50 Orang Pilihan Umroh POS III

 50 Orang Pilihan Umroh POS III

Oleh : Nurcholis MA Basyari
Labbaikallohumma labaik, labbaika laasyarikalaka labbaik. Kami datang memenuhi panggilan-MU ya ALLAH. Kami datang dan siap mematuhi perintah-MU. Kami datang….

JAYAKARTA NEWS – Alhamdulillah, hari yang ditentukan ini (Rabu, 27/2/2019) akhirnya tiba juga. Selamat kepada Bapak dan Ibu jamaah Umroh The Power of Silaturahim (POS) III yang per hari itu definitif resmi menjadi anggota rombongan umroh yang digagas dan disponsori oleh motivator kondang Mas Aqua Dwipayana. Insyaa ALLAH rombongan POS III akan berangkat ke Tanah Suci pada Kamis, 4 April 2019 dan kembali ke Tanah Air pada Jumat, 12 April 2019.

Sesuai dengan yang kami informasi sejak awal dan terus diingatkan secara berkala, hari ini merupakan batas terakhir penyerahan seluruh berkas yang dipersyaratkan untuk berangkat umroh ke Tanah Suci Mekkah Al Mukarromah dan berziarah ke Madinah Al Munawwaroh. Dan alhamdulillah, seluruh jamaah calon tamu ALLAH itu telah bergegas mengurus berkas-berkas dan menyerahkan kepada kami hingga tenggat hari ini, kecuali satu orang. Karena itu, dengan sangat terpaksa, kami harus mencoretnya dari daftar yang semula direncanakan berjumlah 50 anggota itu.

Para calon tamu ALLAH itu telah menerima undangan yang diantarkan langsung sejak tahun lalu oleh tokoh penggagas dan penyandang dananya, yakni pakar komunikasi DR Aqua Dwipayana, M. I. Kom. Para penerima undangan itu, terutama yang telah lama menerimanya, mungkin selama ini harap-harap cemas.

“Benar enggak, ya? Jadi atau tidak ya Pak Aqua memberangkatkan saya?” Demikian kurang lebih tanda tanya yang timbul-tenggelam di benak beberapa jamaah seiring dengan kuat-lemahnya sinyal keyakinan atas kesungguhan janji yang dilontarkan Mas Aqua.

Ita Lizamia (kanan), salah satu anggota Perkumpulan Konco Lawas Jawa Pos (Cowas JP) yang mendapat hadiah umrah Power of Silaturahim Dr Aqua Dwipayana. (foto: cowas JP)

Menguji Kesungguhan

Bersyukurlah Bapak/Ibu yang telah benar-benar terpilih masuk rombongan umroh POS III. Jamaah POS III ini beranggotakan orang-orang terpilih sekaligus teruji dari 17 provinsi di lima pulau. Perinciannya, sembilan orang dari Surabaya, lima dari Malang, dan satu dari Banyuwangi (Jawa Timur), tujuh dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), lima dari Yogyakarta, lima dari Bandung dan Sukabumi (Jawa Barat), empat dari Makassar (Sulsel), dua dari Jayapura (Papua), dua dari Balikpapan (Kaltim), masing-masing satu dari Tanah Datar dan Solok (Sumatera Barat), Cilacap dan Jepara (Jateng), dan Simalungun (Sumut).

Sesungguhnya, ketika Mas Aqua “memberikan” undangan umroh, itu merupakan tiket masuk. Dicetak secara terbatas, limited edition. Tidak sembarang orang dapat menerimanya atau bisa memperolehnya meskipun berani bayar mahal. Namun sejatinya, sejatinya berlaku syarat dan ketentuan (S&K). Apa itu?

S&K-nya sangat sederhana, yakni yang bersangkutan sungguh-sungguh menyambut undangan tersebut dan benar-benar menggunakannya sebagai tiket masuk anggota jamaah umroh POS III. Itu sebagai wujud rasa syukur kepada ALLAH atas anugerah yang luar biasa untuk dapat menjadi tamu-NYA. Bersyukur mendapatkan tiket untuk bertandang ke Baitullah di Mekkah, berthowaf dan bermunajat di pelataran Ka’bah, serta sa’i atau berlari-lari kecil bukit Shofa dan Marwa, masih di sekitaran Ka’bah.  Juga berziarah dan beribadah di Masjid Nabawi, yang di dalamnya ada makam ROSULULLAH SAW dan dua sahabat Sang Utusan ALLAH itu.

Kesungguhan jamaah itu juga sebagai ungkapan terima kasih sekaligus apresiasi atau penghargaan kepada Mas Aqua, tokoh penyebar undangan itu. Undangan terbatas itu akhirnya jatuh ke tangan Bapak/Ibu jamaah POS III, yang terpilih di antara jutaan manusia yang sangat mendamba dapat pergi ke Tanah Suci.

Ujian terhadap kesungguhan para calon tamu ALLAH itu ialah dengan memenuhi semua dokumen yang dipersyaratkan sesuai ketentuan yang berlaku dan tenggat ( deadline ) yang telah ditentukan. Kami pun secara intensif mengawal dan memberikan dukungan kepada seluruh jamaah dalam mengurus dokumen yang diperlukan, termasuk paspor, kartu kuning suntik meningitis, dan surat rekam biometrik. Semua kami siapkan sehingga para jamaah hanya perlu kesungguhan untuk melangkah dan menggunakan segala potensi diri yang ada.

Sejak awal membentuk grup WhatsApp (WA) pada 16 Januari 2019, saya yang mendapat amanah dari Mas Aqua untuk memimpin rombongan umroh POS III, beberapa kali memotivasi, memandu, dan mengingatkan kepada para jamaah. Bu Yayah Nuriyah, relawan yang membantu menyiapkan pemberangkatan jamaah umroh POS III juga melakukan hal yang sama. Intinya ialah agar para jamaah bersegera mengurus semua dokumen yang diperlukan dan tidak menunda-nundanya. Saya juga menginggatkan agar tidak ada yang melewati batas waktu yang ditentukan. Yang tidak mematuhi ketentuan ini dengan terpaksa akan kami coret dari daftar, siapapun orangnya dan dari mana pun asal atau latar belakangnya.

Alhamdulillah, sejak POS I pada 2017 yang diikuti 35 orang, POS II pada 2018 (39 orang), dan kini POS III pada 2019 (50 orang), Mas Aqua selaku pemberi mandat mendukung sepenuhnya setiap langkah yang saya tempuh demi kebaikan bersama dan kelancaran persiapan hingga pelaksanaan umroh. Dan tahun ini rupanya terjadi pengulangan seperti tahun lalu (POS II), yakni ada satu orang yang harus dianulir dari keikutsertaan umroh bersama rombongan The Power of Silaturahim. Mereka telah menyia-nyiakan peluang dan kesempatan yang belum tentu datang kembali. Mereka gagal memanfaatkan waktu yang cukup panjang dan dukungan penuh dari kami untuk menyiapkan dokumen yang diperlukan. Bahkan, untuk tahun ini, hingga batas akhir ini, yang bersangkutan sama sekali belum punya nomor antrean untuk mengurus paspor di Kantor Imigrasi.

“Sudah enggak kebagian kuota (antrean di kantor Imigrasi) dan mungkin untuk saya belum ada panggilan ALLAH. Mungkin ALLAH belum bisa menerima saya,” kata jamaah yang akhirnya dicoret dari daftar itu.

Tahun ini, Mas Aqua berencana memberangkatkan 50 orang anggota jamaah POS III. Namun, secara teknis kuota yang tersedia maksimal hanya 45. Hal itu terkait erat dengan aspek kenyamanan jamaah. Mas Aqua ingin dan berusaha secara maksimal agar semua anggota rombongan nyaman, tenang, dan gembira melaksanakan ibadah umroh tersebut. Karena itu, fokus pemberangkatan jamah POS III yang mengikuti paket khusus Milad NRA itu untuk 45 orang. Jamaah POS III insya ALLAH akan berada di satu bus selama di Mekah dan Madinah. Para jamaah POS III juga menginap di satu hotel di dekat Ka’bah dan Masjid Nabawi.

Untuk sisanya, akan diberangkatkan secara terpisah dari grup POS III kemudian. Mereka juga belum dapat diberangkatkan bersama rombongan POSI III karena baru belakangan terjaring undangan dari Mas Aqua dan perlu waktu untuk menyiapkan semua dokumen dan persyaratan yang diperlukan.

Selamat kepada Bapak/Ibu yang terpilih dan bergabung di Jamaah Umroh POS III. Mari kita siapkan diri, baik fisik maupun mental, jasmani maupun rohani agar dapat menjadi tamu kehormatan yang baik dan umrohnya mabrur.  Aamiin.

*Penulis adalah Ketua rombongan jamaah umroh The Power of Silaturahim I, II, dan III, serta wartawan senior.

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *