World Cleanup Day 2019: Lions Club Berantas Sampah Plastik

 World Cleanup Day 2019: Lions Club Berantas Sampah Plastik

Lion Club Indonesia gelar aksi bersih-bersih sampah, Sabtu (21/9/2019)–foto istimewa

Lion Club Indonesia lakukan bersih-bersih sampah plastik, Sabtu (21/9/2019)–foto istimewa

JAYAKARTA NEWS— Sedikitnya 157 negara termasuk Indonesia mengadakan bersih bersih bersama guna memberantas sampah Plastik  yang mengancam kehidupan manusia. Bersih-bersih Lingkungan khususnya dari sampah plastik yang sulit di daur ulang ini merupakan concern negara-negara di dunia ini menuju zero waste.

‘’Program aksi  bersih bersih bersama atau World Clean Up Day tahun ini dijadikan momentum bagi  negara di dunia termasuk Indonesia dalam memberantas sampah plastik yang mengancam kehidupan manusia. Indonesia melakukannya di seluruh provinsi, khususnya DKI Jakarta digelar Lions Club Indonesia di lima wilayah Jakarta, Sabtu(21/9) kemarin’’ucap Erma Zein, Presiden Lions Club Magnolia.

Aksi Bersih-Bersih Dunia atau World Cleanup Day 2019 digelar di Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (21/9)/2019). Sedikitnya ada  1.000 orang ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang digelar serentak di lima wilayah kota di Jakarta ini.

Presiden Lions Club Magnolia Erma Zein mengatakan Aksi Bersih-Bersih Dunia itu tidak hanya digelar secara serentak di lima wilayah kota di Jakarta tapi juga di seluruh dunia.

Pada kesempatan itu masyarakat dari seluruh lapisan seperti komunitas, anak sekolah hingga anggota Lions Club yang turut berpartisipasi, jumlah mencapai hampir 1.000 orang. Selain memberikan edukasi masyarakat yang ada di sekitar lokasi, mereka juga mengajak mencari sampah dan memilahnya untuk kemudian dikumpulkan sesuai jenisnya.

“Kita mengajak teman-teman cari sampah, yang mana sampah plastik yang mana organik. Jadi ada penimbangan juga setelah kita ambil, setelah itu diberikan ke lingkungan kebersihan setempat,” ujar Erma Zein.

Hasilnya ada ratusan kilogram sampah yang dikumpulkan dari masyarakat saat kegiatan itu. Kedepan adanya kegiatan itu diharapkan bisa mengurangi penggunaan sampah plastik. “(Sampah) yang dihasilkan cukup banyak ratusan kilo, persisnya saya lupa, ada sampah plastik, ada sampah kertas, rumah tangga karena kita datangi rumah tangga sekalian edukasi,” katanya. 

Sementara itu, di wilayah Jakarta selatan misalnya,  terlihat beberapa warga Negara asing beserta keluarganya bergabung dengan sekitar 800 orang lainnya  turut memungut sampah,  memilahnya sesuai kategori yang ditetapkan,  melakukan pengumpulan dan penimbangan untuk kemudian dikirim ke bank sampah  supaya bisa dipilah pilah kembali  dan didaur ulang agar menghasilkan zero waste.

Peringatan World Clean Up Day-2019, kata Humas Lions Club Ernawati Siahaan, merupakan aksi bersih-bersih terbesar d dunia yang diharapkan mampu membawa perubahan  signifikan bagi lingkungan, sehingga  apa yang menjadi program pemerintah apapun bentuknya bisa terwujud dan terlaksana dengan baik apabila dilakukan secara bersama-sama. Bersinergi dengan  lembaga ataupun organisasi sosial kemasyarakatan lainnya. Tahun  lalu Indonesia telah mendapatkan  penghargaan tingkat dunia terkait masalah  kebersihan  lingkungan.

Kegiatan  bersama  membersihkan lingkungan bahkan penghijauan dengan penanaman  pohon dilakukan   berbagai organisasi yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan  dan relawan serta perorangan yang jumlahnya mencapai 13 juta orang di seluruh Indonesia. Untuk ini, Lions Club   bergandengan tangan  dengan  pemerintah setempat guna  menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali yang ikut dalam aksi ini mengaku sangat mengapresiasi seluruh pihak.  Dirinya berharap ke depan kegiatan seperti ini rutin dilakukan. “Kebersihan itu sebagian dari iman,  maka kita harus menjaga kebersihan. Makanya pada aksi bersih-bersih ini kami bahagia sekali bisa berkumpul dengan 600 orang dalam satu titik ini, untuk sebuah acara Cleanup Day,  bersih-bersih Jakarta,” kata Marullah.

Menurutnya, banyaknya masyarakat yang terlibat dalam kegiatan bersih-bersih ini, menunjukkan bahwa banyak yang peduli dengan lingkungan.

“Dulu paradigma di masyarakat , ‘buang lah sampah pada tempatnya’. Sekarang harus diubah menjadi ‘jangan nyampah, atau bawalah sampah mu ke rumah mu’. Dengan begitu, orang akan semakin enggan menyampah,” tambah Walikota Jakarta Selatan itu.

Sementara itu Vice District Governor 307A1 Lions Clubs Indonesia, Evi Pohan menyampaikan, hari ini adalah hari yang tepat sekali bagi member Lions Club International terutama Indonesia untuk bersama dengan seluruh dunia melakukan protect enviroment dengan aksi bersih-bersih.

“Kami berharap kegiatan yang dilakukan  para Lions ini bisa menjadi contoh bagi warga Jakarta, terutama mengenai bagaimana harus memelihara lingkungan hidup sekitar masing-masing.  Jika wilayah bersih tentu segala penyakit akan terhindar, “kata Evi Pohan.

Brian, salah seorang turis dari Australia, mengaku senang dengan kegiatan ini.  Ia menilai kegiatan bersih-bersih, harus bisa diterapkan setiap saat. “Kami sangat mendukung sekali kegiatan ini, karena bagus sekali, terutama untuk mengurangi sampah plastiknya. Makanya saat saat melintas ada aksi ini saya ikut sambil membawa kantong,” kata Brian. ***ks

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *