Jayakarta News
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

SBY Bicara Estafet ke Jokowi

SBY Bicara Estafet ke Jokowi

admin Jayakarta by admin Jayakarta
March 20, 2017
in Feature, Kabar, Polhukam
0

SEBELUMNYA hubungan antara Presiden Jokowi dan mantan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkesan tegang dan panas. Bahkan, keduanya pernah saling sindir lewat media sosial. Namun akhirnya, kesan ketegangan antara Istana dan Cikeas ini, hilang  begitu kedua tokoh nasional ini, Kamis (9/3) bertemu di halaman belakang Istana Merdeka.

Siang itu, Presiden Jokowi langsung mengajak SBY makan siang bersama, dilanjutkan bincang-bincang sambil minum teh. Beberapa saat kemudian, keduanya menerima pertanyaan wartawan yang sudah menunggu sebelumnya. “Ya seperti yang sudah sering saya sampaikan bolak-balik, saya akan mengatur waktu untuk bertemu pak SBY dan hari ini alhamdulillah beliau pas ada waktu juga, maka kita janjian dan ketemu,” kata Jokowi membuka jumpa pers.

Lalu apa yang dibicarakan antara Presiden Jokowi dan SBY? “Kami membicarakan berbagai hal yang berkaitan dengan politik nasional, ekonomi nasional, hal-hal terkait bangsa ini, dan berbagai hal lain,” kata Presiden Joko Widodo, pula untuk kemudian mempersilakan SBY berbicara.

Menurut  Presiden, pertemuan dirinya dengan SBY sudah direncanakan. Hanya saja, kadang-kadang dirinya ada waktu, SBY tidak ada waktu. Waktu SBY ada waktu, dirinya pas ada acara. “Nah sekarang (bisa ketemu), waktunya sekarang, sudah,” ujarnya.

Sebagaimana disampaikan SBY, Presiden Jokowi setuju bahwa tradisi politik dari Presiden sebelumnya ke Presiden berikutnya itu memang harus ditradisikan. Yang kedua yang berkaitan dengan budaya estafet, pembangunan yang sebelumnya diteruskan oleh pembangunan Presiden berikutnya. Kalau estafet itu terus bisa dilakukan, budaya estafet itu kita miliki, Presiden meyakini, negara ini gampang mencapai sebuah titik target bagi kebaikan rakyat, bagi kebaikan negara. ***

Tags: JokowiSBY
Previous Post

GraPARI di Tanah Suci

Next Post

Melanglang Buana Bersama Seniman Braga

admin Jayakarta

admin Jayakarta

Next Post

Warning: Undefined array key "jnews-75x75" in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/Image.php on line 114

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/jayakartanews.com/public_html/wp-content/themes/jnews/class/Image/ImageLazyLoad.php on line 105
Melanglang Buana Bersama Seniman Braga

Melanglang Buana Bersama Seniman Braga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 JayakartaNews

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version