Musornaslub KONI, Tentukan Tuan Rumah PON 2024

 Musornaslub KONI, Tentukan Tuan Rumah PON 2024

SALAH satu agenda besar dihelat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI Pusat) adalah Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) adalah memilih tuan rumah PON XXI/2024 mendatang. Gawean ini akan digelar KONI Pusat pada 24-25 April di Hotel Bidakara, Jakarta.

Terdapat tiga calon tuan rumah PON 2024, yakni Sumatera Utara dan Aceh, Bali dan Nusa Tenggara Barat, serta Kalimantan Selatan. Sebenarnya satu peserta lain yang telah mendaftar, namun tidak lolos dalam verifikasi, yakni Sumatera Barat.

Menurut Wakil Ketua Umum KONI Puast IV Inugroho, Musornaslub kali ini memiliki makna khusus karena para peserta yang berasal dari 34 provinsi (peserta PON) akan menetapkan calon tuan rumah PON XXI 2024.

“PON menjadi agenda olahraga yang sangat strategis karena mengusung tiga tujuan pokok, yaitu memelihara persatuan dan kesatuan, menjaring bibit atlet potensial, dan meningkatkan prestasi olahraga. Dari tiga calon tuan rumah yang sudah diverifikasi yakni Sumut dan Aceh, Bali dan NTB, serta Kalsel yang telah memenuhi syarat,” terang Inugroho.

Namun Inugroho tidak menjelaskan secara rinci provinsi mana yang paling siap menajdi tuan rumah. Yang pasti ketiga calon tuan rumah tersebut telah memenuhi persyaratan minimal pembangunan infrastruktur mencapai 30 persen,” katanya.

Selain itu, Inugroho menambahkan, calon tuan rumah PON sudah harus ditetapkan 6 tahun sebelum venet digelar empat tahunan tersebut. “Pastinya ketiga calon tuan rumah tersebut sudah siap. Nanti terserah anggota atau peserta PON yang memilih mereka. Mohon maaf kami tidak bisa menyampaikan daerah mana yang paling siap,” tambahnya.

Selain Musornaslub juga akan digelar Rakernas KONI pada tanggal 25 April 2018. Penanggung jawab Rakernas KONI Pusat. Marsekal Muda (Purn) Surya Dharma menjelaskan bahwa, Rakernas KONI Pusat akan diikuti KONIDA-KONIDA ditambah KONI Kabupaten/Kota yang tidak lebih dari 30 persen.

“Jadi peserta Rakernas diperkirakan mencapai 600 peserta. Atau khusus biding tuan rumah sekiatar 30 persen. Rencananya Rakernas akan mengundang tiga Menteri terkait sebagai pembicara sekaligus memberikan pembekalan yakni Mendagri, Menpora, dan Mendikbud,” ujar Surya Dharma yang juga Wakil Ketua Umum V KONI Pusat.

Menanggapi induk organisasi cabang olahraga yang bersengketa, baik Inugroho maupun Surya Dharma mengatakan, semuanya sudah tak ada masalah termasuk PTMSI. ”Khusus PTMSI, KONI menganggap persoalan sudah selesai. Alasannnya hasil Munaslub sudah sesuai arahan Menpora yakni menuju PTMSI bersatu,”papar Inugroho.

Inugroho juga menjlaskan cabang-cabang olahraga yang belum menjadi anggota KONI tetapi ikut Asian Games 2018, tetap direkomondasikan agar memperolah alokasi anggaran. Jika mereka menjadi anggota resmi KONI, Inugroho menegaskan pintu terbuka sejauh memenuhi persyaratan minimal 10 Pengurus Provinsi (Pengprov) dan Pengkot/Pemkab.

Surya Dharma menambahkan bahwa Rakernas menurut rencana akan dihadiri Presiden Joko Widodo. Sementara untuk Musornaslub akan dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Menpora Imam Nahrawi. ***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *