• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Saturday, October 3, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Satgas Covid-19 Minta PSSI Taati Protokol Kesehatan

Satgas Covid-19 Minta PSSI Taati Protokol Kesehatan

admin by admin
July 25, 2020
in Kabar, Sport
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jayakarta News – Dunia sepakbola baru saja mendapat angin segar, bahwa kompetisi segera diputar kembali. Informasi ini disampaikan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan usai beraudiensi dengan Ketua Satgas Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo, di Graha BNPB, Rabu (22/7/2020).

Salah satu pernyataan Iriawan di laman pssi.org menyatakan, “Dalam konsep kami, tentunya protokol kesehatan nomor satu. Yang kedua karena ini kompetisi pada masa Covid-19 tentunya kita mengikuti beberapa liga yang ada di dunia yaitu tanpa penonton. Pak Doni Monardo menyepakati atau memberikan izin kepada kami untuk itu, namun protokol kesehatan tentunya menjadi yang utama dalam hal ini.”

Beberapa hari kemudian, berita itu sepertinya sudah diluruskan, dan sudah tidak ada lagi pernyataan “Pak Doni menyepakati atau memberikan izin kepada kami….(dst)”.

Pernyataan Mochamad Iriawan (yang sudah dihapus itu), kemudian diluruskan oleh Egy Massadiah, Tenaga Ahli BNPB bidang media, yang juga anggota Satgas Covid-19. “Satgas mendukung, bukan memberi izin. Satgas mendukung dengan syarat protokol kesehatan dijalankan,” ujar Egy kepada Jayakarta News, hari ini (25/7/2020).

Lebih lanjut pria kelahiran Makassar itu menambahkan, bahwa secara umum, pemerintah mendorong pemberlakuan adaptasi kehidupan baru di tengah pandemi Covid-19. Yang terjadi kemudian, sejumlah sektor yang bisa menggerakkan roda ekonomi, perlahan-lahan dipulihkan, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Karenanya, jika PSSI berkehendak menggulirkan kompetisi, pun diberlakukan ketentuan tadi. Mengutip pernyataan Doni Monardo, Egy mengatakan, “Satgas mendukung liga bergulir namun dengan syarat menerapkan protokol kesehatan dan akan mendukung dengan memberikan bantuan swab test kepada PSSI. Selain itu pertandingan harus tanpa dihadiri penonton karena tidak ada yang bisa menjamin keselamatan para penonton. Ditakutkan terjadi kontak erat dengan salah satu orang yang terpapar Covid-19 yang hadir di stadion.”

Lebih lanjut, jika kompetisi digelar, Doni berharap kepada PSSI untuk mengajak supporter menyaksikan pertandingan di rumah saja, dan mengajak pemain sepakbola untuk melakukan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan di era Covid-19. Doni meminta kepada komunitas bola menjadi pahlawan kemanusiaan dengan melakukan edukasi kepada semua orang untuk selalu menjalankan protokol kesehatan.

“Jadi sekali lagi, tidak ada kata-kata ‘memberi izin’, tetapi menyetujui. Restu dan izin beda. Sebab, perizinan sebuah event, termasuk sepakbola ada aturan penyelenggaraan yang sudah baku. Jadi mestinya, setelah mendapat persetujuan Satgas, selanjutnya PSSI yang mengurus perizinan,” kata Egy.

Mengingat kondisi satu daerah dengan daerah yang lain berbeda, maka bisa jadi kebijakan perizinan pun akan berbeda. Jika suatu daerah dalam kondisi yang relatif terkendali, ada kemungkinan aparat mengeluarkan izin. Sebaliknya, untuk daerah yang masih sangat tinggi tingkat paparannya, bisa jadi tidak akan diizinkan. “Itulah makna protokol kesehatan dalam era adaptasi kehidupan baru,” tandas Egy.

Sementara itu, dari Surabaya dikabarkan, Persebaya menjadi klub pertama yang bereaksi negatif atas pernyataan PSSI. Presiden Persebaya Azrul Ananda menolak mengikuti kompetisi yang sedia diputar Oktober 2020. Alasannya, belum ada protokol kesehatan dan prosedur-prosedur yang jelas. Sejumlah klub lain juga memberi isyarat sama. Menolak.

Terlebih, kondisi Surabaya yang masih terbilang sangat rawan. “Betapa pun, kesehatan pemain bola dan masyarakat umum, adalah lebih utama. Belum tentu juga pemain-pemain asing, diizinkan datang ke Indonesia,” ujar Azrul, dikutip dari Daily Surabaya TV, hari ini (25/7/2020). (rr)

Tags: egy massadiahjayakartanewsketua umum pssikompetisi pssimochamad iriawan
Previous Post

Lebih 1.500 Warga Rawat Inap RS Darurat Wisma Atlet

Next Post

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

admin

admin

Next Post
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version