• Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
Saturday, October 3, 2026
  • Login
Jayakarta News
Advertisement
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result

Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Dilarang Diputar di Ternate dan Mataram

Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Dilarang Diputar di Ternate dan Mataram

Redaksi by Redaksi
May 13, 2026
in Entertainment
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Film dokumenter ‘Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita’ boleh diputar di M Bloc dan kota lain, tapi dicekal di Ternate (Maluku Utara) dan Mataram (NTB).

Karya sutradara Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale ini dianggap judulnya terlalu provokatif  dan masyarakat banyak yang menolak di medsos.

Dandim 1501/Ternate, Letkol Inf Jani Setiadi menilai penayangan dan diskusi Pesta Babi sarat isu SARA dan masyarakat mudah dipolitisir. “Mari kita saling menghargai dan menjaga keamanan yang kondusif di Ternate,” pinta Jani Setiadi.

Namun, Yunita Kausar  selaku Koordinator Penyelenggara dari Aliansi Jurnalisme Independen (AJI) Ternate mengecam pembubaran Pesta Babi.

“Ini bagian dari kebebasan ekspresi dan dijamin Konstitusi. Setiap warganegara berhak bersuara dalam negara demokrasi dan ruang diskusi asal tak melanggar hukum,” elak Yunita Kausar.

Ditegaskannya, saat ini negara menjadi takut terhadap diskusi dan film dokumenter.

Senada yang terjadi di Universitas Mataram (Unram), Mataram, NTB. Pihak Rektorat Kampus membubarkan acara penayangan dan diskusi Pesta Babi.

Menanggapi hal pelarangan di Ternate dan Mataram, sutradara Dandhy Laksono menyayangkan hal tersebut terjadi di era reformasi.

“Ini paradoks. Seharusnya diputar di kampus merupakan ruang aman untuk kebebasan berekspresi, bukan dipersempit,” gertak Dandhy Laksono.

Pesta Babi yang beroleh apresiasi saat diputar di Sydney, Australia, menceritakan kehidupan masyarakat adat di Merauke, Boven Digul dan Mappi, Papua Selatan yang tersingkirkan hutan adat dan lingkungan sekitarnya.

Film ini mengangkat isu deforestasi dan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua serta keterlibatan militer di agenda negara yang membuka lahan pangan dan industri bioenergi.

Pesta Babi difasilitasi oleh Wachdog, Jubi id, Greenpeace Indonesia, Pusaka Bentala Rakyat  dan Expedisi Baru. (pik)

Tags: Filmjayakartanews
Previous Post

Ketika Prajurit Zeni Memimpin BULOG, Kisah Ahmad Rizal Ramdhani

Next Post

Kuliner Ekstrem dari Jawa Tengah, Tidak Semua Orang Berani Mengonsumsinya

Redaksi

Redaksi

Next Post
Kuliner Ekstrem dari Jawa Tengah, Tidak Semua Orang Berani Mengonsumsinya

Kuliner Ekstrem dari Jawa Tengah, Tidak Semua Orang Berani Mengonsumsinya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Activity
  • Blog
  • Feature Terbaru Hari Ini
  • Home
  • INDEKS
  • KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Kontak
  • Members
  • Pasang Iklan
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PENGELOLA JAYAKARTA NEWS

© 2018 JayakartaNews

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Features
  • LIFE STYLE
    • Traveling
    • Kuliner
    • Fashion
    • Entertainment
  • Kabar
  • Kesehatan
  • EkoBis
    • Ekonomi & Bisnis
    • e-Commerce
    • Entrepreneur
  • TELKO
  • Sport
  • Video
  • Majalah

© 2018 JayakartaNews

Go to mobile version