Lomba Anak Kreatif Nasional “Sanggar Dolok Sipiak”

 Lomba Anak Kreatif Nasional “Sanggar Dolok Sipiak”

Jayakarta News – Wabah Covid-19 tidak menyurutkan Sanggar Dolok Sipiak, Parapat untuk membuat kegiatan di tengah kondisi “di rumah aja”. Sanggar ini, setiap tahun mengisi masa liburan sekolah dengan mengadakan kegiatan permainan tradisional bagi anak-anak. Kali ini bahkan ditingkatkan menjadi berskala nasional.

“Berhubung wabah Covid-19, kami meniadakan kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa. Sebagai gantinya, kami tetap melaksankan ide kreatif menyelenggarakan Program Permainan Anak-anak Tradisional ke-5 dengan tema ‘Anak Kreatif #dirumahaja’,” ujar Corry Paroma Panjaitan, Pimpinan Sanggar Dolok Sipiak, kepada Jayakarta News melalui pesan WhatsApp.

Corry yang juga Pembina Seni Naposo Parapat (Senapas) itu menambahkan, program ini terselenggara berkat hasil penjualan sebagian totte bag (merchandise) Dolok Sipiak. “Di samping, adanya dukungan dari Bapak Hinca IP Pandjaitan yang memberi kami kesempatan mengisi ruang kosong di bidang ekonomi kreatif sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2020,” ujarnya.

Ada tiga jenis lomba yang diselenggarakan Sanggar Dolok Sipiak. Ketiga lomba itu adalah Lomba Melukis, Menggambar, dan Membuat Layang-layang #dirumahaja. “Masing-masing kategori, kami sediakan hadiah sebagai penyemangat,” ujar Corry yang sehari-hari menjabat Manajer Pusat Informasi GKT (Geopark Kaldera Toba) di Parapat.

Ditegaskan, lomba ini tidak dipungut biaya pendaftaran, alias gratis. Adapun tema lomba adalah lingkungan hidup, Pandemi Covid-19, Poda Nalima, dan Toba Nature. Lomba ini diperuntukkan bagi anak sekolah TK, SD, dan SMP yang ada di seluruh Indonesia.

“Kita manfaatkan teknologi dan koneksi internet untuk memperluas jangkauan lomba. Sekaligus untuk lebih memperkenalkan Danau Toba, serta budaya Batak pada umumnya. Di samping, tema aktual yakni Covid-19. Bagi peserta dari luar Parapat, Simalungun, karya yang dilombakan difoto dan dikirim melalui WhatsApp,” ujar Corry.

Detail teknisnya kami cantumkan dalam flyer dan sudah kami sebar, termasuk melalui media sosial. “Penerimaan karya terakhir tanggal 22 Mei 2020, pengumuman pemenang tanggal 31 Mei 2020, dan penyerahan hadiahnya 1 Juni 2020. Semua hasil karya lukisan, gambar, dan layangan akan kami pamerkan di Dolok Sipiak setelah wabah Covid-19 berakhir,” kata Corry pula. (rr)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *