Entertainment
Penunggu Rumah Buto Ijo: Simbol Keserakahan dan Konsekuensi Pilihan Manusia
JAYAKARTA NEWS— Dalam folklore lokal Jawa dan Sunda, sosok makhluk besar berbadan ijo (hijau) adalah penjaga dan pembawa petaka.
Film berjudul ‘Penunggu Rumah Buto Ijo’ yang disutradarai Achmad Romie, meski berpijak pada konsep cerita rakyat klasik, tapi dibuat reinterpretasi baru tentang Buto Ijo.
Datang dengan ancaman mengerikan, dan Buto Ijo ditafsirkan adalah simbol keserakahan dan konsekuensi dari pilihan manusia serta meninggalkan kesan emosional.
“Film yang akan dirilis 15 Januari 2025 ini dibuat dengan sentuhan baru yang lebih kelam, modern dan penuh misteri,” kata Gandhi Fernando sebagai produser, penulis cerita dan aktor utama.

Awalnya, mbok Srini (Celine Evangelista) diteror dan ketakutan oleh sosok Buto Ijo.
Seperti mimpi buruk dan imajinasi yang tak masuk akal, Buto Ijo selalu hadir menghantui.
Menagih janji kepada mbok Srini ihwal puterinya yang bernama Timun Emas (Meryem Hasanah) yang berusia 6 tahun untuk diserahkan kepada dirinya.
Ini adalah perjanjian antara Srini yang janda dan Buto Ijo.
Srini lalu minta bantuan kepada Ali, mantan kekasihnya yang kini bekerja sebagai konten kreator khusus horor.
Bersama adiknya, Lana (Valerie Thomas) Ali kemudian mencari tahu ihwal Buto Ijo.
Gandhi Fernando optimistis film proyek barunya ini akan sukses ditonton banyak orang karena kisahnya diadaptasi dari folklore terkenal yang disukai masyarakat.

Dari segi visual, film ini bersetting rumah sebagai pusat teror dengan tata cahaya yang elok dan disain suara yang sangat intens.
“Tonton saja nanti. Ada jumpscare di ending yang menjadi andalan dan kunci cerita ini,” janji Gandhi Fernando.
Produksi kolaborasi Creator Media, Maxstream Studios, Serujuga Films dan Vibe ini juga dimeriahkan sederet pemeran lain yaitu Adnan Djani, Arie Dwi Andika dan Pratito Wibowo.
Kehadiran Ardina Rasti yang melantunkan lagu ‘Suatu Hari Kamu akan Mengerti’ yang jadi OST menghangatkan kengerian film Penunggu Rumah Buto Ijo (pik)
