• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
‘’Nglangut’’ di Pesantren

‘’Nglangut’’ di Pesantren

June 24, 2018
PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

October 29, 2026
Update Pembunuhan Sadis di Madiun! Terungkap Ibu-Anak Dimutilasi dan Dibakar

Update Pembunuhan Sadis di Madiun! Terungkap Ibu-Anak Dimutilasi dan Dibakar

October 29, 2026
Garin Nugroho Sebut TIFF 2026 Bagian Penting dalam Karirnya

Garin Nugroho Sebut TIFF 2026 Bagian Penting dalam Karirnya

October 29, 2026
Geger! 600 Ton Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Ngamuk: Ini Berpotensi Ganggu Tata Niaga Beras

Geger! 600 Ton Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Ngamuk: Ini Berpotensi Ganggu Tata Niaga Beras

October 28, 2026
Dirut BULOG: Pengadaan Setara Beras Hasil Panen Dalam Negeri Capai 87 Persen dari Target 4 Juta Ton

Dirut Ahmad Rizal Ramdhani: BULOG Siap Jadi Penyangga Jagung Nasional

October 28, 2026
Soasialisasi SMK Go Global! Target CPMI 300 Ribu Lulusan SMK dan 200 Ribu Peserta Umum

Soasialisasi SMK Go Global! Target CPMI 300 Ribu Lulusan SMK dan 200 Ribu Peserta Umum

October 28, 2026
Tim Dirresnarkoba Polda Kalteng Gerebek Kampung Puntun, 6 Orang dan 56 Paket Narkoba Diamankan

Tim Dirresnarkoba Polda Kalteng Gerebek Kampung Puntun, 6 Orang dan 56 Paket Narkoba Diamankan

October 28, 2026
Mengabaikan Perlindungan CPMI, Kegiatan Usaha PT. Ceger Sari Buana Dihentikan

Mengabaikan Perlindungan CPMI, Kegiatan Usaha PT. Ceger Sari Buana Dihentikan

October 28, 2026
BPS Sebut Produksi Beras 2025 Diperkirakan Capai 34,7 Juta Ton

BULOG Pastikan Kesiapan Beras Nataru Aman: Stok 25 Juta Ton dan Cadangan 4,5 Juta Ton

October 28, 2026
Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

October 27, 2026
Ditreskrimsus Polda Sumbar Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 25 Orang Tersangka

Ditreskrimsus Polda Sumbar Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, 25 Orang Tersangka

October 27, 2026
Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Terungkap, Pelaku yang Kabur ke Jombang Berhasil Diringkus

Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Terungkap, Pelaku yang Kabur ke Jombang Berhasil Diringkus

October 27, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, October 29, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    DKI Beri Keringanan PBJT 50 Persen untuk Film Nasional di Bioskop

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel
    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Babe Koko dan 70 Motor Tua: Merawat Sejarah, Merawat Investasi

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

‘’Nglangut’’ di Pesantren

Catatan Mudik ke Malang

by admin
June 24, 2018
in Kolom
0
‘’Nglangut’’ di Pesantren
515
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Pondok pesantren Bumi Damai Al Hidayah Batu.

MUDIK saya ke Malang kali ini terasa berbeda. Ada rasa bangga. Bahagia. Tapi juga terharu. Semua bercampur aduk. Saat melihat pesantren Bumi Damai Al Hidayah Batu, yang didirikan kedua orang tua saya.

Kini pesantren itu memiliki tiga asrama. Megah. Dan sudah dilengkapi dengan kehadiran sekolah formal: Madrasah Ibtidaiyah. Setingkat sekolah dasar. Juga Madrasah Tsanawiyah. Setingkat sekolah menengah pertama.

Pesantren juga memiliki satu unit laboratorium peternakan dan perikanan. Berskala kecil. Tapi cukup baik. Bisa digunakan untuk belajar para santri: berternak ayam dan ikan.

Tiba-tiba saja. Pikiran saya ‘’nglangut’’. Membawa saya kembali ke masa lalu: tahun 1977. Saat kedua orang tua saya mendirikan sebuah pesantren kecil itu.

Sudah lebih dari 40 tahun pesantren ini berdiri. Di sinilah Abah dan Ibu, membesarkan lebih dari seribu anak. Delapan anak kandung. Selebihnya anak santri.

Sejak dibangun, pesantren itu memberi prioritas untuk santri dari kalangan keluarga miskin dan yatim piatu. Dari berbagai daerah. Tidak hanya dari Jawa. Dari Maumere, Nusa Tenggara Timur, Sambas dan Sampit, Kalimantan Barat, juga ada.

Santri dari Maumere adalah korban gempa dan tsunami yang terjadi di awal tahun 90-an. Sedangkan santri Sambas dan Sampit merupakan anak-anak korban kerusuhan sektarian yang terjadi tahun 1999.

Boleh dibilang, pesantren kecil itu merupakan saksi bisu anak-anak korban kerusuhan. Dari kanak-kanak sampai menjadi dewasa mereka tinggal dan belajar. Sampai mereka mengerti nilai dan arti perdamaian.

Saat kerusuhan Ambon meletus, Abah sempat hendak mengambil anak-anak keluarga korban. Sayangnya kondisi asrama tidak memungkinkan. Daya tampungnya tidak bisa ditambah lagi.

Begitulah abah dan ibu saya. Keduanya bukan orang yang berkelebihan materi. Tapi kepeduliannya sering mengalahkan logika.

Saya masih ingat. Betapa sulitnya abah dan ibu mendidik dan “ngopeni” santri. Yang kebanyakan masih balita. Dengan keterbatasan tenaga dan biaya.

Saya masih ingat. Bagaimana ibu harus pontang-panting. Utang sana-sini. Untuk menghidupi 60 santri yatim dan miskin. Terlebih setelah pesantren terbakar pada tahun 1983.

Saya masih ingat. Di pesantren ini ibu pernah membuka sebuah toko kelontong. Kecil. Sederhana. Menjual kebutuhan sehari-hari. Hasil usahanya untuk membiayai makan dan biaya sekolah santri.

Toko kelontong itu dibuka tahun 1986. Tapi hanya bertahan empat tahun saja. Tahun 1990 terpaksa tutup.

Saya masih ingat. Dulu. Pesantren itu hanya punya satu unit motor. Butut pula. Itu motor pribadi Abah saya: Yamaha 2 Tak. Buatan tahun 1975. Abah ganti motor baru setelah mendapat warisan dari Mbah. Tahun 1995.

Pada tahun 2005, atau enam tahun setelah pesantren beroperasi, Abah mendapat hadiah. Sebuah mobil Daihatsu Zebra. Mobil bekas. Bukan baru. Buatan tahun 1992.

Hadiah itu berasal dari Pak Imam Kabul. Walikota Batu pertama. Waktu itu. Pak Imam merasa tidak tega. Melihat Abah saya naik motor kemana-mana. Katanya, “Mosok ketuane kyai mursyid sak Jawa Timur gak duwe mobil.”

Kebetulan. Abah saat itu menjadi Rois Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh Annahdliyyah – Idaroh Wustho Jatim. Kebetulan. Hanya sepeda motor lawas itulah yang dimiliki Abah. Saat itu.

Tujuh tahun kemudian. Si Zebra mulai sering rewel. Bolak-balik keluar-masuk bengkel. Biaya operasionalnya jadi boros. Mungkin dia lelah.

Kami, anak-anaknya, sepakat patungan. Membelikan mobil yang lebih baik. Memang bukan mobil baru. Tetapi usianya lebih muda: Suzuki Baleno 2008.

Kebetulan. Kondisi perekonomian kami bertiga sedang bagus-bagusnya. Bisnis saya sebagai kontraktor dan supplier pembangkit listrik tenaga surya mulai menuai hasil.

