Series ‘Jingga dan Senja’ Diluncurkan

 Series ‘Jingga dan Senja’ Diluncurkan

JAYAKARTA NEWS – Setelah melewati proses panjang, akhirnya series bertajuk ‘Jingga dan Senja’ diluncurkan dan siap dilihat di aplikasi Vidio, Jumat (29/10). Produksi Screenplay dan Rapi Films sebanyak 8 episode ini semula akan dibuat film bioskop.

Namun, karena ceritanya semakin berkembang dan beragam, kemudian diputuskan menjadi format series dalam layanan Vidio. “Pitch ke OTT (Over The Top) Vidio ini bisa diterima. Perubahan ini bagus, konsep tempat untuk penonton pas, sesuai kebutuhan era terkini,” kata Tina Arwin selaku Chief of Content Vidio.

Series ini diadaptasi dari 2 novel best seller karya Esti Kinasih bertajuk ‘Jingga dan Senja’ dan ‘Jingga dalam Elegi’ yang menggaet 70.000 eksemplar dalam beberapa bulan di tahun 2016. Kemudian hak cipta novel ini dibeli oleh Sunil Samtani, produser dari Rapi Films.

Inti ceritanya berkisar dalam dunia remaja dan anak sekolah. Tentang perjalanan cinta Tari (Yoriko Angeline) dan Ari (Abidzar Al Ghifari, anak pertama almarhum ustad Jeffry Al Bukhari), dua remaja yang ditemukan oleh takdir. Selain bernama mirip, mereka juga sama-sama lahir saat matahari terbenam.

Ari itu biang kerok sekolah, sedangkan Tari, adik kelasnya berusaha melawan. Ketika Tari diincar Angga (Guillio Parengkuan), siswa dari SMA musuh, terjadi pertengkaran antarsekolah. Tawuran.

Bagaimana ending series ini? “Saya senang terlibat di series ini. Enggak ada kesulitan ketika syuting. Peristiwanya banyak dialami anak-anak sekolah,” ungkap Yoriko Angeline.

Senada Abidzar Al Ghifari yang memasuki usia 17 tahun. “Ini kayak kisah hidup gue sendiri. Penuh lika liku percintaan dan tawuran sekolah. Sampai gue babak belur penuh luka saat berantem, tapi asyik,” lontar Abidzar terpingkal.

Sutradara Kuntz Agus mengapresiasi kesolidan dan kedisiplinan para pemain saat syuting. “Ceritanya sangat kuat. Dan saya kemas dengan gaya cerita realis. Perjalanan diantara buku, pesta dan cinta di SMA ini sangat kompleks dan terasa dekat dengan penonton,” papar Kuntz Agus. (pik)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *