‘Kadet 1947’ – Film Berlatar Perjuangan tentang Calon Penerbang

 ‘Kadet 1947’ – Film Berlatar Perjuangan tentang Calon Penerbang

Adegan dalam film ‘Kadet 1947’ (foto : Temata Studios)

JAYAKARTA NEWS – Film berlatar sejarah dan perjuangan masih jarang dibuat di Indonesia. Bisa jadi karena marketnya sangat terbatas. ‘Kadet 1947’ produksi Temata Studios dan Celerina Judisari production yang didukung Legacy Pictures dan Screenplay Films yang akan beredar di bioskop seluruh Indonesia mulai Kamis (25/11) mencoba membuka jalan.

Meski bertema sejarah, film berdurasi 110 menit ini menawarkan elemen persahabatan, cinta dan proses pendewasaan karakter para kadet (calon penerbang) TNI AU yang terjadi saat Agresi Militer Belanda 1  tahun 1947. Terungkap cita-cita para pemuda menjadi penerbang guna mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Sutradara Rahabi Mandra dan Aldo Swastia juga menyelipkan konflik-konflik personal  diantara mereka dan unsur humor untuk menunjukkan sisi lain perjuangan yang terasa lebih relevan di pikiran anak muda. Mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian BUMN guna membangun rasa cinta tanah air, film ini justru memiliki daya tarik dari konflik dan perbedaan visi serta tugas penyerangan ke markas tentara Belanda.

Adegan dalam film ‘Kadet 1947’ (foto : Temata Studios)

Visualisasi serangan dan pertempuran dahsyat disuguhkan lewat CGI dengan menggunakan camera large format dari ARRI agar bisa menghasilkan gambar yang lebar dan terasa seakan-akan terjadi di depan mata. Unsur lain seperti penataan suara dan pencahayaan sangat mendukung dinamisnya adegan pertempuran di darat dan udara.

Dari sisi musik, original sound track (ost) bertajuk ‘Bakti’  (ciptaan Melly Goeslaw) yang dilantunkan penyanyi Anneth sungguh menyemangati para calon penerbang yang siap bertempur melawan penjajah. Para kadet calon penerbang dari Angkatan Udara ini melakukan serangan udara ke markas tentara Belanda di Semarang, Ambarawa dan Salatiga. Padahal, mereka belum piawai membawa pesawat. Namun, semangat dan rasa cinta yang besar untuk kemerdekaan Indonesia tetap berkobar dalam dada para kadet.

Memperoleh klasifikasi semua umur  dari LSF, ‘Kadet 1947’ dibintangi oleh Bisma Karisma (Sigit), Kevin Julio (Mul), Marthino Lio (Adji), Omara Esteghlal (Har), Wafda Saifan (Tardjo), Chicco Kurniawan (Dul), Fajar Nugra (Kaput) dan lain-lain menjadi pengalaman pertama berakting dalam film bergenre sejarah perjuangan  ini. Lihatlah sejumlah aktor menembak musuhnya dengan senapan, melempar granat dan menerbangkan pesawat yang disembunyikan dalam hutan.

Beberapa tokoh terkenal juga dimunculkan di film ini, seperti Bung Karno oleh Ario Bayu, Halim Perdana Kusuma diperankan Ibnu Jamil, Abdul Rahman Saleh oleh Ramadan Al Rasyid, Agustinus Adisucipto oleh Andri Mashadi, Soedirman oleh Indra Pacique dan Soerjadi Soerjadarma oleh Mike Lucock. Satu-satunya aktris adalah penampilan Givina  Lukita yang berperan sebagai Asih, pacar Sigit.

Hari ini atau tidak sama sekali adalah yargon yang ditanamkan kepada para kadet yang bermimpi jadi penerbang (dan sukses menyerbu markas Belanda), kini anak muda bisa memilih perjuangannya lewat bidang masing-masing. (pik)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *