• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Asia Mampu Menghadapi Perang Dagang dengan AS

Asia Mampu Menghadapi Perang Dagang dengan AS

September 4, 2018
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

Indonesia 2–2 Thailand (4–2): Berkali-kali di Ujung Tanduk, Garuda Akhirnya Juara!

October 6, 2026
Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

October 5, 2026
Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

Presiden Prabowo Tegaskan TNI Harus Modern dan Adaptif Hadapi Beragam Ancaman

October 5, 2026
Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

Film 5cm: Revolusi Hati Siap Eksplorasi Keindahan Laut Indonesia

October 5, 2026
Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

Presiden FIFA Infantino: Kemajuan Sepak Bola Indonesia Luar Biasa, Peluang Gelar Event FIFA Makin Terbuka

October 5, 2026
Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

Kehadiran TNI di Tengah Masyarakat Jadi Bagian Kekuatan Gotong Royong yang Perlu Terus Dirawat

October 5, 2026
Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

Gentengisasi Terus Didorong untuk Gerakan Industri Genteng

October 5, 2026
Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

Tolak PT 5 Persen, Fahri Hamzah: Itu Demi Selamatkan Posisi Partai Besar, bukan Kepentingan Rakyat

October 5, 2026
Kementerian UMKM Targetkan Penyaluran KUR 2025 Sebesar Rp 300 Triliun

Rasio Kewirausahaan Indonesia Ditargetkan Meningkat Hingga Delapan Persen

September 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 6, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    You can now play Bill Gates’ first PC game and run over donkeys on your iPhone, Apple Watch

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    A beginner’s guide to the legendary Tim Tam biscuit, now available in America

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Oil spill off India’s southern coast leaves fisherman stranded, marine life impacted

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Rap group call out publication for using their image in place of ‘gang’

    Meet the woman who’s making consumer boycotts great again

    New campaign wants you to raise funds for abuse victims by ditching the razor

    Twitter tweaks video again, adding view counts for some users

    India is bringing free Wi-Fi to more than 1,000 villages this year

    Betterment moves beyond robo-advising with human financial planners

    People are handing out badges at Tube stations to tackle loneliness

    Trump’s H-1B Visa Bill spooks India’s IT companies

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

Asia Mampu Menghadapi Perang Dagang dengan AS

by admin
September 4, 2018
in Kolom
0
Asia Mampu Menghadapi Perang Dagang dengan AS
508
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Leo Patty

Beberapa bulan belakangan ini kita melihat Lira – Turki, Yuan – Tiongkok, termasuk Rupiah – Indonesia, mengalami penurunan tajam terhadap dolar AS. Kita perlu mengeluarkan uang hampir 15 ribu rupiah untuk membeli satu dolar. Kenapa?

Jawaban langsung adalah orang membeli dolar lebih banyak dari mata uang lokal, termasuk rupiah. Jadi permintaan dolar meningkat – orang melepas rupiah – sehingga mata uang lokal melemah. Tapi apa dibalik ini semua?

Mungkin saja Presiden AS Donald Trump secara mendasar sedang mencoba mengatasi dua hal paling penting dari ekonomi Amerika. Dia mencoba menghadapi ancaman terhadap dolar, yang mulai kehilangan status sebagai mata uang simpanan atau cadangan. Serta monopoli AS dibidang digital dan teknologi tinggi —- tidak heran AS sangat kencang dalam perlindungan hak cipta.

Kita lihat pertama-tama dolar. Status dolar sebagai mata uang simpanan kepercayaan dunia telah memberi jaminan bagi Amerika mendapat supremasi ekonomi. Negara lain harus mengekspor barang dan jasa untuk memperoleh dolar. Amerika hanya perlu mencetak saja dan bisa bebas membeli apa saja, juga properti, teknologi, atau membayar impor. Misalnya, Indonesia akan menghadapi inflasi besar-besaran jika berani mencetak uang untuk membayar atau membeli barang dan jasa. Amerika jelas tidak menghadapi masalah ini, dunia langsung menyerap dolar — karena status sebagai mata uang simpanan tadi.

Contoh lain, perdagangan Tiongkok – AS. Tiongkok menjual segala macam barang ke AS. Kemudian Amerika mencetak dolar dan memberikannya kepadaTiongkok, yang memperoleh dolar begitu banyak sampai-sampai tidak tahu untuk apa uang itu. Sehingga, Tiongkok menyimpan triliunan dolar AS dengan cara membeli surat utang dari Kementerian Keuangan AS atau membeli perusahaan dan properti di seluruh dunia.

Posisi dolar sebagai mata uang simpanan disebabkan oleh lebih dari 70% perdagangan dunia terjadi dalam dolar AS. Tampaknya agak aneh, karena kontribusi Amerika terhadap perdagangan dunia sebenarnya hanya sekitar 15% saja. Amerika melakukan ini, salah satunya, dengan cara memastikan transaksi perdagangan minyak mentah selalu dalam mata uang dolar. Bank-bank AS, yang beroperasi di seluruh dunia, juga memastikan bahwa kontrak ekspor – impor selalu dalam dolar dan bukan dalam mata uang negara pembeli atau penjual.

Karena itu, tidak heran AS menyerang Irak. Pemerintah AS mendapati Irak sedang mencoba melakukan transaksi ekspor minyak mentahnya dalam Euro dan mata uang lain. Mungkin karena inilah, tahun 2003 lalu, AS menyerang Irak dengan alasan Presiden Saddam menyimpan dan menggunakan Senjata Pemusnah Massal — yang tidak pernah ditemukan setelah perang berakhir.

Kedua, adalah dominasi AS dibidang digital dan teknologi maju. Tiongkok sangatlah mengancam keunggulan Amerika dibidang ini. Negeri Tirai Bambu ini juga sudah mencanangkan akan jadi pemimpin dunia dalam teknologi berbasis Kecerdasan Buatan pada tahun 2025. Trump sangat kuatir dengan kemungkinan AS kehilangan keunggulannya.

Kalau kita lihat kemajuan Tiongkok dalam perdagangan elektronik (e-commerce) —- contoh alibaba. Dan penguasaan pasar HP di banyak negara — contoh Xiaomi, Oppo, Vivo sudah meraja di Indonesia. Serta pelarangan Google dan Facebook untuk masuk ke Tiongkok. Semua ini jelas menjadi bagian penting, selain ekspor besar Tiongkok, alasan negeri ini jadi sasaran utama perang dagang AS.

Apalagi tarif AS terhadap barang impor dari Tiongkok tidak hanya mempengaruhi ekspornya ke AS, tetapi juga seluruh negara. Sebagian besar barang ekspor Tiongkok dihasilkan dari rantai pasokan yang bebas bea, dimana kelompok perusahaan, di berbagai negara, memproduksi komponen dan dirakit di Tiongkok. Langkah AS ini akan memperlambat jalannya barang karena membutuhkan persetujuan dari lembaga Bea Cukai. Akibatnya rantai pasokan bebas bea jadi kurang efektif. Amerika berpikir langkah ini akan menggoncang Tiongkok sehingga negara itu bersedia memberikan kompromi yang dikehendaki Washington.

Perang dagang dengan pengenaan tarif ini langsung menghantam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Amerika sebenarnya sejak 1995 sudah menandatangani kesepakatan di dalam kerangka WTO untuk menerapkan tarif sangat rendah, 3%. Maka langkah Trump menaikkan tarif telah merusak kredibilitas WTO, yang dituduh AS telah tidak adil terhadap Amerika.

Bagaimana Asia Menghadapinya?

Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana Asia menghadapinya ?

Saya melihat Tiongkok, Jepang, India, dan Indonesia adalah raksasa ekonomi Asia. Kalau saja keempat negara ini sepakat untuk berhenti menggunakan dolar AS  dan Euro tentunya dalam perdagangan antar mereka saja, maka akan memberi dampak luar biasa besar kepada perdagangan dunia. Apalagi jika Brasil di Amerika Selatan ikut serta.

Kekuatan ekonomi di Asia dan Amerika Selatan akan jadi kekuatan No 1 dunia. Dan dengan meninggalkan dolar AS  dan Euro sebagai mata uang perdagangan akan membuat negara-negara lain ikut serta. Otomatis dominasi AS dan Eropa dalam perdagangan dunia akan hilang dan kita akan melihat kesejahteraan lebih merata, karena kekayaan Amerika dan Eropa saat ini lebih banyak ditunjang oleh dominasi mata uang mereka.

Kelihatannya mendorong kesepakatan raksasa ekonomi Asia untuk menggunakan mata uang lokal dalam perdagangan internasional masih merupakan mimpi di siang bolong. Namun Trump, dengan kebijakan ‘America First’, akan mendorong kawasan lain berpikir ulang mengenai kerangka kerja ekonomi dunia dan menghendaki perubahan. Kita akan melihat di masa depan kesepakatan-kesepakatan perekonomian regional, yang mengarah pada pembebasan partisipannya dari ketergantungan akan mata uang Dolar AS dan juga Euro. ***

Tags: donald trumpjayakartanewskurs dollar ASperang dagangperang dagang asia versus amerika
Share203Tweet127
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

Sepanjang Januari-Awal Oktober KJRI Johor Bahru Deportasi 4.56 WNI/Pekerja Migran Indonesia

October 6, 2026
Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

October 6, 2026
Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

October 6, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2017 JNews.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2017 JNews.

Go to mobile version