• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Dirjen P3KLN: Job Order Terverifikasi Capai 300 Ribu tapi yang Terisi tak Sampai 20 Persen

Dirjen P3KLN: Job Order Terverifikasi Capai 300 Ribu tapi yang Terisi tak Sampai 20 Persen

August 15, 2026
Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

October 25, 2026
Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

October 25, 2026
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

Jenderal Maruli, Mendekatkan yang Terpencil

October 24, 2026
Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

October 24, 2026
243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

243 Tersangka Karhutla Ditetapkan,13 Korporasi Ikut Dijerat

October 23, 2026
Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

Kardinal Suharyo Sapa Polda Kaltim, Teguhkan Iman dan Integritas Polisi

October 23, 2026
Pastikan Kelancaran Distribusi Jagung SPHP, Dirut BULOG  Tinjau Langsung Pengapalan di Makassar

Pastikan Kelancaran Distribusi Jagung SPHP, Dirut BULOG  Tinjau Langsung Pengapalan di Makassar

October 23, 2026
Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

Dubes Agus Priono Ungkap Banyak Pekerja Migran Indonesia di Suriname Datang secara Perseorangan

October 23, 2026
Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

October 23, 2026
Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

Warga Makassar Padati Lokasi Gerakan Pangan Murah, BULOG Salurkan 1,5 Ton Beras

October 22, 2026
Rehabilitasi Irigasi di Bangli Berikan Manfaat bagi Petani, Perbaikan Saluran Terus Dioptimalkan

Rehabilitasi Irigasi di Bangli Berikan Manfaat bagi Petani, Perbaikan Saluran Terus Dioptimalkan

October 22, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, October 25, 2026
Jayakarta News
  • Home
  • News
    • All
    • Business
    • Politics
    • Science
    • World
    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    Kemenhut Beri Sanksi 32 Perusahaan Terkait Karhutla, Ada Sawit?

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    WALHI Pertanyakan Skema Biodiversity PT AP Milik Jardine

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    Kemenkum Sebut 95 Persen Aduan Masyarakat Berhasil Diselesaikan

    BEI Buka Data Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat di Atas 1 Persen

    Tiga Emiten Didenda Rp 2,1 Triliun Karena Manipulasi Pasar Saham

    BPS Catat Komoditas Sawit Masih Jadi Penopang Ekspor Pertanian

    GAPKI Catat Ekspor Produk Sawit Agustus 2026 Naik 12,56 Persen

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pemohon Desain Industri Diminta Periksa Informasi Status Permohonannya

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    Pekerja Dapat Perlindungan Tambahan di RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    MK Tak Bisa Batalkan Gibran Rakabuming Raka

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Wamentan Saleh Sebut Pentingnya Penegakan Hukum Terhadap Mafia Pangan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Izin Impor Tanpa Batasan Bikin Industri Dalam Negeri Sulit Bertahan

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Tech
    • All
    • Gear
    • Startup

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Trending Tags

    • Flat Earth
    • Sillicon Valley
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Golden Globes
    • Future of News
  • Entertainment
    • All
    • Gaming
    • Movie
    • Music
    • Sports
    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Siapa Film Terbaik FFW 2026? Lima Juri Akhir Mulai Tentukan Pemenang

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Series Thailand Gandhi Fernando Berjudul Badminton Boys Puncaki Global Ranking

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Spoiler HASUT: Rere tak Pernah Kerasukan, Penonton Memang Dibuat Ikut Terhasut

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Mantan Trio Kwek Kwek Leony VH Jadi Hantu Tionghoa di Film Ghosting

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Terima Presiden FIFA, Presiden Prabowo: Sepak Bola Bangun Prestasi dan Karakter Bangsa

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    Trump-May special relationship gets special treatment in the streets of London

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • Food
    • Health
    • Travel

    Magical fish basically has the power to conjure its own Patronus

    This Filipino guy channels his inner Miss Universe by strutting in six-inch heels and speedos

    7 February games you should get excited about

    J.K. Rowling Is Shutting Down Readers Who Burned All Their Harry Potter Books

    The Scary Reason Healthy People Die After an ER Visit

    Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

    Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

    Lady Gaga Pulled Off One of the Best Halftime Shows Ever

    Trending Tags

    • Golden Globes
    • Mr. Robot
    • MotoGP 2017
    • Climate Change
    • Flat Earth
No Result
View All Result
Jayakarta News
No Result
View All Result
Home Kabar

Dirjen P3KLN: Job Order Terverifikasi Capai 300 Ribu tapi yang Terisi tak Sampai 20 Persen

by Redaksi
August 15, 2026
in Kabar
0
Dirjen P3KLN: Job Order Terverifikasi Capai 300 Ribu tapi yang Terisi tak Sampai 20 Persen

Direktur Jenderal P3KLN Dwi Setiawan Susanto/Foto: dok Humas KP2MI

492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAYAKARTA NEWS— Program Astha Mandala SMK Go Global mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya siswa dan lulusan SMK serta kalangan pendidikan vokasi dan perguruan tinggi.

Tingginya antusiasme tersebut menjadi momentum bagi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melalui Direktorat Jenderal Pemetaan Peluang Kerja Luar Negeri (P3KLN) untuk memperkuat pemetaan antara minat generasi muda dengan kebutuhan tenaga kerja di pasar internasional.

Direktur Jenderal P3KLN Dwi Setiawan Susanto mengatakan, tingginya respons masyarakat menunjukkan adanya pergeseran pandangan terhadap peluang kerja di luar negeri. Pekerja migran Indonesia ke depan tidak hanya diarahkan pada pekerjaan level domestik, tetapi semakin dipersiapkan untuk menjadi tenaga kerja berketerampilan atau skilled worker.

“Kalau lihat dari responsnya, setelah Astha Mandala SMK Go Global di-launching, animonya sangat, sangat antusias. Misalnya kita bisa lihat salah satu parameternya, yang melike IG KP2MI sudah lebih dari 10 ribu, tertinggi dari semua kontennya. Kemudian ini juga terus bergulir karena semua BP3MI juga men-sounding ini dan berkolaborasi dengan beberapa pihak yang berkait dengan pendidikan,” ujar Dwi di Jakarta, Jumat 14/8/2026, dilansir Humas KP2MI.

Dwi menjelaskan, P3KLN tidak hanya melihat minat calon pekerja, tetapi terlebih dahulu memetakan kebutuhan atau demand di negara tujuan. Pemetaan mencakup job order yang sudah tersedia dan terverifikasi, sekaligus job-job indikasi yang menunjukkan potensi kebutuhan tenaga kerja berdasarkan perkembangan sektor di suatu negara.

“Yang pertama kita melakukan pemetaan atas demand. Pemetaan atas demand itu tidak hanya yang sudah ada job order dan job order yang telah verifikasi, tapi juga job-job indikasi namanya. Di seluruh negara itu kan ada peluang-peluang, misalnya manufaktur lagi tumbuh berkembang, pariwisatanya lagi berkembang. Itu namanya job-job indikasi.”

“Dari job indikasi itu, kita kemudian mengidentifikasi juga kompetensi-kompetensi apa yang dibutuhkan. Itu kita melakukan namanya pemetaan supply,” ujar Dwi.

Job Order Terverifikasi

Dwi menyebut job order terverifikasi yang rata-rata tersedia pada tiap tahunnya mencapai sekitar 300 ribu. Namun, yang dapat ditempatkan saat ini masih kurang dari 20 persen. Kondisi tersebut menunjukkan masih terdapat kesenjangan antara kebutuhan pasar kerja dengan kesiapan tenaga kerja Indonesia.

“Peluang sih banyak, tapi peluang itu kan juga harus diproses menjadi job order dan terverifikasi, ini kan satu proses tersendiri. Tapi dari job order terverifikasi yang rata-rata itu tahun berjalan misalnya mencapai 300.000, itu yang bisa ditempatkan belum lebih dari 20 persen. Sehingga ini kan ada gap. Di kompetensinya, ya kita perkuat kompetensinya. Di lembaga vokasinya, di SMK-nya, atau di LPK-nya, atau di lembaga vokasi perguruan tinggi, itu kita perkuat,” katanya.

Pemetaan supply dilakukan berdasarkan standar kerja internasional atau International Standard Classification of Occupations (ISCO), hingga pada jenis jabatan dan kompetensi yang dibutuhkan. Sejumlah sektor yang menjadi perhatian meliputi kesehatan, hospitality, manufaktur, transportasi, agriculture, konstruksi, serta perikanan dan pekerjaan berbasis laut.

Pada sektor kesehatan, salah satu klasifikasi pekerjaan yang menjadi perhatian adalah caregiver. Sementara di sektor hospitality, kebutuhan yang dipetakan meliputi wellness, housekeeping, cleaner, waiter, barista, dan cook. Untuk manufaktur, klasifikasi pekerjaan mencakup welder, molding, operation, dan production.

“Hospitality, Indonesia kan hospitality-nya, keramahan kita, terus responsif kita, termasuk smiling kita, itu sudah sangat terkenal. Nah ini sementara untuk bidang kerja kita ada wellness, ada housekeeping, ada cleaner, ada waiter, ada barista, ada cook. Ini juga besar, tadi setelah kesehatan ini yang respons paling bagus, vokasi-vokasinya juga tersedia dan memang demand-nya tinggi,” ujar Dwi.

Malaysia Buka Peluang Manufaktur

Khusus manufaktur, salah satu peluang yang tengah dijajaki terdapat di Malaysia, khususnya Penang, dengan kebutuhan sekitar 2.000 tenaga kerja untuk bidang operation dan production, termasuk kebutuhan operator di sektor semikonduktor.

“Manufaktur ini lagi bagus nih, lagi banyak sekali permintaan-permintaan untuk diproduksi di manufaktur. Ada welder, ada molding, ada operation, production. Ini baru saja kita misalnya komunikasi dengan Konjen Pinang di Malaysia, itu butuh sampai akhir 2000-an itu sekitar 2.000 untuk operation-production. Operation-production ini adalah operator, jadi di semikonduktor, ini kan perusahaan strategis,” katanya.

Dari sisi negara tujuan, P3KLN memetakan Malaysia, Taiwan, kawasan Timur Tengah, Jerman, Jepang, dan Korea sebagai negara dan kawasan prioritas tahap awal 2026. Selanjutnya, akses pasar akan diperluas melalui kerja sama dengan Portugal, Bulgaria, dan Turki.

“Di 2026 ini kita tentu akan ada negara-negara tujuan prioritas, seperti Malaysia, kemudian Taiwan, kemudian di Middle East, termasuk juga ke Jerman, Jepang, Korea, ini sebagai tahapan awal di class program 2026. Tapi nanti di 2027 kita kan ada kerja sama dengan beberapa negara yang baru, dengan Portugal sudah kita siapkan, dengan Bulgaria, kemudian dengan Turki,” ujar Dwi.

Dwi menegaskan, pemetaan tersebut dilakukan agar antusiasme terhadap SMK Go Global tidak berhenti sebagai tren, tetapi menghasilkan tenaga kerja dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan pasar. Penyiapan kompetensi juga akan disesuaikan dengan standar negara tujuan.

“Enggak hanya hype-nya tinggi saja, tapi juga tepat sasaran sesuai dengan target. Sekarang dengan mulai shifting, yang tadinya levelnya itu sangat low level, sekarang ini menjadi level medium ke high level, maka ini jadi pilihan. Kita ingin kelas ini menjadi kelas untuk menyiapkan seseorang menjadi profesional, menjadi skilled worker secara global,” katanya.

Selain mempertemukan minat dengan kebutuhan pasar kerja, pendekatan tersebut diharapkan dapat memperluas akses generasi muda untuk bekerja ke luar negeri melalui jalur prosedural. Dengan informasi peluang kerja yang lebih jelas, penyiapan kompetensi, serta proses pendaftaran dan validasi melalui mekanisme resmi pemerintah, calon pekerja diharapkan memiliki jalur yang lebih jelas untuk bekerja di luar negeri sekaligus memperoleh perlindungan.

Di sisi lain, Kepala Biro Humas dan Kerja Sama KP2MI, Sukarman mengungkapkan, tingginya animo masyarakat juga terlihat dari jumlah pendaftar SMK Go Global yang pada hari kedua telah mendekati 3.000 orang. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring calon peserta menyelesaikan dokumen yang dibutuhkan.

“Animo masyarakat luas terhadap program SMK Go Global ini sangat luar biasa. Ini bisa dilihat dari jumlah pendaftaran pada hari ke-2 sudah mendekati 3.000. Artinya, 3.000 ini mereka sebelumnya sudah menyiapkan berkas-berkas pendaftaran dan dokumen-dokumen yang dibutuhkan.”

“Diperkirakan dalam waktu satu sampai dua hari ke depan jumlah pendaftaran akan mengalami peningkatan yang signifikan karena mereka sudah menyelesaikan dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam proses pendaftaran,” ujar Sukarman.

Sukarman mengimbau masyarakat untuk terus memanfaatkan kesempatan pendaftaran SMK Go Global. Untuk tahap pertama atau batch pertama, pendaftaran dibuka hingga 16 Agustus, sementara batch berikutnya akan kembali dibuka untuk mencapai target 40.000 peserta.

“Kami mengimbau dan mengharapkan kepada masyarakat luas untuk terus melakukan proses pendaftaran dan menyelesaikan SMK Go Global ini agar target 40.000 sampai di akhir pendaftaran nanti bisa tercapai. Memang untuk tahap satu, batch satu baru sampai tanggal 16, tapi setelah itu akan ada batch dua dan batch tiga. Diharapkan target 40.000 itu bisa segera terpenuhi,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat memperoleh informasi pendaftaran melalui kanal resmi KP2MI agar seluruh proses dapat diikuti sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

“Kami mendorong kepada masyarakat untuk melihat pemberitaan dan media sosial KP2MI. Di sana ada tercantum proses mekanisme pendaftaran, kemudian juga ada proses validasi dan masyarakat juga bisa mengecek langsung di channel kami KP2MI,” ujar Sukarman.

Melalui SMK Go Global, KP2MI mendorong agar semakin banyak generasi muda Indonesia dapat memanfaatkan peluang kerja global melalui jalur yang tepat dan prosedural. Dengan pemetaan berdasarkan job order, kebutuhan pasar, sektor, jabatan, kompetensi, dan negara tujuan, program tersebut diarahkan untuk memperkuat penyiapan pekerja migran Indonesia yang kompeten sekaligus memperoleh akses kerja dan perlindungan yang lebih baik. (*/di)

Share197Tweet123
Redaksi

Redaksi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

Kisah Prof Yuddy Chrisnandi, Ditonjok dan Diusir

April 22, 2018
Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

Ken Dedes dan Vagina yang Bersinar

June 22, 2018
Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

Asia Trans, Transportasi Online Baru Milik Putra Bangsa

January 30, 2019
Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

Aufa, Bangga Ditonton Bima Arya

19
SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

SCTV 30 Tahun Dimeriahkan 30 Bintang 30 Pemirsa dan 30 Kejutan Bayi

11
Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

Pesona Tersembunyi, Curug Leuwi Hejo

8
Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

Operasi Senyap Membuahkan Hasil! Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut Terbongkar

October 25, 2026
Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

Menyusuri Jejak Api dari Udara, Kepala BNPB Pantau Karhutla Way Kambas

October 25, 2026
Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

Kelas Bahasa dan Budaya Mandarin di Migrant Service Center Unhas Perkuat Kesiapan CPMI

October 24, 2026
Jayakarta News

Copyright © 2026 Jayakarta News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

Copyright © 2026 Jayakarta News

Go to mobile version