Alasan produser Terminator bela-belain datang ke Indonesia

 Alasan produser Terminator bela-belain datang ke Indonesia

PRODUSER film laga kenamaan, Mario Kassar, yang antara lain sukses menggarap  film Terminator dan Rambo, bela-belain datang ke Indonesia. Ada apa kiranya?

Produser yang bernaung di  bawah  bendera Red Eye Pictures ini, rela datang jauh-jauh dari negeri Paman Trump, tak lain untuk menggarap film teranyar yang amat menantangnya,  Foxtrot Six.

Film tersebut, penyudradaraannya diserahkan kepada  Randy Korompis. Randy adalah sineas asal Indonesia yang bermukim di Los Angeles. Bagaimana kisah pertemuan Randy dengan Mario?

“Tidak sengaja, ada teman saya yang menelepon katanya ada orang bernama Randy dari Los Angeles dengan skenario ini mencari seseorang untuk membuat film. Lalu dia datang ke rumah saya di Los Angeles dan saya membaca skenarionya. Saya suka dan akhirnya berbicara dengannya. Saya tertarik dan datang ke Indonesia,” ujar  Mario di MD Place,  Rabu (8/8/2018).

Sutradara Randy Korompis bersama produser Hollywood, Mario Kassar.

Awalnya, mereka bertemu pada tahun 2015. Butuh waktu hingga tiga tahunan, hingga film Foxtrot Six tergarap.

Untuk karya besar ini, keduanya melalui proses produksi selama satu tahun. Syuting filmnya sendiri memerlukan waktu tiga bulan. Selanjutnya, siisa waktu digunakan untuk menggali ide cerita dan pemantapan naskah.

Menurut Randy,  ia telah mengonsep ide cerita  sejak 2010. Mengapa memerlukan waktu lama? Tidak lain karena Randy   melibatkan script doctor atau  kurator naskah. Paling tidak,  Randy tiga kali membawa naskahnya ke sript doctor.

“Ini film yang cukup sulit pengambilan gambarnya, 600 adegan efek visual. Film ini jika dibuat di Amerika bisa memakan biaya USD25-35 juta,” terangnya.

Selain memproduseri film ini, Mario juga  mempromosikan  Foxtrot Six di mancanegara. Khusus untuk  penyebaran di Indonesia,  Red Eye Pictures menggandeng MD Pictures.

Yang menarik, film Foxtrot Six ini menggunakan tim produksi, aktor dan latar tempat dari Indonesia. Untuk dialognya,  menggunakan bahasa Inggris dengan  subtitle bahasa Indonesia. Film bergenre hybrid perdana di Indonesia ini sengaja diproduksi untuk membidik pasar internasional.

Para aktor  yang mendukung  film action yang dipadu dengan  kisah drama ini antara lain Oka Antara, Verdi Solaiman, Chicco Jerikho, Rio Dewanto, Mike Lewis, Arifin Putra, Edward Akbar, Miller Khan, Julie Estelle dan Aurelie Moereman.

Film Foxtrot Six rencananya akan  tayang di bioskop-bioskop di tanah air  pada 2019. Sedangkan penyebaran penayangan skala global akan dilakukan setelah tayang di Indonesia.***

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *