Connect with us

Entertainment

Riba: Horor yang Menghancurkan Keharmonisan Keluarga

Published

on

Fanny Ghassani (foto verona)

JAYAKARTA NEWS— Sutradara Adhe Dharmastriya mengganti judul film karyanya dari ‘Getih Anak’ menjadi ‘Riba’ yang siap dirilis di bioskop mulai 4 Desember 2025.

“Ini langkah strategis Verona Films yang memfasilitasi film tersebut. Judul baru lebih menyentuh masalah sosial yang marak terjadi di hubungan keluarga di Indonesia. Kesannya enggak eksplisit lagi,” ujar Adhe dalam peluncuran trailer dan poster ‘Riba’ di XXI Senayan Park, Jakarta, baru-baru ini.

Dikatakannya, film ini bukan memvisualisasikan teror hantu dan jump scare. Tapi ada pesan moral yang mengangkat tema tentang praktik ekknomi yang dilarang agama.

Riba adalah tambahan/bunga pinjaman yang diambil dari harta pokok tanpa ada transaksi yang sah menurut syariah.

“Di Islam, hukumnya haram. Ini bentuk eksploitasi dan ketakadilan dan dapat memperlebar kesenjangan ekonomi,” papar Adhe.

Sependapat produser Titin Suryani.

“Enggak seperti genre horor lain. Di sini tampil menakutkan dari rasa bersalah setelah ambil keputusan fatal,” ungkap Titin Suryani.

Kisahnya seorang pria bernama Sugi yang hidup sederhana dengan isteri dan dua anak serta ibu mertua.

Sutradara Adhe Dharmastriya dan pemeran Riba

Kehidupan mereka berubah drastis dan hancur ketika Sugi terjerat hutang pada juragan yang bengis.

Mendapat tekanan dan ancaman dari juragan dan Sugi terjebak tawaran pesugihan ‘getih anak’ (darah anak) dari sahabat lamanya, Muji.

Getih anak adalah ritual darah yang menjanjikan kekayaan namun dengan konsekuensi setiap tetes darah akan membawa kutukan nyata.

Naskah ditulis Titien Wattimena, film ini mengingatkan penonton bahwa tindakan yang diambil di dunia tak hanya akan memengaruhi diri sendiri tapi juga mengancam nyawa keluarganya.

Penonton tak merasakan horor tak hanya datang dari sosok makhluk gaib tapi juga dari dosa dan karma yang tak terhindarkan.

Riba dimeriahkan sederet pemeran terkenal yaitu Ibrahim Risyad, Wafda Saifan, Jajang C Noer, Fanny Ghassani, Kevin Danu dan Emilat Morshedy. Khusus Fanny Ghassani yang tampil setelah 14 tahun vakum setelah unjuk diri di sinetron Cinta Fitri. (ipik)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement