Entertainment
Penerbangan Terakhir: Skandal antara Pilot dan Pramugari
JAYAKARTA NEWS— Diproduseri Tony Ramesh, film produksi VMS Studio ini berlatar belakang dunia penerbangan, tapi ceritanya relate ke penonton.
Berjudul ‘Penerbangan Terakhir’ yang disutradarai Benny Setiawan, film ini membawa kisah tentang skandal dunia penerbangan (aviation) namun juga mengajak penonton untuk mengenali taktik laki-laki manipulatif.
Melalui karakter Tiara (Nadya Arina), pramugari baru dan kurang pengalaman dalam percintaan, bagaimana perjuangan wanita untuk bangkit saat ia menjadi korban manipulasi.
Pilot muda ganteng Kapten Deva (Jerome Kurnia) menjadi sosok yang menjerat banyak wanita, termasuk Tiara.
Karakter Tiara mewakili banyak wanita yang jadi korban manipulasi laki-laki, dan caranya untuk bangkit menjadi kemenangan milik semua kaum hawa.

“Karena cerita yang dialami Tiara bisa terjadi dimana saja dan oleh siapa saja. Ini kerap terjadi di sekitar kita,” ujar Nadya Arina yang sebelumnya memesona lewat seni perannya di film ‘Hati Suhita’ dan ‘Perfect Fit’.
Dikatakannya, kalau ada laki-laki yang sudah beri pujian berlebihan, sudah waktunya mundur perlahan.
“Jangan sampai nantinya terjebak di hubungan manipulatif,” imbuh Nadya.
Sedangkan Jerome Kurnia sebagai Kapten Deva mengungkapkan ada banyak ‘roller coaster’ emosi dalam adegan-adegan yang ia mainkan.
“Salah satu yang paling sulit adalah saat Kapten Deva memohon-mohon agar cintanya kembali diterima Tiara,” urai Jerome yang juga bermain elok di ‘Perang Kota’.
Dalam adegan pertengkaran antara Deva dan Tiara, naik turunnya secara emosi dikatakannya susah sekali.
“Yah maklum. Karakter Deva kan sangat kompleks,” tutur Jerome.
Sutradara Benny Setiawan memaparkan skandal dunia penerbangan ini sebagai satu contoh saja ihwal siasat laki-laki yang juga bisa terjadi dimana saja di segala profesi.

“Saya angkat topi ke pemeran-pemeran. Ya Jerome, Nadya dan Aghni Haque. Juga cameo lain yang berperan sebagai pramugari dan awak pesawat. Mereka semua bermain pas dan cemerlang,” puji Benny Setiawan.
Produser Tony Ramesh mengaku film ini penting diceritakan sebagai bagian dari edukasi.
“Belajar dari pengalaman apapun kesalahan kita. Kita bisa bangkit dari kesalahan itu,” ujar Tony Ramesh diiyakan Shalu T.M selaku produser eksekutif.
Penerbangan Terakhir terpilih sebagai salah satu Hot Picks oleh media film internasional Variety dan akan dirilis di bioskop seluruh Indonesia mulai 15 Januari 2026.
Sewaktu special screening di 10 kota seperti Jakarta, Tangerang, Palembang, Cirebon, Surabaya dan Makassar pada 10 dan 11 Januari 2026, tiket juga terjual habis. (pik)
