• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Wednesday, September 30, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Awali dengan Bunny Hop, Lalu Berputarlah di Udara

Awali dengan Bunny Hop, Lalu Berputarlah di Udara

admin by admin
December 22, 2017
in Feature
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Komunitas BMX Kota Medan di Lapangan Merdeka. Foto: Monang S

HARI Minggu pukul 05.30 WIB, warga Kota Medan mulai usia kanak-kanak, remaja hingga usia lansia berdatangan ke Lapangan Merdeka yang terletak di pusat kota. Mereka memeriahkan pagi buta di kawasan Kesawan untuk berolahraga pagi, atau sekadar cuci mata.

Di satu sudut, sekelompok warga melakukan senam pagi. Sekelompok remaja lain memainkan street ball, ada juga yang memilih berlari ataupun jogging mengitari Lapangan Merdeka. Sedangkan, di satu area, tampak komunitas sepeda BMX (bicycle motocross).

Atraksi komunitas BMX, tak jarang justru menjadi daya tarik tersendiri, dan menyedot perhatian warga. Mereka memainkan aneka atraksi dan manuver yang mengundang decak kagum. Mereka memainkan serial BMX Street, yakni dirt jump, seolah melayang terbang di udara. Jenis permainan ini menuntut kepiawaian pesepeda dalam melompati rintangan atau obstacle, dilengkapi trik. Rintangan itu meliputi: tabletop, double jump, atau jump box. Lewat rintangan itu, rider akan melompat tinggi, berputar, seolah-olah terbang.

Para pesepeda BMX yang tampak di Lapangan Merdeka itu ternyata berasal dari Komunitas BMX Medan. “Komunitas ini berdiri sejak 2009, penggagasnya ada lima orang, yakni saya sendiri, Irval Eka Sanjaya (26), kemudian Ahmad Syafri (26), Surya Handoko (27), Ardika Winata (28), dan Arifin (30),” kata Irval yang tak lain adalah Ketua Komunitas BMX Medan itu, kepada Jayakartanews.

Irval menambahkan, komunitas berawal dari kecintaan terhadap BMX, kemudian muncul keinginan beraktivitas bersama menciptakan kegiatan-kegiatan positif, yang tujuannya menjauhi narkoba dan hal-hal merusak lainnya. Saat ini, Komunitas BMX Medan memiliki 20-an anggota. Untuk menjadi anggota, yang pertama harus menyukai BMX, memiliki sepeda BMX, membayar iuran Rp 5 ribu per bulan.

Ihwal atraksi yang acap dimainkan para biker BMX, Irval menyebut sebuah teknik dasar yang disebut bunny hop. “Bunny hop” adalah trik bersepeda yang melibatkan lompatan kedua roda depan dan belakang secara bersamaan. Trik ini dapat membuat Anda melontarkan sepeda ke udara untuk menghindari atau melompati rintangan. Sebenarnya lompatan bunny hop adalah kombinasi dua gerakan, yaitu tarikan depan dan lompatan belakang, yang harus Anda kuasai secara terpisah sebelum menggabungkannya untuk melakukan lompatan bunny hop.

Setelah menguasai bunny hop, bisa lanjut mempelajari trik Tailwhip 360, Barspin, Tabletop, No Foot, No Hander. Tailwhip adalah trik tersulit, yakni berputar 360 derajat di udara. Mengenai sepeda yang digunakan khusus free style, dan sudah muncul di bursa sepeda, hanya saja harganya masih relatif mahal. Jika ingin harga miring, bisa memilih produk lokal.

Akitivitas sport hobbies yang terbilang ekstrem ini pada dasarnya kegiatan global. Itu artinya, di tingkat global dan regional pun terdapat wadah yang menghimpun mereka. Terkait hal itu, Komunitas BMX Medan pernah mengikuti kompetisi BMX Internasional di sejumlah negara, antara lain Perancis, Cina, Malaysia dan Singapura. Tahun 2016, mereka mengirim biker andalannya, Andika Winata.

“Memang tidak menjadi pemenang, tapi setidaknya bisa masuk peringkat 28 dari ratusan peserta. Prestasi itu bisa terdongkrak kalau saja bisa lebih banyak mengikuti event. Sebab, pengalaman sangat membantu penampilan pelomba secara psikis,” tambah Ketua BMX Medan.

Karena itu, Irval berharap pemerintah menaruh perhatian terhadap komunitas BMX. Setidaknya menyediakan area obstacles dengan standar yang baik. Dalam olahraga jenis ini, obstacle mutlak diperlukan untuk berlatih. Obstacle inilah medan rintangan bagi olahraga ekstrem BMX. Dalam bermanuver, seorang biker bisa melakukan tail whip, sebuah gerakan berputar atau trik flip saat transfer dari satu obstacle ke obstacle lain.

Selama ini di Kota Medan memang ada obstacle untuk komunitas sepeda BMX, yakni di Lapangan Teladan dan Lapangan Merdeka, tetapi menurut Irval, keduanya belum memenuhi standar. Dibandingkan Jakarta, Surabaya, dan Bandung misalnya, maka sarana obstacle untuk biker BMX di kota Medan masih jauh tertinggal. Tidak heran jika sport BMX di kota-kota itu jauh lebih berkembang. Muaranya, para biker Bandung, Jakarta, Surabaya juga bisa meraih prestasi sampai ke level internasional. ***

Tags: bicycle motocrossbmxbmx streetirval eka sanjayakomunitas bmx medanlapangan merdeka medansepeda bmxsepeda ekstremtail whip
Previous Post

Bupati Perhatian Air dan Sanitasi, Rakyat Minta Perbaikan Jalan

Next Post

Kongres Peran Serta Masyarakat Perfilman Digelar di Surabaya

admin

admin

Next Post
Kongres Peran Serta Masyarakat Perfilman Digelar di Surabaya

Kongres Peran Serta Masyarakat Perfilman Digelar di Surabaya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version