Anuhyang : Musik Etnik dari Toraja, Bali, Minang, Sunda yang Dilapisi Nada Solfegio

 Anuhyang : Musik Etnik dari Toraja, Bali, Minang, Sunda yang Dilapisi Nada Solfegio

Band Anuhyang yang diperkuat Trie Utami, Irianti Erningpraja, Pra Budidharma n Uki Baz.—foto istimewa

JAYAKARTA NEWS— Pandemi Covid 19 tak membuat para musisi menjadi loyo. Banyak yang produktif dan melakukan hal positif. Aktif menulis lirik lagu, komposisi musik serta karya-karya seni lain dan mengajar meditasi. Trie Utami dan Irianti Erningpraja   yang mempunyai gagasan membentuk band baru yang diberi nama Anuhyang.

Anuh dalam bahasa Sunda artinya  Hyang. Juga dalam mitologi Jawa dan Bali berarti supranatural, Dewa, Dewi dll.  Mereka berdua merancang konsep ihwal berbagi melalui musik, seni budaya, buku, bincang-bincang, meditasi dan konsumsi produk alami berbasis tradisi.

“Kami bantu meningkatkan kesehatan pikiran, mental dan spiritual publik,” ujar Iie, panggilan akrab Trie Utami. Kemudian, Iie dan Anti (panggilan intim Irianti Erningpraja) mengajak Pra Budidharma (basis dan komposer Krakatau) dan Uki Baz (programer musik elektronik dan komposer) guna memperkuat Anuhyang.

Foto istimewa

Dari berempat inilah lahir lagu-lagu Anuhyang, komposisi yang kaya bunyian etnik dari Toraja, Batak, Bali  Minang, Sunda, Flores dll. Formatnya disebut EEDM alias Ethnic Electronic Dance Music yang jadi ciri khasnya.

Setiap lagu dilapisi oleh frekuensi nada Solfegio (solfeggio-tones frecuency) dan ini membuat lagu-lagu Anuhyang dapat difungsikan sebagai penyelaras emosi melalui gerakan meditasi yang dinamis.

Di sini, Pra Budidharma dan Uki Baz memberi ruang seluas-luasnya kepada Iie dan Anti dalam bermusik. Iie dan Anti merangkai melodi sekaligus menulis 9 lagu berbahasa Inggris plus 1 lagu berbahasa Sunda yang liriknya ditulis Iie. Antara lain single berjudul ‘Hade Hate’ (hati baik), sebuah komposisi elok berbasis etnik Batak yang diramaikan instrumen pukulan taganing dan tiupan sarunai. Iie menulis lirik berbahasa Sunda yang dijahit dengan pola ritmik melodi berciri Sumatera Utara. (pik)

Digiqole ad

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *