Tags : Bali International Film Festival

JIFFest Mati, Balinale sebagai Pengganti

MENYEDIHKAN memang. Sebagai negara besar dengan penduduk nomor empat  terbanyak di dunia, nyaris kita tak memiliki festival film bertaraf internasional.  Dalam sejarah festival film internasional, dulu kita memiliki Jakarta International Film Festival  {JIFFest} yang menayangkan film-film berkualitas yang tak mungkin diputar di bioskop. Tahun 1999, seorang perempuan penyuka film bernama Shanty Harmayn mengajak kawan-kawannya yang  punya hobi menonton film […]Read More

Mooryati Soedibyo akan Hibahkan Film ‘Sultan Agung’ pada Negara

Bali International Film Festival akan segera digelar. Persisnya pada 24-30 September 2018 di  dua lokasi dari Official Venue Partner Cinemaxx  – Lippo Mall Kuta dan Plaza Renon. Sementara penjualan tiket telah dimulai sejak 1 September 2018 di website Cinemaxx atau di box office. Festival yang telah berlangsung selama 12 tahun ini, nantinya akan dibuka dengan penayangan film […]Read More

12 Tahun Balinale (2): Sebagai Destinasi yang Unik Dijuluki Global

Pada tahun 2010, Balinale melalui ‘Founding Partner’ Bali Film Center berhasil memfasilitasi produksi Film Blockbuster Internasional ‘Eat Pray Love’ di Ubud-Bali. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mempromosikan Film ini secara khusus pada saat pertemuan 2nd AFI (Alliance for Financial) Global Policy Forum ‘Taking Financial Inclusion to The Next Level’ di Bali. Menteri Pariwisata saat itu Jero […]Read More

12 Tahun Balinale (1): Mempesona Sineas Dunia dengan Keragaman Budaya

Film telah menjadi media yang memiliki manfaat dan kontribusi besar untuk mempromosikan dunia pariwisata Indonesia, serta Balinale hadir secara khusus memperkuat Bali dan Indonesia sebagai destinasi untuk membuat film kelas dunia, begitu dikatakan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Tahun ini, digelar pada tanggal 24-30 September, Bali International Film Festival (aka Balinale) diharapkan mampu menyedot sekitar 8,000 […]Read More