Connect with us

Sport

Curhat Wasit Piala Dunia Asal Somalia yang Ditolak Masuk AS, Ini Katanya!

Published

on

Wasit asal Somalia Omar Abdulkadir Artan/Foto: Instagram omar_artan

JAYAKARTA NEWS— Wasit Piala Dunia asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan yang ditolak kehadirannya oleh AS akhirnya buka suara. Ia mengungkapkan kekecewaannya sekaligus heran lantaran dia sebenarnya telah memegang Visa untuk berada di AS. Namun tetap saja tidak diperbolehkan masuk AS.

Lebih menyedihkan, karena ia dipulangkan otoritas imigrasi setempat padahal sudah berada di Bandara Miami, AS. Walhasil, kabarnya, FIFA pun telah mencoret Artan dari daftar Wasit yang akan memimpin pertandingan-pertandingan di Piala Dunia, sebuah turnamen akbar dan bergensi untuk para wasit yang berkesempatan terlibat di dalamnya.

Dikutip dari Daily Mail, Omar Abdulkadir Artan, yang merupan wasit terbaik di Afrika, dikirim kembali ke Turki, tempat dia transit setelah melakukan perjalanan dari Kenya. Ini semua menghancurkan mimpinya untuk bermain di Piala Dunia.

Dalam wawancara pertamanya sejak kejadian itu, Artan mengatakan kepada The New York Times melalui telepon dari Istanbul, kota tempat ia diterbangkan setelah ditolak masuk: ‘Saya sangat, sangat kecewa.’ Saya hanyalah seorang wasit yang mencoba mewujudkan mimpinya, mimpi terbesar dalam hidup saya, untuk datang ke Piala Dunia.’

‘Saya memiliki dokumen yang lengkap dan semuanya. Saya memiliki visa yang tepat,’ tambahnya, sambil mengklaim bahwa ia juga menunjukkan dokumentasi dari FIFA dan foto-foto kariernya selama lebih dari satu dekade sebagai wasit profesional kepada petugas perbatasan.

Mereka juga memeriksa materi daring tentang kariernya, kata Artan – yang dinobatkan sebagai wasit terbaik tahun 2025 oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika.

Petugas tersebut mengklaim wawancara imigrasinya berakhir setelah 11 jam, sebelum ia dibawa ke sel tahanan terpisah. Ia ditahan di sana selama beberapa jam lagi sebelum dipulangkan kembali ke Istanbul, meskipun petugas tidak memberikan alasan mengapa ia ditolak masuk ke AS.

‘Saya pikir mereka memiliki masalah dengan negara saya,’ tambah Artan.

Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) menyatakan dalam sebuah pernyataan: ‘Pelancong tersebut menjalani pemeriksaan tambahan, bagian rutin dari proses pemeriksaan CBP ketika petugas perlu memverifikasi informasi atau menentukan kelayakan masuk.

‘Setelah pemeriksaan, pelancong tersebut, seorang wasit untuk Piala Dunia FIFA, dinyatakan tidak layak masuk karena masalah verifikasi dan ditolak masuk.’

Artan menjelaskan bahwa ia akan kembali ke ibu kota Somalia, Mogadishu, pada hari Rabu. Ia telah mempersiapkan diri untuk Piala Dunia selama empat tahun terakhir, yang mengharuskannya mengikuti kursus dengan FIFA di Qatar dan Uni Emirat Arab.

Sikap FIFA

FIFA awalnya mengkonfirmasi pekan lalu bahwa situasi visa Artan telah ‘sepenuhnya terselesaikan dan ia sekarang akan tersedia untuk menjadi wasit di Piala Dunia FIFA’.

Namun pada Senin malam, badan pengatur tersebut mengeluarkan pernyataan yang berbunyi: ‘FIFA dapat mengkonfirmasi bahwa wasit Omar Abdulkadir Artan tidak akan dapat berlatih dan menjadi wasit di Piala Dunia FIFA 2026 setelah ia ditolak masuk ke Amerika Serikat.’

‘FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk penentuan visa, dan telah diberitahu oleh pihak berwenang bahwa status Bapak Artan tidak akan diubah saat ini.

‘Sesuai dengan acara FIFA sebelumnya, pemerintah tuan rumah pada akhirnya menentukan siapa yang menerima visa dan siapa yang diizinkan masuk ke negara mereka.’

Somalia termasuk dalam daftar larangan perjalanan Presiden Trump dan bulan lalu ia mengatakan ‘mereka semua penipu’ terhadap imigran Somalia di Amerika. Pada bulan Januari ia menyebut negara itu ‘negara terburuk di dunia’.

Amerika juga menolak untuk mengeluarkan visa kepada beberapa anggota staf Iran untuk Piala Dunia. Para pemain Iran dapat mendarat di Meksiko pada akhir pekan sambil menghormati 168 anak sekolah yang tewas dalam serangan rudal Februari lalu. (di/Sumber: Daily Mail)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement