• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Friday, October 2, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Bank Dunia Komit Bantu Program Kesehatan RI

Bank Dunia Komit Bantu Program Kesehatan RI

admin by admin
June 18, 2018
in Kabar, Kesehatan
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Pengalaman dari Jamkesmas, program asuransi kesehatan terbesar, bisa membantu Indonesia lebih siap untuk memberikan asuransi kesehatan universal pada tahun 2019. (Josh Esthey/The World Bank)

BANK  Dunia komit untuk menggelontorkan pinjaman US$ 150 juta sebagai  dukungannya terhadap upaya   Indonesia dalam mengusahakan perawatan kesehatan primer  untuk seluruh  warganya melalui tata kelola, akuntabilitas, dan pelayanan di sektor kesehatan yang lebih baik.

Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia dalam pernyataan yang dimuat di laman Bank Dunia, menyebutkan bahwa  pinjaman baru sebesar US$ 150 juta itu akan digunakan untuk  Indonesian Supporting Primary Health Care Reform (I-SPHERE) Program , dimana  US$13,5 milyar akan dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Program Indonesia Sehat.

Bank Dunia mencatat, kondisi terkait sektor kesehatan di Indonesia  mengalami peningkatan pada tahun-tahun terakhir ini. Sebagai contoh.   angka harapan hidup meningkat, sementara terjadi penurunan angka kematian anak berusia di bawah lima tahun dari posisi 46 per 1.000 kelahiran pada 2002 menjadi 32 per 1.000 kelahiran pada tahun 2017. Indonesia juga menjadi salah satu negara yang memiliki  angka tertinggi di dunia untuk program asuransi kesehatan sosial pembayar tunggal, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Diperkirakan pada 2019 semua orang di Indonesia akan memiliki perlindungan di bawah JKN.

 

Namun Bank Dunia juga menyoroti  angka kematian ibu atau perempuan yang meninggal akibat proses kehamilan, persalinan, atau setelah melahirkan masih tergolong tinggi, yakni  126 per 100.000 kelahiran. Angka tersebut  mendekati level  rata-rata negara berpenghasilan rendah. Di pihak lain, Indonesia juga masih memiliki beban Tuberculosis ke dua tertinggi di dunia. Situasi ini menyebabkan  terjadinya lebih dari 10 persen kematian dini di Indonesia. Sejauh ini,  hanya sepertiga dari kasus yang terdeteksi.

“Kesehatan penting diperhatikan, agar Indonesia dapat memenuhi berbagai tujuan dimana warganya sehat dan makmur, memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi pada pertumbuhan dan perkembangan negara yang luar biasa,” kata Rodrigo A. Chaves, World Bank Country Director untuk Indonesia dan Timor-Leste.

“Kinerja pelayanan kesehatan primer yang lebih baik akan meningkatkan tingkat kesehatan dari negara ini, yang merupakan komponen kunci dari modal manusia yang penting untuk kesuksesan Indonesia,” tambahnya.

Beberapa bagian dari Program Kunci di antaranya termasuk peningkatan kinerja, kapasitas, dan akuntabilitas pemerintah dan fasilitas kesehatan lokal, dan juga meningkatkan standar nasional dengan memperkuat akreditasi perawatan primer. Pelayanan lokal yang lebih baik, katanya,  juga dapat dicapai dengan meningkatkan orientasi kinerja dari pendanaan kesehatan termasuk JKN.

“Indonesia berkomitmen untuk mencapai jaminan kesehatan universal. Namun, untuk dapat melakukan ini, perlu dibahas berbagai hal dalam tata kelola, akses terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu, dan pendanaan sektor kesehatan, yang merupakan fokus utama untuk Program ini, baik di tingkat nasional maupun lokal,” kata Nicholas Menzies, World Bank Senior Governance Specialist dan Vikram Rajan, World Bank Senior Health Specialist.

Dia menambahkan, program tersebut  akan berfokus kepada tiga provinsi tertinggal di Indonesia Timur: Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua. Ketiga wilayah itu kini sedang menghadapi tantangan atas  ketidakmerataan pada hasil upaya kesehatan dan akses terhadap pelayanan kesehatan primer yang bermutu, khususnya angka kematian anak berusia di bawah lima tahun, malnutrisi kronis, dan stunting.

Bank Dunia mengungkapkan, dukungan pihaknya  dalam sektor kesehatan di tanah air ini, merupakan komponen penting Kerangka Kerja Kemitraan Negara untuk Indonesia dari Grup Bank Dunia. Fokus program Bank Dunia adalah, pada prioritas pemerintah yang memiliki potensi perubahan besar.***

Tags: bank duniajayakartanewsJKNkesehatan
Previous Post

Mourinho : Meksiko Pantas Menang, Jerman Pantas Kalah

Next Post

Wawancara Capello: Real Madrid Arogan Bernegosiasi dengan Lopetegui

admin

admin

Next Post
Wawancara Capello: Real Madrid Arogan Bernegosiasi dengan Lopetegui

Wawancara Capello: Real Madrid Arogan Bernegosiasi dengan Lopetegui

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version