Jailangkung Sandekala – Gabungkan Mitos, Ritual dan Drama Keluarga

 Jailangkung Sandekala – Gabungkan Mitos, Ritual dan Drama Keluarga

Titi Kamal di depan poster Jailangkung Sandekala (Foto: Dudut SP)

JAYAKARTA NEWS – Jailangkung adalah permainan mistis (memanggil roh) yang telah lama melegenda dan familiar di masyarakat. Namun, sutradara Kimo Stamboel membuat film ‘Jailangkung Sandekala’ ini bukan kelanjutan dari film-film Jailangkung sebelumnya.

“Film ini adalah reboot dari franchise Jailangkung. Bertema Sandekala. Sandekala adalah mitos tentang sejenis bangsa jin atau makhluk halus yang datang ketika pergantian sore dan malam untuk menganggu anak kecil yang masih bermain di luar rumah,” ujar Kimo Stamboel.

Segendang sepenarian dengan pendapat Wicky V Olindo selaku produser dari Sky Media mengatakan “Di film ini kami menggabungkan ritual jailangkung  dengan mitos sandekala  yang tak asing, kemudian ceritanya diperkuat dengan drama keluarga yang harus berhadapan dengan kehilangan seorang anak,” ungkap Wicky  V Olindo.

Teror supranatural jailangkung sandekala berpusat pada sebuah keluarga yang sedang melakukan perjalanan liburan ke luar kota. Tak disangka petaka datang ketika mereka membuat detour ke sebuah area danau wisata. Anak terkecil bernama Kinan tiba-tiba secara misterius menghilang tanpa jejak saat matahari terbenam.

Pemain dan sutradara (foto: Dudut SP)

Keluarga kecil tersebut putus asa mencari anak yang hilang di daerah yang terkenal mempunyai legenda dengan sebutan Sandekala. Hilangnya Kinan tak meninggalkan jejak, hanya sebuah boneka jailangkung yang mereka temukan di tengah pencarian mereka. Pelahan mereka terperangkap kedalam suatu keadaan yang tak mereka mengerti.

Film produksi Sky Media dan CJM ENM dan juga didukung oleh Rapi Films, Legacy Pictures dan Nimpuna Sinema yang diakurasi 13 tahun ke atas ini akan tayang di bioskop Indonesia mulai 22 September 2022. Deretan pemain yang memeriahkan film ini adalah Titi Kamal, Syifa Hadju, Dwi Sasono, Muzakki Ramdhan, Giulio Parengkuan, Teuku Rifnu Wikana dan lain-lain. (pik)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.