• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Tuesday, September 29, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Kisruh di PT Asuransi Jiwasraya Makan Korban

Kisruh di PT Asuransi Jiwasraya Makan Korban

admin by admin
December 13, 2019
in Kabar
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jayakarta News – Kisruh finansial di perusahaan asuransi plat merah PT Asuransi Jiwasraya (Persero)  memakan korban. Salah satu Unit Manajer Agency bernama, Latin, SE mendapat surat pemecatan sepihak dari Jiwasraya. Pemecatan ini terkait tulisan yang dimuat pada laman blog kompasiana. “Iya, saya telah mendapat surat pemutusan sebagai Pekerja agen dari PT Jiwasraya. Bahkan hak dan benefit tidak dibayarkan,“ kata Latin kepada media, di Bekasi, Rabu lalu (11/12/2019).

Latin mengaku, selain surat pemutusan manajemen Jiwasraya juga memberinya surat pernyataan yang menyatakan  bahwa semua tulisan yang termuat dalam blog Kompasiana 8 Desember 2019 lalu adalah tidak benar. Bahkan, dalam surat itu, dirinya diperintahkan memberi klarifikasi. Namun, surat ini tidak ditandatanganinya. Ia diberi waktu 3 hari untuk melakukan itu.

Latin merupakan Unit manajer Agency (UM) yang prihatin atas kondisi finansial yang dialami perusahaan asuransi Jiwasraya. Keprihatinannya tersebut dia tuangkan dalam tulisan panjang dan mendalam yang dimuat dalam laman blog Kompasiana, 8 Desember lalu.

Dalam tulisannya, Latin mempertanyakan ketidakmampuan finansial Jiwasraya untuk membayar klaim para nasabahnya sebesar Rp 805 miliar. Menurutnya, penyelesaian krisis keuangan Jiwasraya yang awalnya hanya Rp 805 Miliar kini bertumpuk menjadi sebesar Rp 16,3 Triliun akibat adanya pembiaran  terlalu lama menunda tanpa solusi, tidak cepat tanggap mengambil suatu keputusan terlalu lama.

Lalu dia menyarankan solusi untuk membayar kewajiban tersebut dengan bekerja keras dan profesional untuk menggenjot premi income lebih besar, optimalisasi asset dan pertumbuhan investasinya. Latin menambahkan, kewajiban hutang itu harus diselesaikan dengan bekerja profesional. Bukan dengan berhutang.

Pada bagian lain tulisannya, Latin membandingkan kinerja Dirut Jiwasraya Hexana Tri Sasongko dengan Dirut Jiawasraya sebelumnya, Hendrisman Rahim. Dia menulis, pada saat Hendrisman memimpin Jiwasraya (2008-2018) yang dilakukan adalah mengejar Income premi sebesar-besarnya dan tetap berinovasi produk. Lalu menggenjot pertumbuhan Hasil Investasi dan Mengejar Laba Perseroan  mencapai profit maksimal. Tidak dengan cara membuka hutang baru.

Di sisi lain, Latin mengkritik kinerja kepemimpinan Dirut Jiwasraya Hexana Tri Sasongko. Latin menilai, pada masa kepemimpinan Hexana, pendapatan Income premi kecil dampak dari banyak produk ditutup dan mem-PHK para pekerja distribusi PK. Selain itu, hasil investasi menurun seiring dengan income premi perusahaan yang sangat kecil.

Pada bagian lain, Latin juga menilai perushaan mengalami kerugian cukup dalam, bisa lebih besar kewajiban dari pada income premi yang dibukukan. Ini berdampak tidak terpenuhinya kewajiban jangka  panjang dan jangka pendek seperti delay payment Rp 805 Miliar. Dia juga mengungkapkan menyelesaikan kewajiban delay payment klaim sebesar Rp 805 Miliar dengan cara berhutang & membuka hutang baru buat menutupinya dengan menerbitkan MTN Rp 500 Miliar, hutang bank Rp 1,7 Triliun, hutang BUMN karya Rp 1,4 Triliun menjadi total hutang baru sebesar Rp 3,6 Triliun.

Tulisan tersebut membuat kuping panas manajemen pusat PT Jiwasraya. Sehingga mereka pun mengambil tindakan sewenang-wenang terhadap Latin yang telah bekerja di Jiwasraya selama 3 tahun. (*/PR)

Tags: jayakartanewsjiwasrayapt asuransi jiwasraya
Previous Post

Dampak Hanura Gagal Lolos PT 4 %

Next Post

Pelatihan Kader Lingkungan PP Muhammadiyah

admin

admin

Next Post
Pelatihan Kader Lingkungan PP Muhammadiyah

Pelatihan Kader Lingkungan PP Muhammadiyah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version