• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Kapal Perintis Penggerak Ekonomi di NTT

Kapal Perintis Penggerak Ekonomi di NTT

October 16, 2025
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

October 23, 2026
Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

October 23, 2026
Pastikan Kelancaran Distribusi Jagung SPHP, Dirut BULOG  Tinjau Langsung Pengapalan di Makassar

Pastikan Kelancaran Distribusi Jagung SPHP, Dirut BULOG  Tinjau Langsung Pengapalan di Makassar

October 23, 2026
Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

October 23, 2026
Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

October 23, 2026
Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

October 22, 2026
Rehabilitasi Irigasi di Bangli Berikan Manfaat bagi Petani, Perbaikan Saluran Terus Dioptimalkan

Rehabilitasi Irigasi di Bangli Berikan Manfaat bagi Petani, Perbaikan Saluran Terus Dioptimalkan

October 22, 2026
Ketika Para Penjaga Nurani Bangsa Mendesak Gibran Mundur sebagai Wakil Presiden

Ketika Para Penjaga Nurani Bangsa Mendesak Gibran Mundur sebagai Wakil Presiden

October 22, 2026
Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

Letjen Iwan Setiawan, Dari Everest ke Kostrad”

October 22, 2026
Empat Tahun Berperang Rusia Kehilangan 350.000 Tentaranya, Putin: ‘Kemenangan akan Selalu Milik Kita!

Jalan Perdamaian Terbuka? Presiden Putin Setuju Perundingan Damai dengan AS dan Ukraina

October 22, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, October 24, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kolom

Kapal Perintis Penggerak Ekonomi di NTT

by admin
October 16, 2025
in Kolom
0
Kapal Perintis Penggerak Ekonomi di NTT
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Ki Darmaningtyas *)

Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), seperti halnya wilayah Maluku dan Maluku Utara, terdiri dari pulau-pulau, baik pulau besar maupun kecil. Dengan kondisi wilayah kepulauan, maka transportasi laut menjadi andalan warga untuk mobilitas geografis. Memang ada layanan pesawat udara, tapi selain tarifnya mahal, juga daya angkutnya terbatas, sehingga angkutan laut merupakan satu-satunya moda transportasi antar pulau yang terjangkau oleh warga kebanyakan.

Di sinilah pentingnya keberadaan angkutan laut Kapal Perintis yang mendapat subsidi dari negara amat diperlukan di NTT. Tanpa adanya subsidi dari negara, tarif kapal komersial tidak akan terjangkau oleh warga NTT. Hal itu mengingat ekonomi warga NTT tidak sebagus di Jawa. Dengan adanya Kapal Perintis yang tarifnya disubsidi oleh negara, maka tarifnya terjangkau oleh semua warga.

Mobilitas geografis warga di NTT terjadi antar pulau besar ke pulau besar, dari pulau besar ke pulau kecil, dan/atau antar pulau kecil. Tujuan mobilitas pun amat beragam, dari urusan ekonomi, administrasi, pendidikan, kesehatan, sosial (silaturahmi), hingga rekreatif. Namun yang terbanyak adalah untuk ekonomi, yaitu mengangkut produk-produk pertanian, kebon, hutan, ternak, maupun hasil laut untuk dijual ke Kupang.

Menurut Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kupang Simon Bonefasius Baon, di Pangkalan Kupang terdapat empat armada Kapal Perintis, yaitu dua armada penugasan PT Pelni, sedangkan dua armada lainnya dilayani oleh operator swasta. Kapal Perintis yang dioperasikan Pelni adalah Sabuk Nusantara 90 dan Sabuk Nusantara 79, sedangkan yang dioperasikan swasta adalah KM Sabuk Nusantara 55 dan Sabuk Nusantara 38.

Mereka tidak hanya melayani di wilayah NTT tapi sampai ke Maluku Barat Daya (MBD) yang merupakan wilayah Provinsi Maluku, terutama ke daerah-daerah 3 T (terdepan, terluar dan terisolir). Juga melayani Kupang – Bima (NTB) lalu kembali ke Kupang. Kapal Sabuk Nusantara 90 melayani di Provinsi NTT, meliputi Pulau Flores, Alor, Sumba, Timor, Sawu, dan Rote; baik melayani penumpang maupun barang. Barang-barang yang dibawa oleh kapal yang dari NTB adalah hasil pertanian seperti jagung, bawang, beras, dan dedak untuk makan ternak.

Jadwal pelayaran Kapal Perintis itu bukan tiap hari, tapi tergantung pada round point, ada yang putaran perjalanannya 11 hari PP, tapi ada pula yang 12 hari PP, atau dalam satu bulan rata-rata dua voyage (perjalanan).

Pelayanan angkutan penumpang memang paling dominan. Para penumpang umumnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Ada pula para pelaku usaha UMKM yang menggunakan armada ini untuk membawa barang dagangan mereka berupa sembako dan bahan sandang ke daerah-daerah 3T di Provinsi NTT maupun MBD. Ketika balik ke Kupang, mereka membawa hasil bumi. Ada sentra-sentra produksi, misalnya kopra, jagung, kemiri, dan ikan segar yang dibawa dari MBD dan sekitarnya untuk dijual ke Kupang. Menurut Simon, Kapal Perintis memang menjadi andalan untuk daerah-daerah 3T di Provinsi NTT dan MBD.

Sejauh ini, dilihat dari keekonomian, pelayanan Kapal Perintis itu masih cukup produktif untuk mendorong pergerakan ekonomi di wilayah NTT, karena kapal saat dari Kupang selain membawa penumpang, juga membawa kebutuhan pokok seperti sembako, bahan sandang, sabun, sampo, dan bahan bangunan; tapi saat balik dari daerah, banyak membawa hasil bumi, termasuk ikan segar. Untuk angkutan penumpang, baik menuju ke daerah maupun balik ke Kupang stabil, tapi untuk angkutan barang tingkat keterisan saat balik sekitar 50%. Khusus untuk ikan segar, diambil dari tempat pendaratan ikan, kemudian disalurkan ke pasar induk di Kupang, dan selanjutnya diekspor ke Timor Leste melalui darat.

Diakui oleh Simon, bahwa program Kapal Perintis dari Kemenhub ini amat membantu masyarakat menengah ke bawah di NTT untuk aksesibilitas ke provinsi. Contoh, di Kabupaten Rote terdapat Pulau Ndao, kalau tidak ada Kapal Perintis, mereka tidak punya akses ke ibu kota provinsi (Kupang). Begitu juga di Pulau Sabu. Bahkan Bupati MBD pun datang KSOP Kupang dan meminta agar Kapal Perintis yang melayani Kupang – MBD dihidupkan lagi karena masyarakat MBD sangat bergantung ke NTT. Jarak dari MBD ke Kupang lebih dekat daripada MBD ke Ambon, sehingga kalau mau ke Jakarta pun mereka memilih lewat Kupang daripada lewat Ambon. Itu sebabnya ketika layanan Kapal Perintis  lintasan Kupang – MBD terhenti, Masyarakat di MBD kelimpungan karena masyarakat MBD sangat bergantung ke Kupang. Saat ini Kupang – MBD dilayani oleh kapal swasta yang tarifnya komersial.

Dukungan untuk Swasembada Pangan

Seiring dengan kebijakan Pemerintah untuk menciptakan swasembada pangan, di NTT ada dua lokus kawasan sentra produksi pangan, yaitu Kabupaten Belu dan Sumba Tengah. Di kedua kabupaten tersebut terdapat potensi sektor pertanian dan hortikultura yang dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan di NTT. Saat ini, kebutuhan pangan di NTT dicukupi dari Bima, Sulawesi, dan Jawa Timur mengingat pasokan lokal masih terbatas, tidak mencukupi untuk kebutuhan 22 kabupaten/kota. Semuanya memerlukan layanan Kapal Perintis agar harga barang lebih murah.

Salah satu bentuk produk lokal yang menjadi unggulan di NTT adalah jagung. Tanaman ini ada di semua daerah NTT, tapi produksinya hanya di musim hujan sehingga kuotanya terbatas dan problem pemasaran. Di NTT baru ada satu pabrik pakan ternak, yaitu di Timor. Seandainya terdapat pabrik pakan ternak tentu dapat menampung jagung hasil panen. Selama ini banyak jagung dari NTT keluar dalam bentuk bahan baku, sehingga harganya jatuh dan masyarakat rugi.

Potensi lain yang ada di NTT adalah rumput laut yang cukup banyak, terutama di Rote, Alor, Sabu, dan Flores. Tapi kendalanya sama, kebanyakan dijual bahan mentah kering, belum diolah sehingga tidak memiliki nilai tambah. Kalau ada pabrik pengolahan rumput laut di NTT, nilai tambahnya bisa lebih besar. Jadi produksi ada, tapi belum ada industri besar yang menampung, akhirnya hasil bumi keluar begitu saja ke Surabaya atau Makassar.

Keberadaan kapal perintis, sebetulnya sudah sangat membantu untuk distribusi barang, meskipun armadanya masih kurang. Contoh, trayek ke MBD sangat bergantung pada Kupang. Begitu trayek kosong, masyarakat MBD langsung kesulitan logistik. Jadi perlu penambahan kapal. Kebutuhan mendesak saat ini adalah menambah armada dan memperkuat industri pengolahan hasil bumi. Kalau dua hal tersebut terpenuhi, ekonomi masyarakat NTT akan lebih baik.

Pada masa lalu, kalau kita bicara NTT tidak dapat dilepaskan dari keberadaan kayu Cendana dan Gaharu yang dikenal menebarkan bau wangi. Potensinya ada di Pulau Timor dan Pulau Sumba, namun pemanfaatan kayu Cendana itu sekarang lebih difokuskan untuk UMKM. UMKM mengolahnya jadi cenderamata atau penyulingan minyak Cendana, yang produknya dijual di kapal-kapal, termasuk di Kapal Perintis sebagai cendera mata.

Kapal Hewan

Kapal Perintis yang melayani di NTT tidak hanya untuk penumpang saja, tapi juga  untuk hewan. Seperti kita ketahui bersama, NTT merupakan daerah sentra peternakan sapi dan kuda. Oleh sebab itu, sejak masa Presiden Joko Widodo (Jokowi), tersedia Kapal Perintis khusus untuk hewan, terutama sapi. Pelabuhan Kupang menjadi pangkalan kapal ternak.

Simon menjelaskan, ada lima kapal ternak yang berpangkalan di Pelabuhan Kupang untuk melayani Pulau Jawa dan Kalimantan.  Saat penulis berkunjung ke Pelabuhan tersebut (17/9/2025) lalu, setidaknya ada dua kapal ternak yang sedang bersandar dengan muatan sapi-sapi yang akan dibawa ke Jawa, Kalimantan, bahkan ada yang sampai ke Sumatra. NTT memang ditetapkan sebagai provinsi swasembada daging untuk Jawa dan Kalimantan, sehingga kapal ternak jadi kebutuhan penting. Contoh, Kapal Cemara Nusantara 1 dari Kupang menuju Tanjung Priok, lanjut ke Pelabuhan Panjang (Lampung). Sedangkan Kapal Cemara Nusantara 2, 3, 4, dan 5  melayani ke Samarinda dan Banjarmasin untuk angkutan ternak. Ini termasuk kategori tol laut, khusus untuk ternak.

Keberadaan tol laut khusus hewan atau Kapal Perintis Hewan ini diharapkan mampu membangkitkan pertumbuhan ekonomi di NTT, karena produk ternak mereka dapat dijual ke Jawa, Kalimantan, dan Sumatra dengan lebih lancar. Di sisi lain produk ternak mereka mampu mencukupi kebutuhan daging di Jawa, Kalimantan, dan Sumatra.

Pemerintah menyadari pentingnya keberadaan Kapal Perintis ini. Maka dari total subsidi untuk angkutan umum Kemenhub tahun 2024 sebesar Rp. 4,39 triliun, untuk angkutan laut mencapai Rp1,95 triliun. Subsidi itu disebar ke 39 lintas angkutan tol laut, 105 trayek perintis laut, dan 6 trayek kapal ternak. Tanpa adanya Kapal Perintis distribusi barang dan mobilitas warga di NTT memang akan amat terbatas sehingga tidak mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pada masyarakat 3 T.

Keterbatasan SDM dan Cuaca sebagai Tantangan

Dua tantangan terbesar yang dihadapi dalam layanan Kapal Perintis di NTT ini adalah kondisi cuaca yang sering kurang bersahabat dan keterbatasan SDM Pelayaran. Kondisi cuaca yang ekstrem sering meyebabkan tundaan perjalanan. Untuk itu KSOP Kupang selalu bekerja sama dengan BMKG untuk pantauan cuaca dan memberi peringatan agar kapal menunda berlayar kalau cuacanya ekstrem. Kecuali itu, kondisi laut di Laut Arafura dan Maluku Barat Daya (MBD) memang sangat ekstrem, sehingga perlu pengawasan ketat dan informasi cuaca terbaru sebagai pemandu pelayaran.

Sedangkan kebutuhan SDM Pelayaran yang professional saat ini masih dipenuhi dari luar NTT, terutama Makasar dan Jawa mengingat sampai sekarang di NTT belum ada Politeknik Pelayaran. Yang ada baru SMK Pelayaran namun belum ada yang approval dari Kementerian Perhubungan, sehingga lulusannya tidak dapat bekerja di perusahaan pelayaran nasional. Sesuai dengan amanah konvensi International Maritime Organisation (IMO) dan konvensi IMO tentang Standards of Training, Certification and Watchkeeping for Seafarers (STCW) 1995, untuk dapat bekerja di Perusahaan pelayaran nasional, apalagi internasional, harus memiliki sertifikat sebagai seorang pelaut yang diterbitkan oleh Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Namun Kemenhub hanya akan menerbitkan sertifikat tersebut bila proses pendidikannya terstandar, sehingga lulusannya bisa ikut ujian sertifikasi. Ini tantangan yang perlu dipecahkan bersama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen), mengingat SMK Pelayaran dibawah binaan Kemdikdasmen. *** 

*) Peneliti di INSTRAN (Inisiatif Strategis untuk Transportasi)

Tags: kapal perintis di NTTkapal perintis sebagai penggerak ekonomi
Share197Tweet123
admin

admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

October 23, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version