DPD ASPPI Apresiasi Aplikasi Pariwisata “DiSumutAJA”

 DPD ASPPI Apresiasi Aplikasi Pariwisata “DiSumutAJA”

Erwin Lapolisa Ketua DPD ASPPI Sumut. (Foto. Ist)

JAYAKARTA NEWS – Aplikasi Pariwisata Sumatera Utara “DiSumutAJA” belum lama ini telah di-soft launching oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwasata (Disbudpar) Sumut. Soft-launching dilakukan oleh Kabid Pemasaran, Laila Jamilah Lubis di Le Polonia Hotel Medan.

Hadirnya aplikasi digital ini merupakan komitmen dari Disbudpar Sumut. Sebuah komitmen untuk mempromosikan destinasi wisata yang ada di 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara.

Ini merupakan momen untuk meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman). Utamanya pasca pandemi Covid-19.

Melalui aplikasi ini nantinya akan mempermudah para wisnus dan wisman mengakses sejumlah informasi destinasi wisata. Di samping, untuk mendapatkan fasilitas lain.w

Hadirnya aplikasi digital pariwisata Sumut DiSumutAJA diapresiasi oleh Ketua DPD ASPPI Sumut, Erwin Lapolisa. “Saya sudah pernah melihat aplikasi DiSumutAJA. Juga mendengar penjelasan Kadisbudpar Sumut, Zumri Sulthony, M.SI, CHE saat coffee morning,” ujar Erwin di Cafe Lafabrica di Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan beberapa hari lalu.

Setelah membuka aplikasi tersebut ternyata mempermudah para wisatawan lokal maupun mancanegara memperoleh informasi destinasi wisata. Termasuk aksesibilitas dari dan ke tempat wisatawan menuju destinasi wisata yang ada di 33 Kabupaten/Kota di Sumut. Misalkan di Kabupaten Langkat, Sibolga, Sergai dan lainnya.

Lebih Detail

Pelaku pariwisata, stakeholder dan Disbudpar Sumut berharap dalam aplikasi DiSumutAJA nantinya dapat memberikan informasi lebih detail. Utamanya informasi mengenai akses menuju ke destinasi wisata, serta bagaimana akses transportasi menuju ke objek tersebut.

Karena itu penting diketahui oleh para wisatawan sebab ada juga objek wisata yang jalannya rusak dan tidak dapat dilewati bus. Ada jalan yang hanya bisa dilalui kendaraan berbadan kecil seperti objek wisata Bukit Holbung di Kabupaten Samosir.

“Kemudian, ada informasi tiket masuk ke spot-spot wisata. Dengan begitu wisatawan bisa memperkirakan kebutuhan anggaran perjalanan. Perlu juga informasi pembayaran non tunai di lokasi-lokasi wisata,” harap Erwin yang 27 tahun bergelut di Industri Pariwisata.

Dengan begitunya wisatawan sudah mendapatkan gambaran situasi destinasi serta keuangan yang akan dibawa. Selain itu dengan adanya aplikasi DiSumutAJA menambah wisatawan tentang destinasi yang ada di Sumut. Dengan begitu, wisatawan yang tadinya ingin ke Sumut 3 hari 2 malam, maka dia harus menambah jumlah hari. Utamanya jika ingin mengunjungi Danau Toba, atau destinasi yang lain.

Karena telah banyak informasi seperti di Langkat yang terkenal dengan objek wisata Bukit Lawang dan Tangkahan. Padahal saat ini sudah ada sejumlah destinasi yang punya nilai jual tinggi. Di antaranya Taman Similir Kolam Abadi, Air Terjun Namu Belanga dan lainnya.

“Semoga dengan aplikasi DiSumutAJA dapat meningkatkan pertumbuhan kunjungan wisatawan lokal dan manca negara. Dengan begitu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,”ujar Erwin pemilik Fantasy Holidays. (Monang Sitohang)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.