• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Disertasi dalam Kemasan dan Dunia Ilmu

Disertasi dalam Kemasan dan Dunia Ilmu

December 22, 2025
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

October 23, 2026
Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

October 23, 2026
Pastikan Kelancaran Distribusi Jagung SPHP, Dirut BULOG  Tinjau Langsung Pengapalan di Makassar

Pastikan Kelancaran Distribusi Jagung SPHP, Dirut BULOG  Tinjau Langsung Pengapalan di Makassar

October 23, 2026
Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

October 23, 2026
Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

October 23, 2026
Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

October 22, 2026
Rehabilitasi Irigasi di Bangli Berikan Manfaat bagi Petani, Perbaikan Saluran Terus Dioptimalkan

Rehabilitasi Irigasi di Bangli Berikan Manfaat bagi Petani, Perbaikan Saluran Terus Dioptimalkan

October 22, 2026
Ketika Para Penjaga Nurani Bangsa Mendesak Gibran Mundur sebagai Wakil Presiden

Ketika Para Penjaga Nurani Bangsa Mendesak Gibran Mundur sebagai Wakil Presiden

October 22, 2026
Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

October 22, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, October 25, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

Disertasi dalam Kemasan dan Dunia Ilmu

by admin
December 22, 2025
in Kolom
0
Disertasi dalam Kemasan dan Dunia Ilmu
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seno Gumira Ajidarma *)

***

Penerbitan hasil penelitian ilmiah adalah bagian yang ikut menentukan perkembangan ilmu dan pengetahuan umum, sedangkan kemasannya dapat menjadi pencapaian terpisah. Seperti terjadi dengan disertasi St. Sunardi, Saga dari Bengawan Nil.

***

Terbitnya Saga dari Bengawan Nil (586 hal) yang merupakan disertasi St. Sunardi, akan saya tanggapi dari dua sisi secara tak terlalu lazim, yakni tanggapan bukan atas isinya.

Buku memang memiliki dua pengertian, sebagai ide: dalam hal ini isi buku, yang akan termaktub dari judulnya, seperti buku ini, yang bersub-judul Ekstase Lahirnya Masyarakat Mesir Modern dalam karya Najīb Mahfūz; dan buku sebagai benda, yang pengertian teknisnya adalah kemasan.

Hieroglif kontemporer Ugo Untoro di sampul depan

Semenjak buku dapat beralih format menjadi digital, dan disebut buku-elektronik (e-book), bahkan dibuat langsung sebagai buku elektronik, tanpa versi kertas, terlacak usaha keras melawannya melalui kemasan: bahwa kemasannya sebagai benda buku mempunyai kualifikasi mandiri, yang dapat dinilai terpisah dari isi buku itu sendiri.

Dalam hal Saga dari Bengawan Nil, sebagian dari proses produksi kemasan itu bahkan perlu diperlihatkan, menjadikannya tamasya proses kreatif perjalanan gagasan, bahwa apa yang barangkali tampak sebagai kemewahan, terkurasi dari material yang sudah diabaikan dan akan ditinggalkan. Alih-alih terbuang, segenap material tergunakan bernilai langka, dan di sanalah kemewahan itu mendapatkan makna.

Jilid, embos, karton, dan warna kertas:
kemasan Saga dari Sungai Nil

Mulai dari stok kertas pilihannya yang menipis, mesin cetak tindas manual (hand press), berkombinasi dengan mesin satu warna djadoel, dan embossed cetak timbul pada sampul, sampai jilid jahit semi handmade, terhubungkan dengan pencapaian efek artistik yang memang menjadi tujuannya.

Buku, sebagai benda—kali ini benda artistik—mendapatkan harga jualnya lebih dalam konteks penghargaan pembeli kepada kolaborasi perancang, daripada sekadar perhitungan untung-rugi dari harga beli dan harga jual.

Ini merupakan bagian dari gejala kebudayaan, yang tumbuh sebagai perlawanan terhadap gelombang digitalisasi, bukan karena digitalisasi itu buruk, melainkan karena pemberagaman akan selalu muncul sebagai perlawanan terhadap dominasi penyeragaman.

Namun bagaimanakah kualifikasi mandiri terpisah itu menjadi relevan dengan yang dikemasnya?

***

Perbincangan tidak akan berlanjut dengan hubungan bentuk dan isi, karena saya sudah menjanjikan untuk tidak membahas isinya—meski dapat saya katakan betapa “hieroglif” Ugo Untoro pada sampulnya sungguh menampung gagasan “saga masyarakat Mesir modern”—tetapi jika bukan isinya, lantas apa?


Memang tentang disertasi, tapi hanya disertasi dalam status disertasi, bukan tentang Saga dari Bengawan Nil yang merupakan kajian atas gubahan penulis susastra Mesir bernama Najīb Mahfūz (1911-2006).

Disertasi St. Sunardi ini diselesaikan tahun 2000, dan meluluskannya dari Jurusan Sastra Arab di Pontifical Institute for Arabic and Islamic Studies, Roma. Artinya, ditulis dengan bahasa Inggris, tetapi dengan penguasaan bahasa Arab, untuk terbit tahun 2025 sebagai terjemahan Landung Simatupang ke bahasa Indonesia.

Disertasi terhubungkan dengan gelar Doktor. Tanpa membuat disertasi, yang diandaikan melakukan inovasi dalam bidang ilmu tertentu, dan lulus dalam peng-ujian-nya, seseorang tidak berhak menyandang gelar tersebut. Setelah lulus pun, disertasinya diandaikan dapat diakses siapa pun, karena temuannya mesti dapat dirujuk demi pengembangan ilmu. Demi ilmu mau pun pengetahuan khalayak, disertasi kemudian diterbitkan.

Disertasi Edi Sedyawati (666 hal) diterbitkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
(negara); disertasi Martin Suryajaya (815 hal) diterbitkan Gang Kabel (independen).

Penerbitan disertasi dilakukan lembaga ilmiah, negeri maupun independen, non-komersial maupun komersial, demi satu tujuan lazim: kemajuan dunia ilmiah dan perkembangan pengetahuan umum. Dunia ilmiah akan melibatkannya ke dalam wacana ilmiah, khalayak mendapat konsumsi bacaan bergizi, yang akan meningkatkan daya kritis terhadap manipulasi canggih tingkat tinggi dalam bidang apa pun.

Skripsi S1 dan tesis S2 setara disertasi S3 bereputasi

Bukan hanya disertasi tentu, yang terwajibkan berkontribusi sebagai pertanggungjawaban etis, atas peluang dan fasilitas sosial budaya yang telah didapatkan dan dinikmatinya, melainkan juga skripsi S1 dan tesis S2, apalagi jika atas nama kualitasnya: skripsi bidang hukum Marsillam Simanjuntak yang mempersoalkan unsur Hegelian dalam pandangan negara integralistik dipuja-puji Daniel Dhakidae berkelas disertasi S3 (yang bagus), dan bukankah tesis master bidang sejarah Soemarsaid Moertono tentang kekuasaan Jawa, tepatnya Mataram Baru, menjadi rujukan dunia ilmiah internasional sampai hari ini? Sementara disertasi Arief Budiman tentang kudeta di Chile laris manis di pasar gelap sebagai buku bajakan.

Di Indonesia terdapat ribuan, jika bukan puluhan ribu manusia bergelar Doktor, karena perguruan tinggi masa kini memang seperti peternakan atawa pabrik sarjana, yang lebih peduli “target lulusan” daripada temuan ilmiah (ini pun terdengar “asing”). Namun disertasi yang berkontribusi sosial-ilmiah (yakni diterbitkan) tersila dihitung persentasenya.

Disertasi yang laris dibajak semasa Orde Baru, karena kudeta Chile yang meniru peristiwa G30S, dibaca demi kepentingan sebaliknya: mengenali kejadian G30S yang sesungguhnya

Bukan hasil riset, tetapi perkenankanlah saya bermain-main dengan kategorisasi, tentang mengapa para sarjana tidak (boro-boro berjuang) menerbitkan skripsi, tesis, maupun disertasinya: (1) malu, karena kualitas ilmiah yang semenjana—tapi tidak malu lulus; (2) rendah hati, walau kualitas ilmiah lebih dari memenuhi syarat; (3) abai, tidak peduli, bahkan mungkin lupa, yang ketiganya—bersama No. 2—tetap menjadi masalah etika sosial; (4) hati-hati, atas nama metode, atau pun karena isyu yang bisa kontroversial, seperti dilema agama maupun peluang kloning manusia; (5) tidak ada penerbit yang bersedia menerbitkannya, sedangkan untuk menerbitkan sendiri—walau secara digital—“tidak ada anggaran”.

***

Kategori terakhir itu mengembalikan dan menyambung kembali topik catatan ini: bahwa keberadaan publikasi ilmiah oleh penerbit menjadi bagian yang ikut—untuk tidak disebut sangat—menentukan pengembangan ilmu dan pengetahuan umum.

Bukankah Edmund Husserl (1859-1938), dalam pengisahan Heidegger, begitu bersyukur dan kagum terhadap Max Niemeyer, penerbit yang “telah memberanikan diri untuk menerbitkan suatu karya besar dari seorang dosen yang hampir tidak dikenal, yang menempuh jalan-jalan pemikiran yang tidak biasa dan karena itu tidak boleh tidak harus menimbulkan keheranan dunia filsafat waktu itu”.

Menurut Heidegger, “Penerbit pada waktu itu belum dapat mengetahui bahwa namanya di kemudian hari tetap berkaitan dengan fenomenologi, yang segera menentukan suasana pemikiran zaman itu di berbagai-bagai bidang, umumnya secara tak terungkap.” (Bertens 1987, 78).

Dalam suatu proses—termasuk penerjemahan Landung Simatupang–yang berlangsung 25 tahun, Saga dari Bengawan Nil: Ekstase Lahirnya Masyarakat Mesir Modern dalam karya Najīb Mahfūz terbit melalui Penerbit Buku Baik dan Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma. Sebagai bagian dari penelitiannya, Sunardi telah berbincang lama dengan Najīb Mahfūz, penerima Nobel bidang susastra pada 1988, di tepi Bengawan Nil di Mesir yang legendaris.

Penutup catatan Sunardi pada Mei 2025 bagi saya sungguh menarik, bahwa beliau berharap: “…….. buku ini bisa memberi sumbangan dalam cara meneliti sastra.” (Sunardi 2025, ix).

Penulisan beraksara miring (italics / kursif) atas kata cara,yang begitu penting dalam dunia penelitian, membuat saya bertanya-tanya, apakah tidak mungkin “suasana pemikiran” dalam penelitian susastra hari ini, telah menjadi lebih baik, karena perkembangan yang ikut ditentukan disertasi tersebut, yang terbit jauh lebih awal.

Namun 25 tahun yang lalu, mungkin belum ada Penerbit Buku Baik, walau pun Dodo Hartoko yang mendirikannya sudah hadir di Yogyakarta.

Dodo Hartoko dan mesin cetak djadoel

Pondok Ranji, Rabu 15 Oktober 2025. 13:11.

*) SENO GUMIRA AJIDARMA,
partikelir di Jakarta.

Tags: disertasi dalam kemasan dan dunia ilmusaga dari Bengawan Nilseno gumira ajidarmast sunardi
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version