Kaum Disabilitas Sumbang Peralatan Covid-19

 Kaum Disabilitas Sumbang Peralatan Covid-19

Sejumlah perlengkapan untuk mencegah meluasnya Covid-19 dari kaum disabilitas diterima oleh Khofifah. (foto: poedji)

Jayakarta News – Penyandang disabilitas yang tergabung dalam Yayasan Asosiasi Masyarakat Peduli Warga Negara Berkebutuhan Khusus (Amali WNBK) Indonesia, ikut berpartisipasi dalam pencegahan Covid-19.

Mereka memberikan bantuan kepada Pemprov Jatim berupa masker medis sebanyak 160 biji, Handsanitizer per 100 ml sebanyak 20 botol, dan sarung tangan 300 pcs. 

Andi Rachmadi sebagai Ketua Umum Amalia WNBK di Gedung Negara Grahadi, Jumat (24/4) petang mengatakan, banyak orang yang beranggapan bahwa orang yang berkebutuhan khusus sebagai orang yang hanya membutuhkan bantuan saja.

“Namun dengan wabah Corona saat ini, mereka ingin ikut berperan  membantu Pemprov Jatim dalam pencegahan Corona,” katanya.

Bantuan tersebut merupakan dana yang disisihkan dari penjualan makanan olahan hasil kreativitas para penyandang disabilitas, seperti donat, roti Maryam, dan minuman jamu sinom.

Dikatakan Andi, hasil makanan olahan mereka selain dijual di RS Haji dan dr Soetomo juga di jual melalui online dengan nama kedaidisabilitas yang beralamat di Jalan Sampurna 27 Kalisosok Surabaya.

“Sejak adanya wabah Corona ini, para anak asuh yang ikut magang di RS Haji dan dr Soetomo juga merasakan dampaknya, harapan kami semoga wabah Corona ini segera berakhir,” harapnya.

Dalam pada itu Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan ucapan terima kasihnya dan memberikan apresiasinya kepada para disabilitas atas partisipasi bantuan, karena ditengah pandemi covid-19 masih bisa berinovasi membuat donat yang hasil penjualannya disisihkan untuk berkontribusi dalam penanganan covid-19. 

“Mudah-mudahan niat baik mereka berseiring dengan kedisiplinan yang lain. Dengan disiapkan handsanitizer serta masker berapapun kalau masing-masing orang tidak disiplin akan sia-sia. Mudah-mudahan apa yang mereka lakukan bisa menggugah lebih tinggi lagi kedisiplinan masyarakat, jangan berkerumun saat masih pandemi cobid-19,” katanya. (poedji)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *