Duta KICKS: Semakin Genting, Setiap Hari 26 Wanita Meninggal karena Kanker Servics

 Duta KICKS: Semakin Genting, Setiap Hari 26 Wanita  Meninggal karena Kanker Servics

Hannah Al Rasyid–Duta Kicks–sedang berbicara tentang bahaya kanker servics–foto instagram hannah

Hannah Al Rasyid–Duta Kicks–sedang berbicara tentang bahaya kanker servics–foto instagram hannah

Jumlah wanita Indonesia menderita kanker servics semakin meningkat. Menurut data, setiap harinya 26 perempuan Indonesia meninggal karena penyakit ini. Hal ini, kata Hanna Al Rastid,  sangat mengerikan dan harus ditanggulangi, salah satunya lewat kampanye penyadaran kepada masyarakat yang terus menerus. Selain itu mengajak masyarakat untuk mencegah dengan melakukan vaksinasi HPV.

“Situasi semakin genting, semakin banyak wanita Indonesia meninggal karena kanker serviks,” ungkap Hannah Al Rasyid yang mengaku keputusannya menjadi Duta KICKS (Koalisi Cegah Kanker Serviks) merupakan salah satu keputusan penting yang ia buat dalam hidupnya.

“This was an important decision for me,” ucapnya. Karena dengan menjadi Duta, dirinya bisa ikut berperan mengingatkan bahaya kanker serviks yang dapat berujung pada kematian.

Sebagai publik figur dia diharapkan selain mengkampanyekan kesadaran para wanita tentang bahaya kanker serviks, juga mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk mau melakukan vaksinasi HPV. Vaksin HPV merupakan salah satu upaya untuk mencegah penularan human papillomavirus penyebab terjadinya kanker serviks.

“Saya sangat mengimbau teman-teman perempuan untuk mau melakukan tindakan pencegahan serviks sebelum terlambat. Antara lain dengan melakukan langkah-langkah preventif misalnya dengan melakukan deteksi dini dan vaksinasi HPV. Saya pun sudah melakukan vaksinasi pertama saya. Saya masih akan menjalani dua vaksinasi lagi,” ungkap pemeran Marni dalam mini serial garapan HBO Asia.

Pemeran film ‘Bulan Terbelah di Langit Amerika 2’ ini juga mengajak masyarakat untuk mendukung petis KICKS yang diinisiasi Ruben Onsu. Petisi tersebut, nantinya akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo agar ke depannya vaksinasi HPV bisa dijakan program imunisasi nasional.

“Dengan begitu harapannya generasi muda perempuan dapat terbebas dari kanker serviks. Sebagai perempuan yang aktif, kita bertanggung jawab atas kesehatan diri sendir,” ujar Hannah yang baru bergabung sebagai Duta Cegah Kanker Serviks Desember 2017 lalu.. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *