Selamat Ulang Tahun ke-57 Jenderal Doni Monardo (Bagian 1)

 Selamat Ulang Tahun ke-57 Jenderal Doni Monardo (Bagian 1)

Letjen TNI Doni Monardo. (foto: BNPB)

Oleh Aqua Dwipayana

“Uda Doni, saya sekeluarga mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-57. Tetap semangat ya. Meski kali ini suasananya berbeda karena tidak berada di tengah-tengah keluarga tercinta yang setiap saat selalu menantikan kepulangan Uda Doni. Semoga Uda Doni selalu mendapatkan yang terbaik dari ALLAH SWT dan diberi kekuatan sebagai Panglima Perang memimpin Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga tuntas memenangkan “peperangan” ini. Semua itu kelak sebagai hadiah istimewa buat bangsa dan negara Indonesia. Aamiin ya robbal aalamiin…” Demikian ucapan yang sekitar pukul 00.10 Minggu dini hari (10/5/2020) tadi saya sampaikan lewat telefon kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo.

Hari ini, Minggu (10/5/2020) atau hari ke-17 Ramadhan 1441 H, Doni genap berusia 57 tahun. Biasanya menjelang detik-detik ulang tahunnya ditemani keluarga minimal istri tercinta Santi Monardo. Namun kali ini kondisinya berbeda.

Sejak Presiden Joko Widodo menunjuk Doni sebagai Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni mulai tidur di kantor, sama sekali tidak pernah pulang ke rumahnya di Bumi Serpong Damai Tangerang Selatan, Banten. Tujuannya agar fokus. Semua waktu, pikiran, dan tenaganya sepenuhnya tercurah “melawan” Covid-19.

Sabtu (9/5/2020) kemarin Doni genap 8 minggu tidur di kantor. Dalam waktu yang hampir 2 bulan ini istirahatnya setiap hari hanya 3 sampa 4 jam saja. Tidurnya dini hari dan bangun saat sahur.

Begitu bangun sampai tidur lagi, agendanya selalu padat. Selain rapat menggunakan online dan memimpin pertemuan di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, hampir setiap saat menerima telefon dan WA. Satu-persatu direspon Doni. Sekali-kali melaksanakan jumpa pers.

“Sudah ngga sempat olahraga Pak Aqua. Waktunya sepenuhnya dicurahkan untuk mengurusi Covid-19,” ujar Doni beberapa minggu lalu saat saya singgung tentang kebiasaannya tersebut.

Biasanya sesibuk-sibuknya, Doni masih menyempatkan olahraga. Favoritnya adalah lari pagi dan berenang. Kebiasaan itu sudah puluhan tahun dilaksanakannya di mana pun bertugas.

Doni Menyemangati Ero dan Tim, Ibarat Panglima Perang dan Prajuritnya

Saya karena sudah tahu ritme kerja Bapak tiga anak dan satu cucu itu di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, biasanya komunikasi sama Doni malam hari, dini hari, atau pagi hari. Kecuali kalau ada hal-hal yang sangat penting untuk didiskusikan, setiap saat saya kontak Doni dan kami ngobrol.

Saya terakhir ketemu Doni pada Rabu (6/5/2020) mulai buka puasa hingga pukul 23.30. Waktu itu bersama Ero.

Sedangkan Ero yang Sabtu kemarin seharian di BNPB – mulai dari pagi sampai malam – seusai buka puasa menemui Doni. Begitu saya sampaikan ke Doni bahwa Ero sedang kerja di lantai 12 bersama Timnya, Doni langsung memerintahkan ajudannya untuk memanggil Ero dan teman-temannya ke ruangan Doni.

Mereka ngobrol santai terkait dengan tugas-tugas yang sedang dilaksakan. Selain itu Doni menyemangati mereka. Pertemuan itu ibarat Panglima Perang dan prajuritnya.

Terpenting Optimal Berkarya, Keyakinan yang Kuat Menang Melawan Covid-19

Saat tadi saya tanya perasaan Doni hari ini genap 57 tahun, kakek dari Arfazza Wimeka Wibisono itu mengatakan, “Alhamdulillah Pak Aqua. Insya ALLAH saya masih bisa mengabdi setahun lagi sampai tahun depan, sebelum saya pensiun.”

Merespon itu saya sampaikan bahwa sebagai jenderal di TNI usia pensiun Doni memang sampai 58 atau tahun depan. Namun bangsa dan negara setelah itu masih tetap membutuhkan pengabdiannya termasuk waktu, tenaga, dan pikirannya.

Seperti biasa ayah dari Azzianti Riani Monardo, Reizalka Dwika Monardo, dan Adelwin Azel Monardo itu dengan rendah hati mengatakan tidak ada ambisi untuk mendapatkan jabatan. Baginya yang terpenting adalah optimal berkarya.

Doni sangat yakin bahwa setiap orang apapun pekerjaannya bakal dikenang karena karya-karyanya bisa dirasakan manfaatnya oleh banyak orang sepanjang masa. Kondisinya berbeda dengan jabatan yang ada batas waktunya.

Terlepas dari semua itu, ulang tahun ke-57 ini akan dikenang terus sepanjang masa oleh Doni dan keluarga serta sahabat-sahabat dekatnya karena waktunya saat pandemi Covid-19. Di mana Doni menjadi Panglima Perangnya.

Sekali lagi Selamat Ulang Tahun ke-57 Jenderal Doni Monardo. Tetap semangat memimpin Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dengan keyakinan yang kuat memenangkan “peperangan” melawan Covid-19. Aamiin ya robbal aalamiin…. (Bersambung)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *