada pos lain yang belum Anda persiapkan dengan baik.

Anda harus mau memilih 2 opsi ini: menaikkan pendapatan atau mengurangi biaya konsumsi!

Seusai rekaman, saya hadiahkan sebuah buku “Umrah Rasa F1” kepada Surya, yang menjadi produser video. Terima kasih atas kesempatannya ya….

 

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *