Kemah Pers Indonesia di Pulau “Mangga” Sibandang

 Kemah Pers Indonesia di Pulau “Mangga” Sibandang
Huta Ginjang adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). (Foto Pesta Valentina Manulang)

Jayakarta News – Istilah pentahelix telah merambah stakeholder pariwisata di Sumatera Utara. Secara sederhana, pentahelix adalah satu bentuk sinergitas antarpara pihak. Dalam konteks ini, pentahelix merupakan konsep pembangunan, di mana unsur akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah dan media bekerjasama untuk mencapai peningkatan dan percepatan pembangunan di bidang pariwisata.

Diawali inisiatif insan pers yang tergabung dalam Dewan Pengurus Daerah (DPD) Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) hendak menggelar hajat kreatif berupa Kemah Pers Indonesia (KPI). Bak gayung bersambut, Danau Toba dihajat menjadi “Bali Kedua” dalam konteks menjadi destinasi wisata utama, tidak saja untuk tingkat regional, tetapi juga di tingkat nasional, bahkan internasional, seperti halnya Bali.

Alhasil, digalanglah kerjasama untuk mendukung pengembangan Danau Toba. Pengurus DPD SPRI Sumut pun merajut kerjasama dengan otoritas Geopark Kaldera Toba. Pembicaraan pun berlangsung antara pengurus DPD SPRI Sumut dengan General Manager (GM) Geopark Kaldera Toba, DR. Ir. Wan Hidayati, MSi.

Pertemuan menjadi sangat produktif. Wan Hidayati bahkan mengusulkan sejumlah kegiatan untuk mengisi KPI antara lain dengan menelusuri (go trail) beberapa titik di antara 16 geosite yang ada di kawasan Danau Toba, lalu melukis di titik-titik yang dikunjungi.

“Kan teman-teman pers biasanya menulis, nah kali ini kita coba menuangkan gagasan dan imajinasinya dengan melukis, bukan menulis,” ujar Hidayati. Selain itu juga, ia juga mengusulkan lokasi kemah digelar di Taman Sipinsur yang berada di Kabupaten Humbang Hansundutan (Humbahas). Lokasi itu diusulkan karena keindahan pemandangan di sana.

Atas masukan Wan Hidayati, panitia KPI pun melakukan survei ke Taman Sipinsur. Sampai tahap itu, panitia telah menetapkan penyelenggaraan KPI pada tanggal 14 – 16 November 2019.

Pulau Sibandang berada di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). (Foto. Istimewa)

Di tengah perjalanan menuju pelaksanaannya, terjadi perubahan tempat. Lokasi KPI dipindah dari Taman Sipinsur ke Pulau Sibandang yang terletak di Tapanuli Utara (Taput). Keputusan itu menjadi bulat, manakala GM Kaldera Toba pun menyetujui pemindahan itu.

Pangkal perubahan lokasi KPI terjadi saat Ketua Panitia Devis Karmoy bersama Sekretaris Otti Batubara dan Bendahara Lies Ambarsari beraudiensi dengan Bupati Tapanuli Utara, Drs Nikson Nababan. Setelah mendengar paparan KPI, Bupati Nababan meminta kiranya KPI dapat diselenggarakan di Pulau Sibandang.

Bukan semata-mata mengusulkan Pulau Sibandang, lebih dari itu Bupati Nababan mengajukan masukan yang sangat penting dalam konteks pembangunan kepariwisataan Danau Toba secara menyeluruh. Selama ini, Pulau Sibandang nyaris tak dikenal oleh masyarakat di luar Sumatera Utara. Pengetahuan umum, Danau Toba senantiasa disandingkan dengan Pulau Samosir.

Padahal, di samping Pulau Samosir, ada Pulau Sibandang yang merupakan pulau kedua terbesar setelah Samosir. Seperti halnya Samosir, maka Sibandang pun bagian tak terpisahkan dari peristiwa letusan gunung Toba yang maha dahsyat ribuan tahun lalu. Sayangnya, dalam kerangka pengenalan Danau Toba sebagai “Bali Kedua”, Pulau Sibandang nyaris tak bergema. Alhasil, dengan diselenggarakannya KPI di Pulau Sibandang, diharap pulau yang memiliki nilai historis itu ikut terangkat.

Bukan hanya Sibandang, masyarakat dunia juga harus tahu, bahwa selain Samosir, sebenarnya masih banyak pulau-pulau di Danau Toba. Antara lain Pulau Pulau Simamora dan Pulau Sihombing. Tetapi yang berpenghuni memang hanya Samosir dan Sibandang. Sibandang, Simamora, dan Sihombing adalah tiga pulau yang letaknya berdekatan.

Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, bersama tim panitia pelaksana KPI Ketua, Devis Karmoy, Sekretaris Otti Batubara dan Bendahara Lies Ambarsari. (Foto. Ist)

“Bupati Taput mengatakan, melalui Kemah Pers Indonesia, tulisan para wartawan bisa betul-betul objektif, karena berada di lokasi geosite. Pak Bupati tahu bahwa tulisan wartawan bisa meneruskan sejarah geopark, sehingga sangat tepat titik kumpul dan pelaksanaan Kemah Pers Indonesia ini di Pulau Sibandang,” ujar Devis mengutip pernyataan Bupati Tapanuli Utara, Jumat (1/11)

Ditambahkan, Pulau Sibandang juga memiliki news values yang tinggi, sehingga layak jika KPI diselengggarakan di sana. Apalagi, kawasan itu termasuk Geosite Kaldera Toba (GKT). “Tulisan-tulisan para wartawan nantinya akan menjadi catatan sejarah tersendiri yang bisa menjadi referensi turun-temurun,” tambah Bupati.

Ihwal kelayakan, Bupati menilai tidak ada persoalan. Sebab, lokasi perkemahan sudah tersedia. Bahkan, pernah digunakan kemah mahasiswa Universitas Sumatera Utara. Di samping, bisa juga menginap di rumah warga ala homestay. “Dengan begitu, kemah ini sarat nilai religi dan budaya, sehingga ruh KPI bisa benar-benar didapat di sini,” tambahnya.

Para wartawan nanti bisa mewawancarai penduduk. Termasuk, menggali informasi ihwal Pulau Sibandang terbentuk akibat letusan kedua Gunung Toba. Wartawan juga bisa melihat langsung keramahtamahan masyarakat Pulau Sibandang.

Bahkan, Bupati menyarankan agar peserta kemah berjalan kaki mengitari Pulau Sibandang. Waktu tempuh yang dibutuhkan hanya satu jam untuk mengitari pulau itu. “Supaya bisa melihat tumbuhan-tumbuhan endemik. Termasuk pohon mangga mura yang hanya ada di Pulau Sibandang. Inilah pulau yang dikelilingi pohon mangga,” ujar bupati seraya menambahkan, “bahkan pohon mangga tertua juga ada di sana.”

Bagi wartawan yang tertarik menulis tema budaya, bisa mendatangi Kecamatan Simangunban, perbatasan Tapsel dan Taput. Di sana, terdapat prasasti-prasasti yang usianya lebih tua dari prasasti yang ada di Pulau Samosir.

Ketua Panitia KPI yang juga Ketua DPD SPRI Sumut, Devis Karmoy sangat mengapresiasi masukan Bupati Taput itu. “Tentu  kita panitia sangat senang ya, pertama  berterima kasih telah diterima beraudiensi, lalu setelah bertemu memberikan penjelasan maksud dan tujuan dari KPI, langsung Bupati Nikson Nababan memberikan tanggapan positif, lalu menyarankan agar dibuat di Pulau Sibandang,” jelas Devis. (Monang Sitohang)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *