• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Mengapa Pesawat Jet Boeing Baru Jatuh pada Menit ke-13 Setelah Takeoff

Mengapa Pesawat Jet Boeing Baru Jatuh pada Menit ke-13 Setelah Takeoff

November 1, 2018
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

October 6, 2026
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

October 5, 2026
Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

October 5, 2026
Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

October 5, 2026
Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

October 5, 2026
Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

October 5, 2026
Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

September 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 6, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    You can now play Bill Gates’ first PC game and run over donkeys on your iPhone, Apple Watch

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Feature

Mengapa Pesawat Jet Boeing Baru Jatuh pada Menit ke-13 Setelah Takeoff

by admin
November 1, 2018
in Feature
0
Mengapa Pesawat Jet Boeing Baru Jatuh pada Menit ke-13 Setelah Takeoff
519
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SAMPAI hari ini masih menjadi pertanyaan, mengapa pesawat Lion Air JT 610, yang merupakan salah satu jet Boeing terbaru dan paling handal, mengalami kecelakaan. Pesawat ini jatuh  pada menit ke-13 setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng untuk penerbangan ke Pangkal Pinang.

Dunia penerbangan terkejut. Betapa tidak, pesawat naas tersebut  baru berusia dua bulan dengan  800 jam terbang. Inilah yang membuat para ahli pesawat bingung dengan apa yang  menyebabkan terjadinya Boeing 737 MAX 8 itu jatuh.

Sekalipu sampai sekarang  belum ada informasi resmi yang dirilis tentang mengapa pesawat baru itu jatuh ke laut pada menit ke-13  selepas lepas landas,  data yang dirilis FlightRadar24 menunjukkan  bahwa pesawat itu berperilaku tidak teratur saat lepas landas. Tidak seperti biasanya, ketika sebuah pesawat  akan naik dalam beberapa menit pertama penerbangan, jet Lion Air itu justru mengalami penurunan 726 kaki selama 21 detik seperti diperlihatkan pada data di bawah ini.

 

Philip Butterworth-Hayes, pakar penerbangan yang diminta komentarnta atas data tersebutmengungkapkan  bahwa data itu tidak biasa, terutama sejak lepas landas seperti ini biasanya dikendalikan oleh sistem otomatis pesawat.

“Ini tidak sesuai dengan profil penerbangan otomatis,” kata Butterworth-Hayes saat mempelajari data. “Kecuali, pesawat itu berusaha memperbaiki dirinya sendiri pada saat itu, karena sejumlah alasan,” sambungnya seperti dikutip CNN.

“Ini menunjukkan profil penerbangan vertikal yang luar biasa tidak stabil,” tambahnya.

“Tepat pada saat yang sama dengan kecepatan yang meningkat ada kemerosotan ketinggian, yang berarti pada saat itu ada beberapa kehilangan kendali.”

 

Bagi maskapai yang dikendalikan oleh pengusaha kelahiran Cirebon, Rusdi Kirana, pesawat Lion itu benar-benar baru. Jet tersebut belum lama datang dari markas Boeing di Amerika, dan baru beroperasi semenjak 15 Agustus 2018 lalu. Pada penerbangan terakhirnya itu, JT 610 membawa 181 penumpang, enam awak kabin dan dua pilot menuju Pangkal Pinang di Bangka.

Analis penerbangan CNN, Peter Goelz , yang juga bekas penyelidik kecelakaan Udara Nasional Dewan Keamanan Transportasi Nasional Amerika  mengatakan, data itu jelas menunjukkan masalah dengan kecepatan dan ketinggian pesawat.

“Ada sesuatu yang jelas salah dalam kecepatan udara dan ketinggian yang akan mengarah pada sistem kontrol penerbangan,” katanya. “Ini adalah sistem fly-by-wire – sangat otomatis – dan pilot mungkin tidak dapat memecahkan masalah secara tepat waktu.”

 

Pesawat tidak jatuh begitu saja dari langit

Butterworth-Hayes menjelaskan,  mengingat bahwa pesawat itu baru berusia dua bulan, alasan di balik kecelakaan itu “sangat tidak mungkin” terkait  kesalahan mekanis. “Pesawat terbang tidak jatuh begitu saja dari langit,” katanya.

“Saya tidak bisa memikirkan masalah mekanis apa pun, selain kehilangan tenaga mesin yang tiba-tiba dan tidak dapat dijelaskan (atau) kegagalan listrik lengkap. Ini jauh lebih mungkin menjadi peristiwa eksternal.”

 

Dikatakan bahwa masalah lingkungan adalah penyebabnya – seperti ledakan mikro, atau pesawat yang menabrak sesuatu seperti kawanan burung.

“Mikroburst sangat sulit untuk dideteksi – tiba-tiba datang angin kencang, seperti pusaran dan Anda tidak bisa melihatnya – Anda terhempas, tiba-tiba pesawat Anda tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan, ketika Anda mulai melakukan segala macam gerakan pemulihan dan kemudian (semua usaha itu) sudah terlambat. ”

Boeing 737 MAX 8 saat itu sebenarnya  baru saja membuat permintaan untuk kontrol lalu lintas udara untuk kembali ke bandara sekitar 22 kilometer (12 mil laut) setelah tinggal landas, tetapi tidak menunjukkan ada keadaan darurat.

Data radar tidak menunjukkan bahwa pesawat telah kembali, dan pengendali lalu lintas udara kehilangan kontak dengan pesawat itu segera setelah itu, kata Yohanes Sirait, juru bicara AirNav Indonesia.

Butterworth-Hayes mengatakan bahwa fakta bahwa pilot tidak menunjukkan adanya masalah  menganai  adanya insiden kecil yang mereka hadapi yang mereka kendalikan.

“Panggilan mereka menunjukkan itu adalah insiden kecil yang mereka kendalikan dan mereka tidak memerlukan bantuan,” katanya. “Tapi itu cepat meningkat.”

“Ada kehilangan ketinggian (sebelum JT 610  jatuh) dan hanya setelah itu jelas ada semacam koreksi,” kata Butterworth-Hayes saat  melihat data FlightRadar24.

“Apapun yang terjadi pada penurunan itu adalah koreksi tetapi koreksi apa pun itu tidak terlalu panjang dan saat itulah pesawat mulai jatuh.”

Mantan inspektur keselamatan dengan US Federal Aviation Administration, David Soucie mengatakan, fakta bahwa keadaan darurat tidak dinyatakan harus menjadi perhatian.

“Apa yang paling aneh bagi saya adalah kenyataan bahwa mereka tidak menyatakan keadaan darurat. Mereka hanya mengatakan, ‘Kami akan kembali,'” kata Soucie.

“Tapi ketika saya melihat lintasan pesawat setelah itu, pesawat mengakami penurunan yang sangat curam setelah itu, yang tidak khas dari apa yang akan mereka lakukan,” tambahnya. “Mereka akan mempertahankan ketinggian dan membuat belokan itu dan kembali ke (bandara).” Soucie menambahkan bahwa sesuatu pasti telah  terjadi sehingga pesawat kehilangan kendali.

Dia mengesampingkan cuaca sebagai penyebab kecelakaan itu, bagaimanapun, karena pesawat tampaknya tidak berusaha untuk kembali ke Jakarta. “Itu mengatakan sesuatu yang mendadak dan sangat cepat terjadi pada pesawat.”

 

Siapa atau apa yang harus disalahkan?

Pilot yang naik pesawat sebelumnya dari Denpasar ke Jakarta melaporkan masalah teknis dan bahwa pesawat itu menampilkan “kecepatan udara yang tidak dapat diandalkan,” kata wakil kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi  Indonesia, Haryo Satmiko lalu.

Mekanik pesawat  telah memeriksa dan memperbaiki masalah ini, kata Direktur  Eksekutif Lion Air Edward Sirait  kepada media setempat, dan bahwa mereka memberi izin pesawat untuk terbang.

Ketika ditanya tentang masalah “kecepatan tidak dapat diandalkan” yang dilaporkan tersebut, Butterworth-Hayes mengatakan pilot akan melaporkan masalah dengan tabung pitot yang menentukan kecepatan udara.

Infamously, tabung Pitot disalahkan atas kecelakaan Air France Penerbangan 447 pada tahun 2009 ketika jatuh ke Samudra Atlantik. Kristal es memblokir tabung pitot pesawat, autopilot terputus dan pilot tidak tahu bagaimana bereaksi terhadap apa yang terjadi.

“Ini mengingatkan saya bahwa banyak pesawat yang turun di Atlantik di mana Anda memiliki kecepatan yang cepat (kemudian)  kehilangan ketinggian – yang berarti ada kehilangan kendali pesawat secara tiba-tiba,” katanya.

“Tetapi jika Anda melihat kecepatan (dari data dari FlightRadar24), itu cukup konstan.”

Dia mengatakan, bagaimanapun, “tabung Pitot hanya satu bagian dari kemungkinan timbulnya masalah itu – jika tabung pitot  menunjukkan pembacaan yang berbeda dari sensor pesawat, ini mungkin menjelaskan perbedaan dalam indikasi kinerja pesawat.”

Pesawat itu adalah salah satu dari 11 pesawat Boeing djajaran alam armada Lion Air. Dalam sebuah pernyataan, Boeing mengatakan perusahaan itu “sangat sedih” karena kehilangan dan menawarkan “simpati yang tulus” kepada penumpang dan awak kapal, dan keluarga mereka.

Soucie mengatakan 800 jam adalah waktu yang cukup lama untuk “mencoba dan benar ini.”

 

Lion Air jet salah satu pesawat Boeing terbaru, paling canggih

Boeing MAX 8 adalah “bagian atas garis, itu salah satu yang terbaik yang dapat Anda beli … Saya tidak melihat apa pun yang kembali ke pemeliharaan masalah ini atau penerbangan pesawat itu sendiri.”

Goelz setuju bahwa hilangnya pesawat baru semacam itu “sangat tidak biasa.”

Tetapi karena pilot dan co pilot pesawat Lion Air jet berpengalaman – dengan 6.000 dan 5.000 jam terbang, masing-masing – dan cuaca tampaknya tidak menjadi faktor, penyelidik akan fokus pada pesawat, katanya.

Otoritas penerbangan Indonesia akan memeriksa semua pesawat Boeing 737 Max 8 milik maskapai penerbangan komersial negara itu, kata pejabat Kementerian Perhubungan Kapten Avirianto.  Pesawat Garuda telah diperiksa pada Senin malam. Pihaknya  telah menjadwalkan untuk dapat memeriksa setidaknya tiga pesawat Lion yang pada Selasa malam dan delapan lainnya segera. “Kami akan memeriksa satu per satu, dengan sistem dan hal-hal teknisnya,” katanya.

Sampai rekaman data penerbangan pesawat ditemukan dan penyelidikan diadakan, itu tidak mungkin kita akan tahu banyak tentang penyebab kecelakaan Senin, kata konsultan Penerbangan dan mantan pilot Alastair Rosenschein.

Rosenschein mengatakan sangat penting untuk menemukan black box dengan cepat karena pesawat yang jatuh itu adalah pesawat yang lebih baru. “Apa yang terjadi di sini mungkin dapat mempengaruhi model pesawat terbang yang sama di bagian lain dunia,” katanya. Sebelum ditemukan  kotak tersebut,  tidak mungkin  pihak yang berwenang akan dapat mengetahui apa yang menyebabkan pesawat jatuh.

Goelz mengatakan kecelakaan di Lion Air mengingatkan kepada para pejabat bahwa maskapai penerbangan membutuhkan peralatan pemulihan yang lebih baik. “Saya juga berpikir akan membutuhkan beberapa hari untuk menemukan perekam tanggal,” katanya, karena  sulit untuk menemukannya di lautan.

“(Ini) lagi menyoroti kebutuhan untuk perangkat pelacakan dan pemulihan yang lebih canggih.”***

Tags: BoeingBoeing 737 MAX 8jatuhjayakartanewsJT 610lion air
Share208Tweet130
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2017 JNews.

Go to mobile version