Tags : Remy Sylado

Remy Sylado: Tak Satu pun Kritik Film yang Perkaya Pengetahuan

JAYAKARTA NEWS— Pengamat musik dan film serta budayawan Remy Sylado menegaskan tak ada penulis kritik film yang mustaid. Kritik film yang memandaikan pembaca?  “Nol. Tak ada karya kritik film untuk dibaca tentang pengetahuan berpendapat bebas terhadap tafsir yang objektif atas hasil kerja terpadu kesenian film tentang karya seni pertunjukan yang paripurna,” kata Remy Sylado kepada […]Read More

Deklarasi “Perusak Lingkungan Pengkhianat Negara”

Jayakarta News – Simak larik-larik kalimat putisi berjudul “Alam Lingkungan” berikut ini: Kalau terpelihara alam lingkungan/ Banyak manfaat dapat dirasakan/ Ada kayu untuk beramu/ Ada tumbuhan untuk ramuan/ Ada hewan untuk buruan/ Ada getah untuk faedah/ Ada buah membawa berkah/ Di situ tempat bersandar/ Di situ dapat membuang lapar/ Di situ adat dapat didengar/ MAKAN […]Read More

Remy Sylado: Buat Apa Bakat kalau tak Punya Otak ?

JAYAKARTA NEWS – Apakah bakat masih diperlukan di masa kini ? Lantas, apa manfaatnya bakat kalau orang tak punya intelektualisme ? Budayawan, pemain drama/film dan perupa, kritikus musik, dosen dan wartawan senior Remy Sylado (74 tahun) mempertentangkan kedua hal tersebut. “Jika mau sekedar bakat, toh pelukis pinggiran Jalan Braga (Bandung) tak perlu diragukan bakatnya dibanding […]Read More

Pro dan Kontra Lagu Indonesia Raya 3 Stanza

Menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza saat upacara bendera belum wajib dilakukan oleh siswa sekolah. Peraturan tersebut masih dikaji oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Direktur Kesenian Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Restu Gunawan, mengatakan sekolah boleh menggunakan versi satu stanza maupun tiga stanza. Keduanya tidak menyalahi aturan perundang-undangan. “Ada yang pakai satu stanza boleh, yang tiga […]Read More