Swiss Bantu Startup Masuk Pasar Global

 Swiss Bantu Startup Masuk Pasar Global

 

EKSPANSI startup ke pasar global diharapkan akan memperkuat brand Indonesia sebagai area industri kreatif dan digital untuk diekspor ke market internasional.

Ekspansi startup Indonesia ke pasar internasional juga diharapkan menjadi  salah satu skema untuk meningkatkan ekspor produk industri digital dan kratif di tanah air. Hal itu disampaikan Dirjen  Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementrian Perindustrian, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Senin (11/2/2019).

“Kami berharap langkah ekspansi startup ke pasar internasional menjadi salah satu upaya peningkatan
ekspor produk industri digital dan kreatif, serta memperkuat brand Indonesia sebagai industri kreatif dan
digital,” kata Gati saat  pre-opening dan seminar Asian Entrepreneurship Training Program
(AETP) di Jakarta.

Pelatihan diisi oleh pembicara dari AETP, SwissCham, dan Estubizi Network. Mereka mengupas materi tentang
program, peran, dan pemberdayaan startup.

SwissChamp asosiasi perusahaan Swiss yang beroperasi di Indonesia, sehingga dengan mengikuti pelatihan ini, para pengusaha yang membangun startup dapat memperluas network.

Swiss-Indonesia Acceleration Startup Program ini dimaksudkan untuk mengakselerasi startup
di Indonesia, sehingga terbuka akses ekosistem startup antara Swiss dan Indonesia. Menariknya, program ini juga dilaksanakan secara  paralel di Swiss dan Indonesia dan waktunya pun berbarengan.  Tujuannya, melalui program ini peserta dari  Swiss dan Indonesia dapat berinteraksi.

Program ini  dilaksanakan  selama enam bulan dimulai pada April 2019. Pelatihan yang diberikan  berbasis simulasi, pembinaan tim individu, pencarian mitra, dan akses ke investor dan inkubator yang sesuai dengan  dengan usaha mereka, kata Gati.

Manajer Project Manager AETP Max Weber menilai, Indonesia punya banyak talenta kreatif dan inovatif, sehingga mereka layak mendapat dukungan untuk mengembangkan pasar dan jaringan ke tingkat
global lewat program ini.

“Startup di Indonesia perlu memahami bagaimana kebutuhan pasar di luar negeri, sehingga produk mereka bisa tembus pasar global,” tandas Weber. Dia yakin,  program ini dapat berjalan baik dan mampu meningkatkan kapasitas dan kapabiltas startup Indonesia.***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *