Boeing Berencana Rilis Upgrade Software untuk 737 MAX

 Boeing Berencana Rilis Upgrade Software untuk 737 MAX

JAYAKARTA NEWS –  Boeing Co mengumumkan, bahwa pihaknya sedang menyelesaikan pengembangan peningkatan perangkat lunak dan revisi pelatihan pilot untuk 737 MAX-nya.

Langkah itu dilakukan Boeing menyuaul jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines yang menewaskan 157 orang pada 10 Maret 2019 lalu.

Pada hari Rabu 31 Oktober tahun 2018 lalu, kecelakaan serupa juga terjadi atas pesawar Lion Air beberapa menit selepas landas dari Bandara Cengkareng (CGK) Tangerang. Pesawat yang jatuh di Perairan Laut Jawa, Kab Karawang, Jawa Barat itu menewaskan 125 orang, seluruh penumpang dan awaknya.

Menurut Boeing, pembaruan yang dimaksudkan adalah untuk membahas bagaimana sistem kontrol penerbangan pesawat terbang – Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS, Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver) – merespons masukan sensor yang salah.
Sebuah pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan oleh Ethiopian Airlines, jatuh tak lama setelah lepas landas pada 10 Maret, menewaskan semua 157 penumpang.

Maskapai Ethiopia mengatakan pada hari Minggu bahwa kecelakaan itu memiliki “kesamaan yang jelas” dengan kecelakaan Lion Air di Indonesia pada bulan Oktober, menurut analisis awal dari kotak hitam yang ditemukan dari puing-puing bencana 10 Maret. Kekhawatiran atas keselamatan pesawat menyebabkan otoritas penerbangan di seluruh dunia mendarat model.

Boeing telah bekerja pada peningkatan perangkat lunak untuk sistem anti-stall dan tampilan pilot pada 737 MAX, pesawat jet penjualan tercepat, menyusul kecelakaan Lion Air yang mematikan, dan telah mengatakan akan memperbarui pelatihan pilot juga.

Satu ide untuk pelatihan yang direvisi adalah kursus tambahan 10-15 menit menggunakan iPad yang akan menjelaskan perangkat lunak baru, kata  Dennis Tajer, juru bicara serikat pilot American Airlines dan yang juga pilot 737.

Namun, pelatihan pilot baru yang spesifik tidak diharapkan akan ditetapkan sampai perbaikan perangkat lunak dilakukan, kata sumber di Boeing.

Boeing berencana untuk merilis perangkat lunak yang ditingkatkan untuk 737 MAX-nya dalam seminggu hingga 10 hari kedepan, jelas sumber-sumber yang dekat  dengan masalah tersebut.

Sejauh ini Boeing tidak segera memberikan respon atas permintaan  komentar yang disampaikan.

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *