Peparnas: Bukti Akses Kesetaraan pada Para Difabel dalam Semua Lini, Termasuk Olahraga

 Peparnas: Bukti Akses Kesetaraan pada Para Difabel dalam Semua Lini, Termasuk Olahraga

Mendagri Tito Karnavian memberi keterangan pers di Media Center Kominfo Peparnas Papua, Swiss-Belhotel Jayapura, Papua, Jumat (12/11/2021)/sumber foto Puspen Kemendagri

JAYAKARTA NEWS— Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyebut Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua Tahun 2021 menjadi bukti pemberian akses kesetaraan kepada penyandang disabilitas dalam semua lini, termasuk dalam bidang olahraga.

“Prinsip konsep besarnya adalah memberikan akses kesetaraan kepada para difabel dalam semua lini, termasuk bidang olahraga,” kata Mendagri dalam keterangan persnya di Media Center Kominfo Peparnas Papua, Swiss-Belhotel Jayapura, Papua, Jumat (12/11/2021).

Menurutnya, selain di berbagai sektor, konsep kesetaraan itu juga perlu didukung kebijakan di semua level pemerintahan di daerah. Utamanya, untuk memberikan akses dan kesempatan bagi penyandang disabilitas agar dapat berkontibusi dalam pembangunan, sama halnya yang dilakukan nondifabel.

“Berkaitan dengan konsep besar memberikan akses dan kesempatan kepada saudara-saudara kita yang difabel untuk memberikan kontribusi dalam pembangunan masyarakat, bangsa dan negara ini, kita ingin ada konsep besar untuk mendorong kesetaraan tersebut,” tuturnya.

Terkait dengan kesetaraan dan pemberian akses ini, pada 11 Oktober 2021 lalu, Mendagri menerima kunjungan Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia di Kantor Kemendagri. Dalam pertemuan itu, Mendagri menyampaikan komitmennya untuk siap mendorong pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan yang berorientasi mendukung masyarakat penyandang disabilitas. Dalam kesempatan itu, ia juga meminta semua daerah baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga desa/kelurahan dapat memperhatikan pentingnya penyediaan akses terhadap masyarakat penyandang disabilitas.

Mendagri menegaskan, penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dengan warga negara lainnya yang dijamin oleh konstitusi. Hak itu seperti mendapat akses yang memudahkan mobilitas, maupun akses untuk semua bidang kehidupan lainnya.

“Kemendagri akan mendorong pada seluruh pemerintah daerah untuk membuat pembangunan yang juga memperhatikan masalah difabel, terutama mengenai masalah aksesibilitas,” tuturnya.

Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 adalah suatu ajang kompetisi Nasional bagi atlet penyandang disabilitas Indonesia. Perhelatan ini masih satu rangkaian dengan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 yang dilangsungkan beberapa waktu lalu. Peparnas Papua mempertandingkan 12 cabang olahraga di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Kedua belas cabang yang dilombakan pada Peparnas 2021 itu meliputi angkat berat, atletik, boccia, bulu tangkis, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepak bola cerebral palsy (CP), tenis lapangan kursi roda, dan tenis meja.

Hadirnya pesta olahraga terbesar nasional bagi penyandang disabilitas itu menjadi bukti bahwa negara menjamin kesetaraan dan memberikan akses bagi penyandang disabilitas untuk berprestasi dalam bidang olahraga, sama halnya dengan atlet nondisabilitas yang berlaga dalam ajang PON.***/ebn

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *