Kisah Putri Ariani, Penyanyi Tunanetra Cilik Bersuara Emas

 Kisah Putri Ariani, Penyanyi Tunanetra Cilik  Bersuara Emas

Putri Ariani dan penyanyi lainnya pendukung official song Asian Para Games 2018–foto instagram putriariani

Putri Ariani dan penyanyi lainnya pendukung official song Asian Para Games 2018–foto instagram putriariani

“Alhamdulilah…Putri amat sangat senang sekali menjadi bagian dari Asian Para Games 2018. Semoga Putri juga bisa sukses ke depannya. Amin. YRA” Tulis Putri Ariani di akun Instagramnya selepas konferensi pers terkait theme song Asian Para Games yang berjudul ‘Song of Victory’ di GBK. Untuk lagu ‘Song of Victory’ itu Putri berdendang bersama sejumlah penyanyi papan atas seperti Once Mekel, Armand Maulana, Maudy Ayunda, Tompi, dll.

Menjadi salah satu penyanyi resmi pendukung Asian Para Games 2018 merupakan kebanggaan tersendiri bagi Ariani Nisma Putri–begitu nama lengkap Putri— penyanyi cilik yang buta sejak lahir. Baginya adalah hal membahagiakan jika dunia bisa melihatnya  bernyanyi meski dirinya tidak dapat melihat dunia.

“Putri memang tidak bisa melihat dunia, tapi Putri ingin dilihat dunia bahwa anak-anak difabel bisa dan mampu berkarya,” ungkap  penyanyi cilik bernama lengkap Ariani Nisma Putri, ini. Ia mengaku sangat bahagia, terharu dan bangga, karena tidak menyangka diberi kesempatan untuk menyanyikan lagu Song of Victory, official theme Asian Para Games 2018. Dalam menyanyikan lagu ini, Putri berkolaborasi dengan penyanyi papan atas seperti Maudy Ayunda, Armand Maulana, Once Mekel, dll.

Putri Ariani dan Once Mekel–instagram putri ariani

Lagu ini, kata Putri yang kini berusia 12 tahun bercerita tentang kesetaraan dan penghapusan diskriminasi untuk penyandang difabel seperti dirinya. “Semoga suara Putri bisa membangkitkan semangat para atlet yang akan berjuang khususnya dan teman-teman difabel pada umumnya. Semoga teman-teman difabel lebih percaya diri lagi untuk menjadi dirinya sendiri dan meraih mimpi setinggi-tingginya,” kata pemenang Indonesia Got Talent 2014 ini.

Kisah Putri boleh dibilang adalah sebuah kisah mengharukan dari seorang anak tunanetra. Putri lahir saat usia kandungan ibunya baru enam bulan. Karena kelahiran prematur, Putri pun terpaksa harus menginab di incubator selama tiga bulan. “Ternyata setelah keluar dari rumah sakit ada masalah pada penglihatannya. Ada kerusakan pada mata, Putri tidak bisa melihat,” ungkap sang ayah, Ismawan Kurnianto. “Dulu dokter sempat bilang, mau pilih mana Ibunya atau anaknya. Saya pikir Tuhan pasti punya rencana dengan kejadian ini,” tambahnya.

Anaknya, kata Ismawan, telah memperlihatkan bakat menanyinya sejak usia dua tahun. Kala itu, ucapnya, Putri sudah mampu menirupa lagu secara tepat. Sebagai orangtua, tentu dirinya dan istri, sangat mendukung bakat anaknya. Karena itu ketika Putri ingin ikut ajang  Indonesia Got Talent 2014, ia pun mendukung, meski ketika itu Putri baru berusia delapan tahun. Tak sia-sia, Putri dengan suara emasnya mampu tampil cemerlang dan menundukkan hati para juri yang selalu memberinya aplaus setiap kali habis bernyanyi.

Penyanyi kelas dunia seperti Anggun C Sasmi dibuatnya tercengang ketika dengan suaranya yang merdu menyanyikan lagu hits Beyonce berjudul ‘Listen’. Padahal lagu ini tergolong sulit. Kepada Putri, Anggun pun menyatakan salutnya, karena dirinya pun kesulitan menyanyikan lagu Beyonce itu. “Tapi nyatanya Putri bisa membawakannya dengan sangat baik,” ujar Anggun terharu.

Sejak memenangkan ‘Indonesia Got Talent 2014’, Putri Ariani pun mulai mewarnai panggung-panggung hiburan Tanah Air. “Saya bersyukur memiliki anak seperti Putri. Ada satu kata yang membuat saya sangat terharu yakini, ‘Pa, walaupun Putri Nggak bisa melihat, tapi Putri ingin bisa dilihat (menyanyi) oleh banyak orang,” tutur Kurnianto.

Anaknya, kata Kurnianto, masih perlu banyak belajar termasuk dalam hal peningkatan kualitas suara untuk bisa eksis di industri musik Indonesia. Itu sebabnya Putri yang piawai bermain piano, berlatih dengan keras. Obsesi Putri adalah dikenal oleh masyarakat secara luas. Ini bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi juga memberi motivasi kepada teman-temannya penyandang disabilitas untuk bisa percaya diri dan menghasilkan karya.***/cybertokoh

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.