Mas Udin, kakak saya, yang PNS di Bappenas juga bisa membantu. Walau sedikit. Kakak saya ini PNS yang jujur dan ‘’keras kepala’’. Saya pernah kasih tahu caranya mencari duit memanfaatkan jabatannya. Dijamin aman. Dan tidak masuk kategori korupsi. Tapi tidak pernah mau. Ya sudahlah.

Umi Hanik, adik saya, karirnya sebagai tenaga ahli di lembaga ekonomi dan keuangan internasional, sedang menanjak. Income-nya tentu saja juga lumayan.

Bayangan abah sekelebatan mendadak menyadarkan saya. Dari ingatan masa lalu. Abah yang tak pernah mau berdiam diri. Selalu bersemangat. Dengan berbagai kesibukan. Hingga usianya sekarang: 76 tahun.

Beberapa bulan lalu, kami baru saja melakukan ‘’kudeta’’. Memaksa Abah berhenti dari jabatannya: Rois Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh Annahdliyyah – Idaroh Wustho Jatim. Agar lebih banyak berada di pesantren. Mengingat usianya. Juga agar ada regenerasi. Kepada yang lebih muda.

Tapi dasar abah tak mau berpangku tangan. Setelah tidak menjadi Rois JATMAN Jatim, abah punya kesibukan baru. Membuka warung makan ‘’Aswaja’’. Lokasinya di gugusan ‘’kafe payung’’. Di pinggir Jalan Raya Batu – Pujon.

Menu andalannya: nasi rawon khas Bibis Surabaya. Ini rawon dengan resep warisan nenek moyang. Resep rahasia ibu saya yang – insya Allah – sedap. .

Kata abah: buka warung makan itu bukan untuk mencari kesibukan. Tapi mencari terobosan. Untuk membiayai Pendidikan santri miskin dan yatim piatu. Yang kian banyak jumlahnya.

Apalagi, pendapatan dari toko kelontong yang dibuka lagi tahun 2000 itu semakin kecil. Sejak minimarket kian menjamur.

Mengelola warung makan ternyata tidak gampang. Bahkan lebih banyak ceritanya yang menyedihkan. Misalnya, seminggu pertama hanya laku dua porsi. Omsetnya Rp 40 ribu. Jangankan untung. Impas pun masih belum. Komentar abah: alhamdulillah.

Pada minggu kedua, situasi membaik. Ada rombongan yang makan di sana. Omset meningkat 500 persen: Rp 250 ribu. Masih belum untung. Tapi abah sudah sangat terhibur. Katanya: alhamdulillah.

Memasuki minggu ketiga, omzet warung menjadi nol rupiah. Maklum. Sudah memasuki bulan puasa Ramadan. Warung tutup sementara. Tapi uang sewa lokasi Rp 1,5 juta per bulan tetap harus dibayar. Ya sudah. Saya yang bertanggung jawab membayar uang sewa bulanan itu. Sampai benar-benar bagus omsetnya.

Begitulah abah dan ibu saya. Tak pernah berhenti berkarya. Agar bisa mencukupi kebutuhan anak-anak yatim di pesantrennya. Yang saat ini berjumlah 220 santri.

Alhamdulillah. Saya bersyukur. Bisa melihat kedua orang tua saya: sehat dan bahagia. ***

Penulis: T Rahman
Editor: Joko Intarto

Tags: bumi damai al hidayahcerita mudikjayakartanewsmudikpesantren bumi damai al hidayahpesantren di batu
Share206Tweet129
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

PPAD Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan dan Pengabdian Purnawirawan TNI AD

October 29, 2026
Update Pembunuhan Sadis di Madiun! Terungkap Ibu-Anak Dimutilasi dan Dibakar

Update Pembunuhan Sadis di Madiun! Terungkap Ibu-Anak Dimutilasi dan Dibakar

October 29, 2026
Garin Nugroho Sebut TIFF 2026 Bagian Penting dalam Karirnya

Garin Nugroho Sebut TIFF 2026 Bagian Penting dalam Karirnya

October 29, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version