Sepekan Tayang, Pengabdi Setan Ditonton Sejuta Orang

 Sepekan Tayang, Pengabdi Setan Ditonton Sejuta Orang

GELIAT film nasional kembali mempesona penonton. Sepekan sejak rilis di bioskop, film remake karya Joko Anwar, Pengabdi Setan, berhasil mengundang banyak penonton. Film yang dikampanyekan sebagai tontonan terhoror di Indonesia ini, merupakan daur ulang film era 1980-an.

Tak hanya publik awam, para sineas pun tak luput memberikan pujian kepada Joko atas pencapaian film horornya yang tayang perdana pada 28 September lalu.

Apresiasi penonton terus mengalir hingga hari ini. Seperti dilansir akun Instagram @pengabdisetanofficial pada Kamis (5/10/2017), film yang melakukan pengambilan gambar di Bandung ini telah ditonton hampir satu juta orang. Tepatnya telah ditonton 958.740 orang.

Menurut laman www.filmindonesia.or.id, Pengabdi Setan berada pada posisi ke-7 tepat di bawah Sweet 20 yang ditonton 1 juta lebih orang. Jumlah saat ini diperkirakan terus bertambah ke angka 1 juta, mengingat film ini masih tayang di 165 bioskop seluruh Indonesia.

Bagi Anda yang belum menyaksikannya, bisa mengunjungi jaringan bioskop XXI, CGV, Cinemaxx dan Platinum Cineplex di seluruh Indonesia.
Film remake yang dibintangi Tara Basro, Dimas Aditya, Endy Erfian, Nazar Anus, Ayu Laksmi ini bercerita tentang Rini beserta bapak, ibu, dan ketiga adik laki-lakinya. Mereka terpaksa tinggal di rumah neneknya di luar kota setelah rumah mereka dijual untuk pengobatan ibunya.

Ibunya sakit selama tiga setengah tahun tanpa diketahui penyebabnya, sehingga keluarga mengalami krisis finansial. Setelah ibunya meninggal, ayah Rini pergi untuk sebuah pekerjaan. Teror mulai muncul. Sosok perempuan menyerupai ibu mereka menghantui Rini dan adik-adiknya.

Rini menemukan fakta bahwa di masa lalu keluarganya terlibat suatu perjanjian hitam yang mengancam keselamatan keluarga mereka. Rini dan adik-adiknya harus membuka misteri masa lalu untuk tetap hidup.***

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *