Jembatan “Berdarah” Merah

Jembatan Merah, Surabaya sangat terkenal. Bukan karena digubah menjadi lagu keroncong yang oleh Gesang, tetapi karena jembatan ini memang menyimpan sejarah. Sejarah yang diukir sejak abad ke-16, ketika Kerajaan Mataram mengikat perjanjian dagang dengan VOC.

Dibukalah akses pintu masuk perdagangan di muara Kalimas. Di atas sungai Kalimas ini pula Jembatan Merah berdiri. Kemudian jembatan ini menjadi bernilai sejarah berkat pertempuran hebat arek-arek Suroboyo melawan Sekutu yang hendak merampas kemerdekaan yang sudah kita proklamasikan.

Peristiwa 10 November 1945 pun dikenang sebagai Hari Pahlawan. Salah satunya, memperingati darah-darah yang tumpah di atas Kalimas. Di atas Jembatan Merah ini.

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *