Pameran Arsip & Memorabilia

 Pameran Arsip & Memorabilia

Proses pembuatan cengkorongan untuk Mamiek Soeharto, cengkorongan merupakanpola paes pada dahi pengantin putri. (Dok. Pribadi Tienuk Riefki Managemen) 1988

Tienuk Riefki: Maestro Seni Tata Rias Pengantin Tradisional Jawa

JAYAKARTA NEWS – PRODI S-1 Tata Kelola Seni FSR ISI Yogyakarta kembali menggelar pelaksanaan ujian Tugas Akhir bagi para mahasiswanya. Sejumlah mahasiswa telah mempersiapkan diri untuk menggelar garapannya. Salah satunya adalah agenda berikut ini yang dikerjakan bersama para mitra. Kemitraan ini terjalin atas kerjasama dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dipayungi oleh Kemendikbud Ristek RI.

Dalam pameran ini disajikan tokoh budaya penting, yakni Tienuk Riefki. Ia merupakan salah satu perias pengantin yang masih memegang teguh pakem adat. Perias kondang ini mengawali karirnya pada tahun 1974. Selama 44 tahun kiprahnya di dunia tata rias, Tienuk memiliki segudang prestasi khususnya tata rias pengantin adat Yogyakarta dan Solo.

Pembukaan pameran akan digelar pada 31 Maret 2022, pukul 16.00 WIB oleh Tienuk Riefki Management di Pendopo Kedaton Royal Ambarukmo Yogyakarta.   Pameran akan berlangsung hingga 2 April 2022.  Sementara Workshop Paes Ageng akan diselenggarakan  pada  31 Maret 2022, pukul  09.00-15.00 WIB (luring dn live streaming Youtube: Tata Kelola Seni) dengan sajian utama  pelestarian nilai-nilai budaya beserta kearifan lokal dan nilai historis.

Pemasangan mentul, atau hiasan kepala seperti bunga yang bergoyang, acara Akad nikah Dian Sastro (Dok. Pribadi Tienuk Riefki Management) 2010 Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan

Tienuk Riefki pernah menjabat sebagai ketua HARPI (Himpunan Ahli Tata Rias Pengantin Indonesia) Melati DPD DIY selama 32 tahun. Tak salah jika meraih penghargaan sebagai pelestari pengembangan pengantin daerah dari Departement Pendidikan Nasional. Atas kiprah dan dedikasinya, beliau disebut sebagai maestro tata rias (paes ageng).

Sebagai maestro ia banyak mewariskan arsip dan memorabilia. Untuk itu pameran ini menyajikan arsip-arsip pribadi Tienuk Riefki yang belum pernah diperlihatkan pada publik. Setidaknya ada 16 arsip yang dipamerkan. Tak hanya arsip, benda-benda memorabilia yang disertakan dalam pameran diantaranya seperti kebaya, jarik, sanggul dan beauty case atau tas rias yang sering dibawa saat sedang merias.

Pameran Tugas Akhir karya Rulli Meilia (mahasiswi) Prodi S-1 Tata Kelola Seni FSR ISI Yogyakarta ini bertujuan untuk mengajak para seniman dan pelaku seni lainnya untuk mulai menyadari pentingnya mengarsipkan para maestro. Karena sejatinya arsip merupakan bagian penting dalam kehidupan seseorang salah satunya sebagai repositori memori yang dapat memberikan bukti terpercaya untuk mengetahui dan menyelidiki sejarah. Jadi tak salah bila pameran ini meletakkan semangat pelestarian nilai-nilai budaya beserta kearifan lokal dan nilai historis sebagai sajian utama. (Ernaningtyas)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.