YPA-MDR Hadirkan Guru Muda Garda Depan (GMGD) di NTT

 YPA-MDR Hadirkan Guru Muda Garda Depan (GMGD) di NTT

Diskusi virtual Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim (YPA-MDR), “Membangun Sinergitas, Membangun Pendidikan Indonesia”, Kamis (24/6). (Foto/Ist)

JAYAKARTA NEWS – Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim  (YPA-MDR) kembali melakukan Program Guru Muda Garda Depan (GMGD). Program ini  menghadirkan guru-guru muda yang mempunyai semangat tinggi untuk memajukan pendidikan Indonesia khususnya di wilayah prasejahtera.  

Program ini  diselenggarakan dalam rangka terciptanya misi besar YPA-MDR untuk meningkatkan  mutu pendidikan di wilayah prasejahtera dengan menghadirkan guru-guru muda yang  mempunyai kompetensi dan idealisme memajukan pendidikan di Indonesia.  Demikian menurut Ketua Pengurus YPA-MDR, Herawati Prasetyo dalam diskusi virtual berjudul Membangun Sinergitas, Membangun Pendidikan Indonesia, Kamis (24/6).

Herawati juga mengatakan, “Peserta program ini nantinya akan ditempatkan di sekolah-sekolah binaan yang berlokasi di Kabupaten Rote Ndao di Kecamatan Rote Barat pada akhir bulan Juni tahun ini. Program ini merupakan salah satu upaya kami untuk  menjadikan Kecamatan Rote Barat menjadi “Kecamatan Cerdas – Berprestasi” serta  akselerasi sekolah unggul. Kehadiran guru-guru muda ini diharapkan menghasilkan  peserta didik yang berkualitas dalam bidang akademik, berkarakter positif dan  mempunyai kecakapan hidup serta melestarikan seni budaya daerahnya.”

Alumni Program GMGD angkatan pertama, Henry Alvredh yang juga hadir dalam acara tersebut, mengakui banyak manfaat yang diperolehnya setelah mengikuti program guru muda dari YPA-MDR ini. “Berbagai inovasi kami lakukan untuk dapat meningkatkaan kemampuan siswa dan memberikan dampak positif terhadap kemajuan pendidikan di sekolah,” ujar Henry.  

Sebelumnya, proses perekrutan dan seleksi dilakukan pada bulan Mei dan terpilih sebanyak 16 orang peserta sebagai angkatan kedua GMGD. Para peserta terpilih akan mendapatkan pelatihan secara intensif meliputi berbagai materi utama yaitu School Collaboration System (SCS), Pedagogi, Karakter, Profesionalisme Guru, Kurikulum  2013 dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) bekerja sama dengan berbagai  narasumber yang kompeten dibidangnya.  Melalui program Guru Muda Indonesia, YPA-MDR menargetkan adanya perubahan  sikap positif Siswa, Guru, Kepala Sekolah, dan berbagai aktor pendidik terkait.

Kontribusi YPA-MDR untuk Pendidikan Indonesia

YPA-MDR berdiri sejak tahun 2009. Yayasan ini secara khusus didirikan dan dimiliki oleh PT Astra International Tbk  sebagai pelaksana kontribusi sosial berkelanjutan bidang pendidikan. Sekretaris Pengurus YPA-MDR, Kristanto menyampaikan, sekolah-sekolah dan anak didik binaan YPA-MDR dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Total sekolah yang menjadi binaan YPA MDR  tahun 2021  sudah mencapai 110 sekolah dengan  jenjang SD, SMP dan SMK/SMA.  Tersebar di 13 kabupaten, yaitu Kabupaten Lampung Selatan, Serang,  Tangerang, Bogor, Majalengka, Kapuas, Kutai Barat, Barito Utara, Bantul, Gunung Kidul,  Pacitan, Kupang dan Rote Ndao, di wilayah pra sejahtera dan 4 T (Terluar, Terdepan, Tertinggal dan Terdalam).  Dengan jumlah Guru sebanyak 1.522 dan siswa binaan  23.957, Kristanto menjelaskan, “Pembinaan YPA-MDR terfokus pada peningkatan kualitas SDM Sekolah. Peserta program GMGD yang terpilih diangkatan kedua ini  nantinya akan mendidik, mengajar dan membimbing  siswa binaan YPA-MDR untuk turut meningkatkan mutu  pendidikan Indonesia di wilayah prasejahtera.” 

Dijelaskan pula, YPA-MDR menjadi lembaga yang tujuannya mewujudkan Sekolah  Unggul di daerah prasejahtera dan mampu mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas sebagai agent of change menuju masyarakat sejahtera. “Pola  pembinaan yang dilakukan berdasarkan 4 Pilar, yang meliputi Pilar Akademis, Pilar  Karakter, Pilar Kecakapan Hidup dan Pilar Seni Budaya. YPA-MDR juga  memberikan bantuan berupa sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar  sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ujar Kristanto yang akan selesai masa baktinya di tanggal 30 Juni ini dan digantikan Wedijanto Widarso.*** (mel)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *