Kolom
Rahasia Ghaib Air Cucian Beras
Gde Mahesa
Sepertinya sepele, tiap hari banyak masyarakat membuang air cucian beras karena dianggap limbah dapur, ternyata menyimpan potensi tersembunyi dalam berbagai tradisi dan kepercayaan, serta dipercaya mempunyai kekuatan ghaib yang luar biasa.
Sebuah kearifan lokal yang relevan hingga kini, serta merupakan warisan leluhur Nusantara, khususnya tradisi Jawa, sangat meyakini jika air ini memiliki energi spiritual yang tak bisa disepelekan.
Penggunaan air cucian beras dalam ritual dan praktik mistis yang telah diwariskan turun-temurun di berbagai budaya, mencerminkan keyakinan akan kekuatan ghaib yang terkandung di dalamnya. Air ini dianggap memiliki “daya asihan” dan dapat digunakan untuk menangkan energi negatif serta meningkatkan keberkahan dan perlindungan dari ilmu hitam.
Beras bukan hanya simbol penghidupan atau panguripan secara fisik. Secara spiritual, di balik warna putihnya tersimpan unsur kekuatan gaib berupa cahaya suci.
Cahaya ini merupakan simbol pancaran roh yang murni.
Ketika beras bertemu air, terjadi penyatuan kekuatan spiritual yang sangat kuat untuk menyerap dan melenyapkan energi-energi negatif.
Banyak ritual kuno memanfaatkan media beras karena perpaduan ini, diyakini mampu membuat orang yang memusuhi bertekuk lutut dan tunduk.
Kekuatan gaib air cucian beras atau yang disebut ‘leri’ dalam bahasa Jawa, dipercaya memiliki tujuh manfaat utama.
Manfaat ini mencakup solusi untuk berbagai masalah kehidupan, mulai dari persoalan asmara hingga kelancaran usaha menurut tradisi leluhur.
1. Memikat Simpati (Mikat Seneng Lian Soko Paningale)
Kekuatan gaib air cucian beras dapat menarik rasa suka dari orang lain melalui tatapan mata. Aura gelap di wajah yang membuat orang lain tidak suka akan luntur, membuat wajah tampak lebih cerah dan menarik.
2. Meningkatkan Kepercayaan Diri (Nguat Roso Asore Diri)
Air ini mampu menetralisir rasa tidak percaya diri yang disebabkan oleh energi negatif dari luar. Mandi memakai air cucian beras dipercaya bisa meruwat diri dari pengaruh buruk lingkungan atau bahkan guna-guna.
3. Menyembuhkan Luka dan Penyakit (Ngilang Tatu Tombo Leloro)
Energi murni di dalamnya bisa menghilangkan luka fisik sekaligus mengobati penyakit non-medis. Terutama penyakit akibat kiriman sihir atau niat jahat dari orang yang memusuhi.
4. Mengubah Benci Menjadi Cinta (Gawe Sengit Gawe Tresno)
Air cucian beras diyakini menyimpan cahaya kasih sayang atau ‘daya asihan’. Saat diaktifkan melalui doa, energinya bisa membuat orang yang membenci dan memusuhi berbalik menjadi baik dan suka.
5. Mendatangkan Kelancaran Usaha (Kanggo Penglarisan)
Sebagai sarana penglarisan, air ini berfungsi menangkal dan melunturkan energi negatif yang menghalangi tempat usaha. Kekuatan cahayanya menyerap penghalang sehingga rezeki bisa kembali mengalir deras.
6. Menenangkan Tempat Tinggal (Nentremke Panggon)
Tempat yang sering menjadi lokasi keributan atau pertengkaran bisa dinetralkan. Menyiramkan air cucian beras yang telah didoakan diyakini mampu memulihkan keharmonisan sebuah lokasi.
7. Membangkitkan Welas Asih (Gugah Doyo Welas Asih)
Ritual menyiramkan air cucian beras di sekitar rumah secara rutin bisa membangkitkan kekuatan kasih sayang. Hal ini membuat para penghuni rumah menjadi rukun, saling menyayangi, dan harmonis.
Untuk mengaktifkan setiap kekuatan tersebut, biasanya dilakukan ritual khusus.
Ritual ini melibatkan penggunaan air cucian pertama yang masih pekat, waktu pelaksanaan tertentu, dan pembacaan doa khusus sebagai media afirmasi untuk membangkitkan energi spiritual di dalamnya.
Dibalik semua yang orang bilang tanpa nalar, tersembunyi manfaat lain yang bisa diterima oleh akal antara lain :
1. Menyuburkan tanaman.
Air cucian beras mengandung nutrisi dan bakteri baik yang dapat membantu tanaman tumbuh lebih subur.
2. Media Pembersih Alami.
Sifat abrasif sedimen tepung pada air cucian beras dapat digunakan untuk membersihkan noda pada peralatan rumah tangga seperti keramik, panci, dan peralatan tembaga.
3. Untuk Perawatan Kecantikan.
Air ini juga kaya akan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan kulit.
Masih membuang air cucian beras? Atau mau dipakai mandi dan cuci muka?
Sruputtt dulu kopi pahitnya… Bullll bullll klepussss….
